Selasa, 28 September 2021

Manajemen Sumber Daya Manusia


 

Manajemen Sumber Daya Manusia atau disingkat MSDM, adalah pemanfaatan sejumlah individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dan lain-lain.

Buku Manajemen Sumber Daya Manusia ini terdiri atas sebelas bab, cakupan materi yang dibahas meliputi Konsep Dasar MSDM, Desain Pekerjaan & Informasi Pekerjaan, Perencanaan Sumber Daya Manusia, Penarikan Sumber Daya Manusia, Proses Seleksi, Orientasi, Pelatihan & Pengembangan, Karir, Penilaian Kinerja, Kompensasi, Keamanan & Kesehatan, Kepuasan kerja, Stres dan Program Konseling.

Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia dalam suatu organisasi atau perusahaan merupakan suatu hal yang menarik untuk dikaji lebih mendalam. Apalagi dengan ditunjang pembahasan secara komprehensif dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami merupakan kelebihan dari buku ini.

Harapan penulis, buku ajar ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi mahasiswa, praktisi bisnis, maupun akademisi dalam melakukan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

MANAJEMEN KINERJA


Kinerja merupakan hasil akhir ataupun prestasi yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi dengan hasil yang melampaui standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen kinerja adalah sebuah proses yang dimulai dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kinerja yang dilaksanakan dengan perbaikan secara terus-menerus dengan tujuan organisasi mampu bertahan dan mencapai keunggulan. Hal ini memerlukan berbagai aktivitas serta strategi yang sesuai dengan kondisi saat ini dengan mempersiapkan untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti dan penuh perubahan. Menjadikan kinerja sebagai gaya hidup di sebuah organisasi diyakini mampu meningkatkan kapasitas semua anggota organisasi. Namun hal tersebut harus didukung oleh sistem yang baik seperti kompensasi, kualitas kehidupan kerja, dan program pelatihan pengembangan yang baik agar kinerja terus dapat ditingkatkan.

Buku ini akan membahas manajemen kinerja disertai contoh pelaksanaan berbagai aktivitas di dalamnya seperti metode penilaian kinerja dan balance score card sebagai alat untuk merencanakan sampai menilai kinerja yang dicapai selama periode satu tahun yang dicapai oleh sebuah organisasi. Selain itu, beberapa kegiatan seperti penelitian manajemen kinerja yang biasanya dilaksanakan oleh organisasi dipaparkan secara jelas dan rinci.

Mahasiswa diharapkan mampu memahami dan membuat analisis mengenai perencanaan, pengorganisasian, evaluasi, dan berbagai praktik manajemen kinerja sebagai bekal dalam melaksanakan pekerjaan setelah lulus maupun membuat pelaksanaan manajemen kinerja pada usaha yang akan atau sedang dilaksanakan saat ini.

Manajemen Sumber Daya Manusia Rumah Sakit

 

Manajemen sumber daya manusia rumah sakit merupakan sejumlah kegiatan mulai perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja dengan sumber daya manusia secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan rumah sakit. Berbagai upaya dilakukan untuk perbaikan di era industri 4.0 saat ini, di mana tumbuh dan berkembangnya sebuah rumah sakit sangat ditentukan dari efektivitas sumber daya manusia sehingga terjadi peningkatan kualitas. Memanajerisasi sumber daya manusia rumah sakit secara optimal menjadi keperluan mendesak dengan tujuan memberikan satuan kerja rumah sakit yang efektif.

Buku ini akan membahas manajemen sumber daya manusia rumah sakit berdasarkan pendekatan secara mikro yang memuat konsep, teori, metode, dan langkah-langkah dalam manajemen sumber daya manusia rumah sakit yang dapat diterapkan pada sebuah rumah sakit. Hal ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mahasiswa bidang administrasi rumah sakit hingga manajer dan praktisi serta perumus kebijakan sehingga dapat mewujudkan sebuah rumah sakit yang profesional dan bermutu.

Difraktogram X-Ray Diffraction Arang Tempurung Kelapa


Difraktogram XRD arang tempurung kelapa merupakan difraktogram hasil analisis XRD dari material arang hasil pirolisis tempurung kelapa sampai dengan pemanasan suhu tinggi. Proses pirolisis tempurung kelapa menghasilkan arang tempurung kelapa, asap cair, dan aspal. Pemurnian arang tempurung kelapa dihasilkan arang tempurung kelapa dengan kemurnian tinggi. Pemurnian arang dengan tujuan untuk menghilangkan material pengotor yang ada dalam arang tempurung kelapa. Arang yang dipanaskan pada suhu tinggi diperoleh pola difraktogram XRD sesuai pola difraktogram heksagonal grafit.

Buku ini membahas proses konversi tempurung kelapa menjadi arang tempurung kelapa. Perlakuan suhu yang tinggi mengubah sifat fisik dan kimia arang. Analisis XRD merupakan analisis struktur Kristal material arang tempurung kelapa. Penggunaan PVA akan menstimulasi pertumbuhan Kristal komposit arang dari material arang amorf menjadi material karbon dengan strukur semi kristalin. Dengan mempelajari buku ini diharapkan mendapat informasi strukstur dari arang tempurung kelapa sampai dengan arang pemanasan suhu tinggi 1500ºC.

Buku Ajar Sistem Kontrol dan Kelistrikan Mesin


Seorang teknisi perawatan dan perbaikan mesin lulusan institusi vokasi sangat membutuhkan pengetahuan tentang sistem kontrol dan kelistrikan mesin sebagai pengetahuan tambahan untuk melakukan proses perbaikan dan pemeliharaan pada mesin-mesin yang membutuhkan energi listrik sebagai sumber energi utamanya.

Pengetahuan tentang sistem kontrol dan kelistrikan mesin sebagai pengetahuan tambahan untuk melakukan proses perbaikan dan pemeliharaan pada mesin-mesin dapat diperoleh melalui proses pendidikan di institusi pendidikan vokasi baik itu politeknik maupun akademi teknik.

Buku ini terdiri dari dua bagian besar yaitu materi tentang sistem kontrol pada kelistrikan mesin dan sistem kontrol berbasis PLC. materi tentang sistem kontrol pada kelistrikan mesin berisi tentang teori sistem pengontrolan motor listrik, komponen-komponen sistem pengontrolan motor listrik, rangkaian pengontrolan motor listrik secara manual, semi otomatis, otomatis, dan terprogram. Sedangkan sistem kontrol berbasis PLC berisi tentang teori PLC, bagian-bagain utama PLC, jenis dan tipe PLC, bahasa pemrograman PLC, pengontrolan motor listrik berbasis PLC, pengontrolan traffic light berbasis PLC, dan pengontrolan dengan sensor berbasis PLC. Untuk dapat lebih meningkatkan kompetensi mahasiswa maka setiap beberapa pokok bahasan mahasiswa diberi tugas latihan untuk menerapkan apa yang dipelajari dangan cara mengerjakan tugas yang ada pada bagian akhir buku ini.

Buku Ajar Kesehatan Reproduksi & Keluarga Berencana (KB)


Buku kesehatan reproduksi dan keluarga berencana akan memberikan pembahasan tentang ruang lingkup kesehatan perempuan sepanjang daur kehidupan (siklus kehidupan perempuan) dimulai dari masa konsepsi sampai dengan masa senium, serta permasalahan kesehatan reproduksi yang terjadi pada siklus kehidupan perempuan. Selain membahas tentang kesehatan reproduksi, buku ini akan membahas tentang bagaimana penatalaksanaan pelayanan kontrasepsi, konseling, cara kerja, keuntungan dan kerugian, serta kontra indikasi, dan manajemen kebidanan pada pelayanan kontrasepsi.

Materi yang akan dibahas pada buku mencakup:

1. Konsep Kesehatan Reproduksi

2. Konsep Gender dalam Kesehatan Reproduksi Perempuan

3. Isu-isu Kesehatan Perempuan

4. Masalah-masalah Kesehatan Reproduksi yang Sering Terjadi pada Siklus Reproduksi Perempuan

5. Deteksi Dini Gangguan Reproduksi

6. Klimakterium

7. Konsep Keluarga Berencana

8. Konseling Informasi dan Edukasi (KIE) dalam KB

9. Pelayanan Kontrasepsi

10. Manajemen Asuhan Kebidanan pada Pelayanan Kontrasepsi.

Strategi Pembelajaran berbasis Multiple Intelligences

 

Strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences merupakan suatu strategi pembelajaran yang didesain untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan memfasilitasi berkembangnya kecerdasan majemuk (multiple intelligences) peserta didik. Strategi pembelajaran ini diterapkan berdasarkan pada keberagaman kecerdasan individual peserta didik, selanjutnya dikembangkan untuk mencapai kompetensi pembelajaran secara optimal. Implementasi strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences pada dasarnya adalah untuk melatih peserta didik memahami konsep, fakta, prosedur, menjelaskan keterkaitannya dan mengaplikasikannya dengan memacu kecerdasan yang menonjol pada diri peserta didik seoptimal mungkin, dan berupaya mempertahankan kecerdasan lainnya sesuai dengan standar minimal mata pelajaran yang ditentukan oleh lembaga atau sekolah.

Isi buku ini antara lain: (1) Latar belakang pentingnya penerapan strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences di SD/MI, (2) Perkembangan dan karakteristik peserta didik SD/MI, (3) Konsep multiple intelligences, (4) Multiple intelligences dalam pembelajaran, (5) Jenis-jenis kecerdasan dalam multiple intelligences, (6) Konsep multiple intelligences dalam Islam, (7) Strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences, (8) Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian penerapan strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences, (9) Jenis-jenis strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences.

Buku ini hadir sebagai referensi yang dapat digunakan dalam mengembangkan strategi dalam proses pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Buku ini dapat direkomendasikan sebagai referensi pada matakuliah strategi pembelajaran di Program Studi PGSD/PGMI. Buku ini sangat cocok untuk mahasiswa, guru, para akademisi, praktisi, dan pemerhati dunia pendidikan.

Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk Kelas XI SMK

 

 
Buku ajar Bahasa Indonesia ini dimaksudkan untuk membantu peserta didik jenjang SMK kelas XI agar dapat belajar secara mandiri, baik di sekolah maupun di tempat lain. Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang Pendidikan Menengah Kelas XI yang disajikan dalam buku ini disusun dengan berbasis teks aplikatif, baik lisan maupun tulis, dengan menempatkan Bahasa Indonesia sebagai wahana mengekspresikan perasaan dan pemikiran. Dalam buku ajar ini dijelaskan berbagai cara penyajian perasaan dan pemikiran dalam berbagai macam jenis teks. Pemahaman terhadap jenis, kaidah, dan konteks suatu teks ditekankan sehingga memudahkan peserta didik menangkap makna yang terkandung dalam suatu teks maupun menyajikan perasaan dan pemikiran dalam bentuk teks yang sesuai.

Sebagai bagian dari kombinasi kurikulum dari masa ke masa, buku ajar ini menekankan pentingnya keseimbangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kemampuan berbahasa yang dituntut tersebut dibentuk melalui pembelajaran berkelanjutan: dimulai dengan meningkatkan pengetahuan tentang jenis, kaidah, dan konteks suatu teks, dilanjutkan dengan keterampilan menyajikan suatu teks tulis dan lisan baik terencana maupun spontan, yang bermuara pada pembentukan sikap kesantunan dan ketelitian berbahasa serta sikap penghargaan terhadap bahasa Indonesia sebagai warisan budaya bangsa.

Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, peserta didik diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap peserta didik dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Diharapkan, buku ini mampu memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia kelas XI jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.


Studi Kasus Gizi Masyarakat di Wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat Tahun 2021

 

Buku ini berisi catatan studi kasus yang dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk, yang meliputi kegiatan pengamatan masalah pada wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk, menentukan prioritas masalah serta membuat problem tree, membuat PoA dengan baik, sampai pada tahap implementasi dan monitoring evaluasi kegiatan.

Senin, 20 September 2021

WACANA UNSUR EKSTERNAL PADA FILM CONTAGION

 

Film merupakan merupakan rangkaian gambar-gambar bergerak yang menceritakan kehidupan manusia atau apapun yang dibangun dengan cerita-cerita fiksi maupun kisah nyata (true story) bahkan dibuat begitu dramatis sebagai bumbu pelengkap agar cerita film lebih menarik. Film bagi sebagian masyarakat merupakan sebuah hiburan yang menarik, pelepas lelah, penghilang kejenuhan, dan pembelajaran. Namun, sesungguhnya fungsi film adalah informatif, edukatif, dan persuasif, bukan hanya berfungsi sebagai hiburan.

Wabah virus yang terjadi dan dialami pada saat ini, ternyata telah banyak dibahas dalam sebuah film. Misalnya pada film The Contagion (2011). Pada buku ini penulis mencoba menganalisis wacana unsur eksternal yang ada pada film The Contagion. Selain itu, penulis juga menyajikan pembahasan mengenai wacana dan film.

Manajemen Risiko dan Implementasi Jual Beli Istishna pada Produk Pembiayaan KPR Bank Syariah

 

Bank Syariah memberikan pembiayaan dengan prinsip mudharabah dan musyarakah, bertransaksi jual beli dengan prinsip murabahah, salam, dan istishna, serta menyewakan aktiva dengan prinsip ijarah di samping produk lainnya, seperti rahn dan qardhul-hasan. Risiko dalam bidang perbankan merupakan suatu kejadian potensial baik yang dapat diperkirakan (anticipated) maupun tidak dapat diperkirakan (unanticipated) yang berdampak negatif pada pendapatan maupun permodalan bank. Risiko-risiko tersebut tidak dapat dihindari namun dapat dikelola dan dikendalikan.

Buku ini berisi 6 (enam) bab yang membahas tentang Pembiayaan dan Kredit Bank, Bank dan Karakteristik Bank Syariah, Istishna dan Pembiayaan Istishna di Bank Syariah, Risiko dan Manajemen Risiko, serta Implementasi Pembiayaan Istishna di Bank Syariah.

Model Talking Stick sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar


Model Talking Stick adalah salah satu model pembelajaran kooperatif, di mana peserta didik harus aktif dan berkreatif dalam mengikuti pelajaran. Peserta didik diajak untuk menguasai materi yang disampaikan guru, kemudian guru memberikan pertanyaan-pertanyaan sambil mengedarkan stik (tongkat) kepada peserta didik yang diiringi instrumen lagu-lagu nasional.

Buku ini berisi dari 4 (empat) bab yang membahas mengenai Keaktifan dan Hasil Belajar, Talking Stick, dan Model Talking Stick untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar.

Minggu, 19 September 2021

Know Your Worth, Find Your Inner Peace




 

Kecerdasan Moral Anak Usia Dini: Kajian Teori dan Empiris


Buku ini mencakup pembahasan mengenai kecerdasan moral pada anak usia dini yang dilengkapi dengan pembahasan mengenai ketiga domain moral yaitu pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan perilaku moral (moral action). Buku ini juga dilengkapi dengan pembahasan mengenai teori kecerdasan moral, aspek-aspek kecerdasan moral, faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan moral, dan metode dalam mengembangkan kecerdasan moral pada anak usia dini. Buku ini juga menyajikan hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen kecerdasan moral anak usia dini dan profil kecerdasan moral anak usia dini pada beberapa Pusat PAUD di sejumlah wilayah di Indonesia.

Model Pembelajaran Membaca Terpadu berbasis Sastra Anak untuk Meningkatkan Minat dan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Kelas Rendah

 

Buku ini merupakan sebuah karya kecil penulis sebagai seorang akademisi dalam keilmuwan pendidikan dasar yang merasa perlu mengetahui perkembangan kemampuan literasi siswa SD khususnya minat membaca dan kemampuan membaca yang menjadi dasar literasi, yang mana masih terjadi kesenjangan antara antara tuntutan ideal kompetensi yang dikembangkan dalam kurikulum SD yang menjadi bagian dari kompetensi literasi yang dikembangkan sebagai kompetensi dasar mata pelajaran bahasa Indonesia di SD dengan kenyataan di lapangan.

Hypnoteaching: Upaya Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis


 

Perawat dalam berpikir kritis melibatkan proses penalaran dan pemecahan masalah di mana semua keputusan berdasarkan bukti. Sehingga perawat harus mempunyai kemampuan berpikir kritis agar mampu menyelesai permasalahan yang terjadi dalam pelayanan keperawatan secara optimal. Karena itu, dalam proses pendidikan hendaknya perawat didorong untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat.

Salah satu metode pembelajaran yang akan dibahas adalah hypnoteaching. Hypnoteaching ini merupakan metode pembelajaran yang kreatif, unik, sekaligus imajinatif. Hypnoteaching adalah usaha untuk menghipnosis atau mensugesti siswa dengan menggunakan bahasa-bahasa yang positif yang dapat merangsang pikiran untuk mengembangkan potensi, kreatif, mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Harapannya, hal yang demikian itu dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam proses pembelajaran lebih aktif dan fokus selama pembelajaran guna mewujudkan proses pembelajaran SCL (Student Center Learning).

English Modul for 8 Grader: First term in the year of 2021/2022

 


Pembelajaran dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 dijelaskan sebagai proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pada umumnya proses belajar mengajar dilakukan di sekolah secara tatap muka langsung, namun pada awal tahun 2020 terdapat pengalihan sistem pembelajaran yang dulunya dapat berinteraksi langsung dalam lingkungan yang sama menjadi sistem daring dikarenakan pandemi Covid-19.

Pembelajaran daring menjadi salah satu alternatif di tengah pandemi Covid-19 (Sadikin & Hamidah, 2020). Pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran konvensional dapat berjalan secara efektif jika peserta didik merasa nyaman dan termotivasi dengan adanya komunikasi. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya komunikasi yang baik antara peserta didik dan pendidik supaya proses pembelajaran menjadi aktivitas yang menyenangkan. Dalam rangka membuat situasi yang menyenangkan dalam pembelajaran maka diperlukan media yang menyenangkan. Ekayani (2017) menyatakan media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan materi pembelajaran berupa buku, film, video, dan sebagainya.

Berdasarkan kondisi tersebut di atas terinspirasi untuk membuat sebuah modul pembelajaran yang berisi materi esensial yang dibutuhkan para siswa di masa pandemi ini. Modul ini berisi ringkasan materi yang dilengkapi dengan soal latihan di setiap unitnya. Di samping itu, di akhir modul juga disajikan soal latihan ujian akhir semester. Buku ini akan disajikan dalam bentuk fisik dan juga dalam bentuk e-modul. Harapan penulis buku ini bisa memberikan kontribusi positif bagi madrasah dalam mendampingi siswa untuk pembelajaran jarak jauh.

Buku Ajar Rehabilitasi Jantung pada Populasi Khusus


Rehabilitasi jantung merupakan sekumpulan upaya atau program yang terintegrasi yang dilakukan untuk mengontrol penyebab dasar penyakit jantung, memperbaiki kondisi fisik, mental dan sosial pasien dengan penyakit jantung atau individu yang mempunyai risiko penyakit jantung sehingga dapat mempertahankan atau mengembalikan kondisi terbaiknya dan dapat melakukan upaya pencegahan sekunder secara mandiri, dan dapat kembali ke dalam kehidupan yang produktif.

Mengingat penyakit jantung memiliki patogenesis yang kompleks dan spesifik pada setiap pasien, maka program rehabilitasi jantung memerlukan pendekatan yang individual dengan mempertimbangkan berbagai aspek meliputi masalah penyakit dasar, komorbiditas dan faktor usia pasien agar tujuan program rehabilitasi dapat diraih dan aman dilakukan tanpa menimbulkan komplikasi. Buku ini berisi materi rehabilitasi jantung pada populasi khusus yang sering kita jumpai pada praktik klinis sehari-hari, di antaranya pada populasi dengan risiko menderita penyakit kardiovaskular, populasi penyakit katup jantung, populasi pasca tindakan operasi bedah jantung, populasi dengan penyakit arteri perifer, dan populasi dengan komorbiditas diabetes mellitus. Dalam bab lain juga akan dibahas bagaimana rehabilitasi jantung pada pasien dengan alat pacu jantung dan ICD (Implantable Cardiac Defibrillator) dan pascatransplantasi jantung.

Dengan memahami dan mampu memberikan program rehabilitasi jantung pada populasi khusus ini maka seorang peserta program pendidikan atau dokter spesialis jantung dan pembuluh darah akan mampu menangani pasien dengan penyakit jantung secara komprehensif yang sangat dibutuhkan pasien sekaligus dapat meningkatkan kualitas pelayanan jantung di masyarakat.

Bimbingan Konseling: Kelas 7 untuk SMP/MTs Semester Genap


 

Buku pendamping yang berjudul “Bimbingan Konseling Kelas 7 untuk SMP/MTs Semester Genap” ini berisi 8 (delapan) bab pembahasan, yang meliputi Perubahan Fisik dan Psikis pada Remaja; Etika Pergaulan Teman Sebaya; Mengenal Minat dan Bakat; Membangun Pribadi yang Bertanggung Jawab; Menjadi Pribadi yang Mandiri; Bijak dalam Menggunakan Media Sosial; Pandai dalam Mengatur Waktu; dan Bullying dan Cara Mengatasinya.

Buku pendamping ini diharapkan menjadi pendorong utama bagaimana aspek afektif dan psikomotorik peserta didik diolah sesuai dengan karakter dan budaya bangsa sesuai dengan Standar Kompetensi Kemandirian (SKK) peserta didik pada Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs). Sehingga buku ini dapat dimanfaatkan sebagai panduan untuk membentuk diri sesuai dengan karakter dan budaya bangsa.

Gambar sampul Buku Ajar Keperawatan Komunitas I


Buku Ajar Keperawatan Komunitas I ini merupakan buku yang memfasilitasi mahasiswa keperawatan dalam belajar terkait konsep-konsep yang ada dalam keperawatan komunitas I. Buku ini ditulis oleh dosen keperawatan komunitas dengan institusi berbeda yang telah berpengalaman dalam pengajaran teori keperawatan komunitas.

Buku ini menjadi pegangan mahasiswa dalam memulai perkuliahan keperawatan komunitas I karena lengkap menyajikan materi tentang konsep kesehatan, konsep keperawatan komunitas, konseptual model keperawatan komunitas, falsafah dan paradigma keperawatan, konsep dasar Primary Health Care (PHC), dan asuhan keperawatan komunitas.

TUMBUHAN OBAT: Ragam dan Potensi Area Reklamasi Tambang Batubara Site Kusan-Girimulya, Kalimantan Selatan

 


PETA PIKIRAN UNTUK MEMAHAMI TEKS BERITA

 

Keterampilan menyimak adalah salah satu kegiatan berbahasa yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Menyimak merupakan suatu keterampilan berbahasa yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia sehari-hari baik di lingkungan formal maupun informal. Menyimak merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh setiap orang. Untuk itu, perlu ada upaya peningkatan keterampilan menyimak siswa. Peningkatan keterampilan menyimak siswa perlu dilakukan dengan metode dan media pembelajaran yang tepat, metode dan media yang digunakan adalah metode peta pikiran dan media audiovisual yang akan digunakan dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode dan media ini digunakan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyimak berita. Peningkatan keterampilan menyimak berita siswa juga diikuti dengan perubahan perilaku siswa dari perilaku negatif menjadi positif. Siswa sudah terlihat lebih aktif, antusias, dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dengan metode peta pikiran melalui media audiovisual yang diterapkan guru. Disarankan: (1) siswa hendaknya menggunaan metode peta pikiran dan media audiovisual dalam menyimak berita karena dapat meningkatkan, memudahkan, serta memotivasi keaktifan siswa dan kekritisan siswa dalam pembelajaran. Pembelajaran tersebut juga berhasil meningkatkan prestasi siswa dan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna; (2) guru Bahasa Indonesia sebaiknya menggunakan metode peta pikiran dan media audiovisual pada pembelajaran menyimak berita karena terbukti dapat mendorong siswa aktif berpikir dan menumbuhkan minat serta ketertarikan siswa dalam proses belajar mengajar. Penerapan metode peta pikiran dan media audiovisual telah terbukti mampu meningkatkan keterampilan menyimak berita siswa kelas VII SMP. Harapan penulis, semoga buku ini menjadi bermanfaat bagi guru-guru terutama guru Bahasa Indonesia.

Perkembangan Bahasa Anak Usia 1-3 Tahun

 

Perkembangan bahasa merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki anak, sesuai dengan tahapan usia dan karakteristik perkembangannya. Perkembangan adalah suatu perubahan yang berlangsung seumur hidup dan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi seperti biologis, kognitif, dan sosio-emosional. Bahasa adalah suatu sistem simbol untuk berkomunikasi yang meliputi fonologi (unit suara), morfologi (unit arti), sintaksis (tata bahasa), semantik (variasi arti), dan pragmatik (penggunaan bahasa). Dengan bahasa, anak dapat mengkomunikasikan maksud, tujuan, pemikiran, maupun perasaannya pada orang lain.

Buku ini berisi 6 (enam) bab yang membahas mengenai Bahasa dan Fungsinya, Keterampilan Berbahasa dan Karakteristik Bahasa Anak, Tahapan Perkembangan Bahasa Aspek Perkembangan Bahasa Anak, serta Aspek Perkembangan Bahasa Anak Usia 1-3 Tahun.

WACANA UNSUR EKSTERNAL PADA FILM CONTAGION


Film merupakan merupakan rangkaian gambar-gambar bergerak yang menceritakan kehidupan manusia atau apapun yang dibangun dengan cerita-cerita fiksi maupun kisah nyata (true story) bahkan dibuat begitu dramatis sebagai bumbu pelengkap agar cerita film lebih menarik. Film bagi sebagian masyarakat merupakan sebuah hiburan yang menarik, pelepas lelah, penghilang kejenuhan, dan pembelajaran. Namun, sesungguhnya fungsi film adalah informatif, edukatif, dan persuasif, bukan hanya berfungsi sebagai hiburan.

Wabah virus yang terjadi dan dialami pada saat ini, ternyata telah banyak dibahas dalam sebuah film. Misalnya pada film The Contagion (2011). Pada buku ini penulis mencoba menganalisis wacana unsur eksternal yang ada pada film The Contagion. Selain itu, penulis juga menyajikan pembahasan mengenai wacana dan film.


 

Jumat, 17 September 2021

Penerapan Metode Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Keterampilan Menggambar Pola Busana Rumah Sederhana

 

Kompetensi membuat pola dasar badan merupakan kompetensi yang pelaksanaan pembelajarannya lebih banyak praktik daripada teori. Secara logis hal ini tentu membuat peserta didik merasa senang dengan kompetensi ini sehingga dapat menambah motivasi dan semangat belajar. Diharapkan semangat belajar tinggi akan memperoleh nilai yang baik, namun kenyataannya dari hasil evaluasi yang diberikan pada tahun pelajaran sebelumnya masih banyak siswa yang mendapat nilai di bawah standar yang ditentukan. Pada proses kegiatan pembelajaran membuat pola dasar badan masih terlihat sebagian besar peserta didik yang tidak mau untuk menghitung ukuran badan, bengong, melihat kanan kiri tanpa tujuan yang jelas, mengobrol dengan teman, bercanda, dan sebagainya. Sedangkan pada hasil menggambar pola badan belum terlihat adanya gambar pola depan dan pola belakang yang sesuai dengan yang diharapkan. Masalah-masalah tersebut membuktikan bahwa hasil pelaksanaan proses pembelajaran kompetensi membuat pola dasar badan pada umumnya sering mengalami kesulitan.

Buku ini menguraikan tentang penerapan metode tutor sebaya sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan keterampilan menggambar pola busana rumah sederhana dalam 4 (empat) bab yaitu Pendahuluan, Metode Tutor Sebaya, Keterampilan Menggambar Pola Busana Rumah Sederhana, serta Penerapan Metode Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Keterampilan Menggambar Pola Busana Rumah Sederhana.

Kamis, 16 September 2021

Manajemen Supervisi Hotel: Orientasi Green Hospitality Business Practices


Dewasa ini wisatawan cenderung memilih hotel yang benar-benar secara konsisten menerapkan praktik ramah lingkungan. Sejalan dengan hal ini, konsep akomodasi yang berkelanjutan harus menerapkan prinsip konservasi lingkungan, ekologi, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan produk lokal. Pembangunan pariwisata Indonesia menuju terciptanya keseimbangan Planet (lingkungan), Profit (keuntungan), dan People (masyarakat). Pariwisata ramah lingkungan (green tourism) menjadi salah satu solusi untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara manusia dengan Sang Pencipta, manusia dengan lingkungan, dan antar sesama dalam berinteraksi di masyarakat.

Keberlanjutan bisnis hospitality yang berorientasi green didukung oleh manajemen sumber daya manusia berorientasi green. Keterampilan manajerial yang dilandasi oleh norma dan etika berorientasi green dalam mengemban tugas dan tanggung jawab pemangku kepentingan dalam industri hospitality disimak dalam buku ini. Sejalan dengan itu, pengetahuan yang diperoleh sangat relevan dengan kualitas pengambilan keputusan seorang supervisor sebagai seorang pemimpin.

Pembahasan buku ini meliputi 1) kearifan lokal dalam green hospitality business practices, implementasi praktik bisnis perhotelan berorientasi green, green hotel sebagai produk kompetitif, 2) praktik manajemen rantai pasokan hijau, keunggulan kompetitif, dan kinerja organisasi, 3) membangun citra green hotel melalui perilaku green karyawan, green hotel practices di Bali, dan respons perilaku tamu, dan 4) strategi promosi green hotel di Bali.

KEBIJAKAN PERBERASAN BERDASARKAN INSTRUKSI PRESIDEN: Tujuan - Kendala - Instrumen Kebijakan dan Implementasinya




Buku ini berisi 12 (dua belas) bab pembahasan. Yang mana Bab 1 menguraikan kehadiran pemerintah pada komoditi perberasan mengingat peranan komoditi perberasan demikian penting di Indonesia. Pada Bab 2 menjelaskan pengertian kebijakan dan menjelaskan analisis kebijakan Timbergen yang dikenal dengan pendekatan Objectives-Constraints-Instruments terhadap analisis kebijakan. Pada tiga bab berikutnya (Bab 3, 4, dan 5), membahas tujuan kebijakan, instrumen kebijakan, dan kendala kebijakan serta efek samping. Selanjutnya di Bab 6, dijelaskan tahapan dalam menetapkan kebijakan berdasarkan pendapat beberapa penulis, dan mengaitkannya dengan informasi berdasarkan Inpres tentang kebijakan perberasan. Bab 7 menguraikan secara khusus Inpres tentang kebijakan perberasan dari sisi tujuan kebijakan, instrumen kebijakan, masa berlaku kebijakan, pelaku kebijakan, dan sifat kebijakan perberasan. Ada keterbatasan menjelaskan Bab 7, karena ada pengulangan informasi dari bab sebelumnya. Pada dua bab berikutnya (Bab 8 dan 9), diuraikan dua tujuan kebijakan perberasan berdasarkan Inpres yaitu Ketahanan Pangan dan Cadangan Beras Pemerintah. Selanjutnya pada Bab 10, penjelasan instrumen kebijakan Harga Pembelian Pemerintah, tentang perkembangan harga pembelian pemerintah terhadap gabah dan beras serta persyaratan gabah yang harus dipenuhi. Apakah instrumen kebijakan perberasan berjalan dengan baik? Dijelaskan di Bab 11 dengan topik efektivitas kebijakan perberasan. Apakah harga pembelian pemerintah dan kebijakan harga pupuk bersubsidi sudah mencapai tujuan yang diiharapkan? Jawabannya terdapat pada Bab 11. Uraian kebijakan pupuk bersubsidi di Bab 12 berdasarkan Peraturan Kementerian Pertanian sedangkan uraian pada bab sebelumnya berdasarkan Inpres tentang kebijakan perberasan. Pada bab ini diberi penjelasan hasil penelitian dengan apa yang diharapkan pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian.

Implementasi Kebijakan Kurikulum K-13


Implementasi Kebijakan Kurikulum K-13 merupakan kebijakan kurikulum sekolah dasar dan menengah yang ditetapkan oleh pemerintah, dalam hal ini oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku ini merupakan hasil dari penelitian Penulis yang dilakukan di SMPN 10 kota Pontianak sebagai salah satu sekolah yang menjadi sasaran atau percontohan (followting) untuk mengimplementasikan kurikulum 2013. Buku ini menjelaskan kesiapan guru di SMPN 10 kota Pontianak dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dan mendeskripsikan keadaan di lapangan bagaimana kurikulum 2013 ini diimplementasikan, apakah dapat berjalan secara efektif, serta menjelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi kurikulum 2013 tersebut.

Buku ini menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan, di mana dideskripsikan bahwa implementasi kebijakan kurikulum Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 di kota Pontianak pada tahun pertama sudah melaksanakan kurikulum 2013 namun belum dapat berjalan secara efektif. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, a) faktor komunikasi, di mana sosialisasi dan pelatihan para guru tentang kurikulum 2013 masih belum maksimal dan masih banyak guru yang belum dapat memahami hakikat dan esensi dari kurikulum 2013; b) faktor sumber daya, di mana kompetensi guru SMPN 10 kota Pontianak sebagai implementor kurikulum 2013 masih banyak yang masih kurang; c) faktor disposisi, di mana ada beberapa guru SMPN 10 kota Pontianak memiliki perspektif yang berbeda tentang kurikulum 2013; d) faktor struktur birokrasi, di mana para guru SMPN 10 kota Pontianak masih kesulitan dalam penilaian aspek afektif (sikap) dan aspek psikomotor (keterampilan) setiap siswa di kelas.

Edukasi Perawatan Kaki Pasien Diabetes Mellitus


Buku Edukasi Perawatan Kaki Pasien Diabetes Mellitus merupakan buku yang disusun sebagai salah satu referensi dalam melakukan edukasi kepada pasien diabetes mellitus tentang perawatan kaki. Buku ini disusun berdasarkan data-data yang didapatkan dari penelitian yang sudah dilakukan baik di Indonesia maupun di luar negeri. Selain berisi teori-teori tentang perawatan kaki pasien diabetes mellitus, buku ini juga dilengkapi dengan hasil penelitian yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi yang tepat bagi penderita diabetes mellitus dalam melakukan perawatan kakinya. Setelah membaca buku ini, diharapkan para pembaca dapat memahami bagaimana perawatan kaki yang tepat pada penderita diabetes mellitus sehingga dapat mencegah terjadinya ulkus kaki diabetik.

Cerita Menarik Mengawali Pembelajaran


Buku ini dimaksudkan untuk membantu bapak/ibu guru sebagai pendidik untuk mengawali pembelajaran. Yang mana terkadang peserta didik belum siap menerima materi. Walaupun berbagai cara sudah dilakukan, seperti ice breaking dan apersepsi, tetapi belum sepenuhnya membuat peserta didik siap. Peserta didik masih nyaman bercerita dengan teman satu bangkunya.

Dengan buku ini, bapak/ibu guru dapat mempersiapkan peserta didik dengan membawanya hanyut ke dalam cerita yang mempunyai nilai-nilai yang bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Sehingga, tanpa disadari peserta didik masuk ke dalam kendali bapak/ibu guru dan siap untuk menerima materi.

Cara Membuat Minuman Madu Asli Dicampur dengan Jintan Hitam untuk Memperlancar Produksi ASI


Buku ini berisi penjelasan tentang cara membuat minuman madu asli dicampur dengan jintan hitam untuk memperlancar produksi ASI yang diuraikan ke dalam 5 (lima) bab, di antaranya Pengetahuan; ASI; Perawatan Payudara, Teknik Menyusui dengan Benar; dan Minuman Campuran Madu Asli dan Jinten Hitam untuk ASI.

Stres Kerja dan Kinerja di Lembaga Perbankan Syariah

 

 

Salah satu profesi yang rentan terkena stres adalah mereka yang bekerja di industri perbankan. Terdapat banyak faktor yang menjadi penyebab munculnya stres dan salah satunya karena faktor lingkungan kerja.

Buku “Stres Kerja dan Kinerja di Lembaga Perbankan Syariah” sebagai penambah khazanah ilmu manajemen dan perbankan syariah. Buku ini dapat dijadikan sebagai literatur bagi mahasiswa, pimpinan perbankan syariah pada khususnya dalam mengelola sumber daya manusia yang menjadi salah satu faktor penting bagi keberhasilan perusahaan dan menjadi bahan bacaan masyarakat yang membutuhkan. Buku ini menguraikan hubungan stres kerja dan kinerja. Stres tidak selalu dipandang sebagai hal negatif namun jika stres kerja dikelola dengan baik maka akan mendorong peningkatan kinerja. Berbeda dengan lainnya buku ini menyajikan hasil riset penelitian penulis bagaimana stres kerja dipandang dalam hal positif untuk mendorong peningkatan kinerja karyawan di lembaga perbankan syariah.

Selamat membaca! Semoga bermanfaat.

Rabu, 15 September 2021

Issu Kesehatan Masyarakat dalam SDG’s


Kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Indeks Pembangunan Manusia meletakkan kesehatan adalah salah satu komponen utama pengukuran selain pendidikan dan pendapatan. Kondisi umum kesehatan Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku, dan pelayanan kesehatan.

Masalah kesehatan masyarakat sampai saat ini masih menjadi perhatian bagi pemerintah. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan masih rendah. Tingkat kesehatan masyarakat yang tidak merata dan sangat rendah khususnya terjadi pada masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh. Perilaku masyarakat yang masih tidak higienis ditambah lagi dengan tidak adanya sarana dan prasarana lingkungan yang mendukung berdampak pada kesehatan masyarakat yang tinggal pada pemukiman kumuh tersebut. Banyak masalah kesehatan masyarakat yang mungkin akan timbul akibat perilaku masyarakat dan kondisi lingkungan yang tidak memperhatikan kesehatan.

Buku ini mengkaji berbagai permasalahan kesehatan yang menjadi target utama dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) diantaranya terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional, Permasalahan KIA, Stunting sampai pada Fakta kasus Pandemi Covid-19. Setelah adanya pemaparan terkait data dan fakta kasus, buku ini juga mengkaji berbagai program intervensi yang sudah dilakukan dan bagaimana kendalanya sehingga dapat dijadikan acuan dalam pengambilan kebijakan selanjutnya.

Pendidikan Pelatihan (Diklat), Iklim Organisasi, dan Motivasi Berprestasi: Pengaruhnya pada Kinerja Guru

 

Pendidikan Pelatihan (Diklat), Iklim Organisasi, dan Motivasi Berprestasi (Pengaruhnya pada Kinerja Guru) adalah buku yang disusun oleh Imam Santoso, S.Pd., M.M.

Buku ini berisi tentang upaya meningkatkan kinerja guru melalui pendidikan pelatihan, iklim organisasi yang kondusif dan terarah, dan adanya motivasi yang tinggi untuk berprestasi.

Makin bertambahnya pendidikan pelatihan, membaiknya iklim organisasi, dan meningkatkan motivasi berprestasi maka akan mengakibatkan naiknya kinerja guru di lingkungan sekolah.

Buku ini diterbitkan untuk mendorong dan memotivasi teman-teman guru dalam meningkatkan kinerjanya.

Pemanfaatan Air Seduhan Daun Tin untuk Penurunan Kadar Gula Darah dan Kolesterol pada Pasien Diabetes Melitus

 

Daun tin (Ficus carica) merupakan salah satu bahan herbal yang dapat digunakan untuk mengontrol kadar gula darah dan kolesterol yang tinggi. Daun tin dipercaya kaya kandungan flavonoid dan pecktin yang mampu mengendalikan metabolisme kolesterol dalam tubuh, merilekskan pembuluh darah, dan mencegah pembentukan aterosklerosis.

Buku ini berisi 5 (lima) bab pembahasan, diantaranya Konsep Diabetes Melitus, Konsep Kadar Gula Darah, Konsep Kolesterol, Daun Tin, dan Pengaruh Air Seduhan Daun Tin terhadap Kadar Gula Darah dan Kolesterol Pasien Diabetes Militus.

Metode Pembelajaran Scramble untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Menulis Kalimat Bahasa Inggris


Pembelajaran menulis dalam Bahasa Inggris bukanlah hal yang mudah bagi seorang pemula. Minimnya penguasaan Tata Bahasa sering menjadi kendala dalam kegiatan pembelajaran menulis. Perlu adanya strategi khusus yang mudah dan menyenangkan agar belajar menulis menjadi sesuatu yang asik dan menarik. Salah satunya adalah dengan permainan scramble.

Selasa, 14 September 2021

Komunikasi dalam Keluarga: Pola dan Kaitannya dengan Kenakalan Remaja



Tentang Pengarang

Zurriyatun Thoyibah, Ners., M.Kep. lahir tanggal 7 Mei 1987 di Kapek Atas, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Riwayat Pendidikan: Diploma Tiga Keperawatan di Akper Yarsi Mataram (2008), S.1 Keperawatan dan Program Profesi Ners di STIKES YARSI Mataram (2012), S.2 Keperawatan Universitas Gadjah Mada (2017). Saat ini penulis merupakan dosen di Program Studi D.3 dan S.1 Keperawatan STIKES Yarsi Mataram pada mata kuliah Keperawatan Anak, Konsep Dasar Keperawatan, Keperawatan Dasar dan Gizi Diet Keperawatan serta Keperawatan Komprehensif. Penulis juga menjadi pembimbing pendidikan pada Program Studi Profesi Ners di STIKES Yarsi Mataram. Pengalaman organisasi antara lain sebagai anggota PPNI Kota Mataram dan Ikatan Perawat Anak Indonesia (IPANI) serta anggota PERINASIA.

Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Kondom pada Laki-laki Berisiko Tinggi dalam Mencegah Penularan HIV/AIDS

 

Kasus HIV/AIDS terus mengalami peningkatan, selain itu perkembangannya juga sangat cepat, virus HIV dapat menyebabkan penurunan kadar (CD4) pada penderita sehingga sangat mudah terinfeksi penyakit oportunistik. Menurut data Departemen Kesehatan RI data per Juni 2019, jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia sebanyak 50.282. Triwulan Januari hingga Juni 2013 ditemukan sebanyak 10.210 kasus HIV dan 780 kasus AIDS.     

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan kondom laki-laki berisiko tinggi (Operator Karaoke) dalam penggunaan kondom pada saat berhubungan seksual di Resosialisasi Argorejo dan Rowosari Semarang. Laki-laki berisiko tinggi (Operator Karaoke) memiliki risiko terhadap penularan penyakit menular seksual. Salah satu keterlibatan laki-laki di lokalisasi selain menjadi pelanggan WPS adalah personal (laki-laki) yang bekerja di lingkungan tersebut. Personal tersebut (biasanya laki-laki) biasa disebut Operator Karaoke yang bertugas untuk mengatur jadwal kencan atau memutarkan musik antara tamu dan Wanita Pekerja Seks (WPS) di pub, café, karaoke di lingkungan kompleks lokalisasi. Diperkirakan di setiap komplek lokalisasi di Indonesia terdapat laki-laki Operator Karaoke yang berisiko terhadap penularan HIV/AIDS, karena sebagian besar dari mereka merupakan pasangan tetap maupun tidak tetap Wanita Pekerja Seks (WPS), dan sebagian besar dari mereka juga punya pasangan di luar WPS. Dari data yang diperoleh dari Griya Asa pada tahun 2016 sekitar 90% Operator Karaoke tidak melindungi diri dari risiko tertularnya PMS dengan menggunakan kondom setiap berhubungan seksual.

Untuk menekan angka kejadian HIV/AIDS, Dinas Kesehatan mempunyai dan melakukan program-program kesehatan pada kelompok sasaran yang berisiko tertular HIV/AIDS, tetapi ternyata fakta yang ada menyebutkan bahwa Operator Karaoke bukan merupakan sasaran utama yang terpapar promosi kesehatan secara rutin oleh Dinas Kesehatan padahal diperkirakan Operator Karaoke ada di setiap lokalisasi dan perilaku mereka juga berisiko terhadap penularan HIV/AIDS. Seharusnya semua masyarakat yang berperilaku berisiko harus mendapatkan perhatian yang sama, untuk menekan penyebaran HIV/AIDS.

INTEGRITAS PEMIMPIN TERHADAP KORUPSI



Tentang Pengarang

Abdi Tanjung, si anak Kampung yang memiliki segudang mimpi. Lahir pada tanggal 23 Agustus 1992, merupakan anak ke-5 dari 7 bersaudara. Lulus S1 dari Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada tahun 2014. Lulus S2 dari Program Magister Manajemen Universitas Putra Indonesia YPTK Padang pada tahun 2016. Saat ini penulis sedang menempuh pendidikan Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Andalas. Penulis merupakan dosen dengan jabatan fungsional Lektor di Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Akuntansi, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Penulis mengampu mata kuliah Manajemen & Investasi, Program Bisnis & Akuntansi dan Ekonomi SDA, SDM, dan telah lulus sertifikasi dosen tahun 2019.

Penulis telah menghasilkan berbagai karya ilmiah, dan masih aktif menulis serta mengikuti konferensi tingkat nasional. Contoh karya buku yang dihasilkan penulis ialah “Manajemen Budaya Batak Angkola, Tapanuli Selatan”. Penulis juga pernah memenangkan dua kali hibah penelitian dan PKM di tingkat nasional yang didanai langsung oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan judul topik “Analisis Manajemen dalam Kajian Sejarah Adat dan Budaya Mangan Burangir (Makan Daun Siri) pada saat Pesta Adat Batak Angkola (PDP)”, dan “Pemberdayaan Kelompok Perajin Tenun Sipirok Dusun Hutabaru, Desa Parandolok Mardomu, Kec. Sipirok, Kab. Tapanuli Selatan (PKM)”. Selain itu, penulis aktif di organisasi Muhammadiyah di tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan.

TPS-TEGA: Penerapannya untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Bahasa Inggris

 

Kemajuan teknologi serta era globalisasi menuntut peserta didik harus lebih menguasai bahasa Inggris, mengingat bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional. Kehadiran guru yang tidak pernah absen, buku yang digunakan adalah buku yang sudah teruji isinya, persiapan mengajar dengan rencana program yang dibuat setiap tatap muka, ternyata belum dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Banyak faktor yang menentukan tinggi rendahnya, baik-buruknya hasil belajar antara lain: teknik mengajar, media belajar, metode mengajar, faktor siswa, dan faktor gurunya sendiri juga lingkungan sangat menentukan.

Selain itu, bahasa Inggris juga bukan bahasa Ibu, sehingga sebagian besar peserta didik kurang antusias dalam belajar. Maka untuk memotivasi para peserta didik agar semangat belajar dan meningkatkan hasil belajar mereka, perlu adanya model pembelajaran dan game yang menarik, salah satunya yaitu dengan model TPS (Think Pair and Share) dipadu dengan scramble dan make a match game.

Pembelajaran kooperatif model Think Pair Share ini relatif lebih sederhana karena tidak menyita waktu yang lama untuk mangatur tempat duduk ataupun mengelompokkan peserta didik. Pembelajaran ini melatih peserta didik untuk berani berpendapat dan menghargai pendapat teman. Sedangkan scramble game adalah permainan menyusun kata atau kalimat yang acak dan make a match game adalah memasangkan kata atau kalimat dengan pasangan yang tepat. Oleh karena itu, buku ini dibuat sebagai salah satu referensi para pengajar untuk mengajar Bahasa Inggris di kelas dengan model TPS-TEGA yang menyenangkan.



TGT (Teams Game Tournament) dalam Pembelajaran IPS


 

Pembelajaran IPS Model Teams Game Tournament (TGT) yang disusun oleh Rusyanto, S.Pd seorang guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ini berisi tentang pembelajaran kooperatif dengan menugaskan kelompok untuk bekerja atau berdiskusi dalam memahami informasi dan latihan sebelum berkompetisi dengan kelompok lainnya dalam turnamen.

Pembelajaran model TGT ini memberi peluang belajar lebih rileks, bertanggung jawab, kerja sama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar. Materi pembelajaran pun akan lebih mudah dipahami.

Buku Pembelajaran IPS: Model TGT ini diterbitkan untuk memperkaya model pembelajaran IPS sehingga pelajaran IPS menjadi lebih aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

Kamis, 09 September 2021

Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Masyarakat

 

Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagian besar mengandalkan intervensi program dari pemerintah maupun pihak ketiga (swasta), dibanding usaha dari individu warga itu sendiri. Perencanaan dan Evaluasi sesuai siklus program perlu dipahami dengan baik dan komprehensif oleh semua kalangan demi menghasilkan program kesehatan yang tepat sasaran serta berkualitas.

Buku Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Masyarakat ini menjabarkan secara terperinci unsur penting dalam perencanaan dan evaluasi program terdiri 9 Bab yang mencakup: konsep perencanaan dalam kesehatan masyarakat; siklus pemecahan masalah; analisis situasi kesehatan masyarakat serta identifikasi dan perumusan masalah yang baik; prioritas masalah dan metode-metode dalam memprioritaskan masalah; penentuan akar penyebab masalah dan mengkonsep tujuan program; langkah-langkah dalam membuat rencana operasional atau plan of action; supervisi dan analisis hambatan program; monitoring dan evaluasi untuk memastikan perjalanan dan ketercapaian program; dan keberlanjutan (sustainabilty) program kesehatan termasuk kapasitas keberlanjutan program.

Sebagaimana peruntukannya untuk kuliah, penyusunan buku ini merespon tantangan peningkatan pendidikan bagi mahasiswa, dosen, guru, praktisi kesehatan, dan masyarakat akan kemampuan dalam pemahaman perencanaan dan evaluasi kesehatan masyarakat dan menjawab kesulitan mendapatkan sumber bacaan dan materi pembelajaran. Maka buku ini amat bermanfaat secara khusus bagi para mahasiswa dan akademisi yang terkonsentrasi pada ilmu kesehatan masyarakat. Dalam buku ini disajikan beberapa contoh aplikasi teori pada berbagai program di bidang kesehatan yang memudahkan dalam memahami materi.

Minat Belajar dan Kompetensi Mahasiswa dalam Penerapan Praktik Kebidanan


Pendidikan bidan merupakan salah satu contoh pendidikan di Indonesia yang paling diminati oleh masyarakat, karena mereka memiliki pandangan dengan menjadi bidan nantinya mereka akan dapat membuka praktik mandiri. Sekolah vokasi ini menuntut calon bidan untuk mampu atau terampil dalam semua keterampilan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Salah satunya keterampilan utama yang harus dikuasai oleh seorang bidan ialah pertolongan persalinan normal. Tentunya dalam pendidikan bidan, evaluasi yang dilakukan tidak hanya untuk mengukur keberhasilan dalam teori saja tetapi juga dilakukan evaluasi untuk praktik laboratorium dan yang paling penting adalah ketertarikan atau minat mahasiswa belajar untuk mampu menguasai keterampilan dan kecakapan dalam ilmu kebidanan. Fenomena menunjukkan bahwa dari 32 mahasiswa tingkat II baru sebagian yang memiliki minat dan kompetensi yang baik dalam penerapan praktik persalinan, sementara sebagian lagi belum memadai khususnya dalam praktik Asuhan Persalinan Normal (APN), sehingga kondisi ini memerlukan perhatian para dosen dalam membangkitkan minat belajar pada mahasiswa agar memiliki kompetensi yang baik juga. Para pendidik harus lebih memperhatikan bagaimana metode belajar praktik dengan membangkitkan minat belajar mahasiswa dengan baik, maka mahasiswa akan dapat melakukan praktik dengan baik karena didukung dengan suasana belajar yang menyenangkan. Mengingat mahasiswa kebidanan akan memberi pelayanan bukan pada benda mati, tetapi kepada ibu-ibu yang memang sangat membutuhkan kenyamanan saat mereka melahirkan. Kondisi inilah yang perlu diperhatikan oleh para para dosen atau pendidik agar jiwa para bidan memiliki seni dalam melakukan pelayanan nantinya.

Rabu, 08 September 2021

ANTOLOGI PUISI AKSARA MANUNGSA


 

 
Antologi Puisi Aksara Manungsa merupakan salah satu representasidari adanya bentuk ekspresi hati. Diambil dari kata Aksara, yang memiliki arti cara berkomunikasi. Dan kata Manungsa, yang berasal dari Bahasa Jawa memiliki arti manusia. 

Aksara Manungsa memiliki makna teoritis yang mendalam. Pengungkapan emosional yang dituangkan dalam permainan rima. Manusia yang tak jarang menjadi persoalan penting tak menampik adanya perselisihan, menjadi sekian alasan atas apa itu Aksara Manungsa dicetuskan. Manusia dapat berkomunikasi melalui tulisan, salah satunya yaitu bentuk puisi nan puitis yang sekiranya itu merupakan perwakilan atas apa yang dirasakan.

Adanya Aksara Manungsa ini diharapkan mampu menjadi sebuah simbolik akan arti penting menjadi manusia yang penuh cinta kasih. Selain itu, buku Antologi Puisi Aksara Manungsa bisa menjadi acuan semangat baru untuk terus berkembang dan meningkatkan karya sastra puisi dengan jalinan kata yang jauh lebih bermakna.