Senin, 22 Juli 2024

Konsep Mental Health di Era Globalisasi : Pendekatan Psikoterapi Islam

 


Buku ini membahas tentang kesehatan mental di era globalisasi. Kesehatan mental adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain, dan masyarakat di mana ia hidup. Untuk dapat menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang harus menerima dirinya sebagaimana adanya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, serta harus berusaha mengenal, memahami, dan menilai orang lain secara objektif. Selanjutnya ciri-ciri mental yang sehat adalah (1) Adjusment (penyesuaian diri), yaitu seseorang harus mampu menyesuaikan diri terhadap dirinya sendiri, soaial budaya, dan agama yang dianutnya. (2) Integraded personality (kepribadian utuh, kukuh), yaitu semua aspek jiwanya (perasaan, pikiran, pemahaman, pengenalan, dasar isi agama, penampilan, sikap (dalam), semuanya selalu bekerja sama setiap akan melahirkan tingkah laku (di luar) behaviour.

 

Psikoterapi merupakan pengobatan dan proses penyembuhan melalui pendekatan psikologis, mencakup berbagai teknik yang bertujuan untuk membantu seseorang dalam mengatasi gangguan psikologis atau emosional dengan cara mengubah pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang, agar individu tersebut mampu mengembangkan dirinya. Adapun kesehatan mental dalam pendekatan psikoterapi Islam meliputi; (1) Psikoterapi islami mandiri, meliputi: sabar, taubat nasuha, dan tawakal kepada Allah. (2) Psikoterapi islami oleh terapis, meliputi: asas filosofi psikoterapi; perlu dipegang oleh psikoterapis islami, prinsip pelaksanaan psikoterapi islami, dan karakteristik mental kode etik psikoterapi islami.

 

Gambaran dan karakteristik mental yang sehat di era modern, tantangan yang cukup meningkat membawa dampak di berbagai lini kehidupan, seperti ekonomi, politik, pendidikan, sosial, budaya, hingga pola pikir manusia. Kehidupan di era digital menghadirkan persaingan yang cukup ketat. Buku ini baik sebagai bahan tambahan referensi mahasiswa bidang psikologi dan psiloterapi Islam, umum, dan masyarakat.

 

                                                                   PEMBELIAN BUKU:

 


Kajian Ekonomi Pembangunan Islam


Kajian Ekonomi Pembangunan Islam merupakan bidang studi yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi dengan nilai-nilai dan ajaran Islam. Fokus utamanya adalah menciptakan sistem ekonomi yang adil, seimbang, dan berkelanjutan sesuai dengan syariat Islam. Dalam kajian ini, berbagai aspek ekonomi seperti distribusi kekayaan, pengentasan kemiskinan, dan kesejahteraan sosial dibahas dalam kerangka ajaran Islam.

 

Dalam implementasinya, Ekonomi Pembangunan Islam menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, keterbatasan infrastruktur keuangan Islam, serta regulasi yang belum sepenuhnya mendukung. Namun, di sisi lain, terdapat peluang besar dengan meningkatnya minat global terhadap sistem keuangan syariah, serta potensi besar dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan layanan keuangan Islam.

 

Kajian Ekonomi Pembangunan Islam menawarkan perspektif alternatif yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan praktik ekonomi modern. Dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial, ekonomi Islam berpotensi menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan zakat, sedekah, dan wakaf yang efektif serta pemanfaatan teknologi, Ekonomi Pembangunan Islam dapat menjadi solusi untuk berbagai masalah ekonomi yang dihadapi oleh umat manusia saat ini.

 

Buku ini terdiri dari 8 (delapan) bab, yang akan membahas mengenai Dasar Teori Ekonomi Islam, Pembangunan Ekonomi dalam Perspektif Islam, Keuangan Islam dalam Pengembangan Ekonomi, Pemberdayaan Masyarakat melalui Ekonomi Islam, Tantangan dan Peluang Pembangunan Ekonomi Islam, dan Implementasi Ekonomi Pembangunan Islam di Negara Indonesia.

  

                                                                   PEMBELIAN BUKU:

 

 

Tafsir sebagai Spirit Pembaruan Keagamaan di Nusantara Abad 19: Khazanah Tafsir Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd


Khazanah tafsir di Indonesia telah menapak jejak sejak abad ke-17 dengan hadirnya kitab tafsir utuh “Turjuman al-Mustafid” karya Syekh Abdur Rouf Singkel, yang ditulis dalam bahasa Arab Melayu. Karya ini mengutip pendapat dari mufasir terkenal seperti Jalaluddin al-Suyuthi dan al-Khazin, serta mengikuti model penafsiran kitab Jalalain yang disuguhkan untuk menjangkau kalangan awam dan terpelajar dalam kajian tafsir al-Qur’an.

 

Berbeda dengan karya tafsir pada abad ke-19, kitab “Marāh Labîd li Kasyf Ma’nā Qur’ān Majīd” karya Syekh Nawawi al-Bantani ditulis dalam bahasa Arab dan ditujukan bagi kalangan terpelajar yang sudah memahami bahasa Arab dengan baik. Kekosongan selama satu abad di abad ke-18 tanpa karya tafsir dari ulama nusantara membawa kerinduan akan hadirnya kitab tafsir yang berikutnya. Syekh Nawawi, seorang ulama asal Banten yang menguasai berbagai disiplin ilmu seperti fikih, tauhid, hadis, dan tafsir, menjawab kebutuhan ini dengan karyanya yang berkontribusi besar dalam mencerdaskan rakyat Indonesia.

 

Semangat perubahan dan pembaruan yang dituntut oleh zaman harus dipersiapkan sebaik mungkin dengan kembali kepada al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Disiplin ilmu tafsir menjadi kunci untuk mengerti arti dan makna al-Qur’an sehingga umat Islam dapat mengambil manfaat darinya. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi pembaca, terutama para mahasiswa Fakultas Tarbiyah dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

 

                                                                   PEMBELIAN BUKU:

 

 

Pandangan Fiqih Shalat dalam Madzhab Syafi’i


Buku “Pandangan Fiqih Shalat dalam Madzhab Syafi’i” ini menghadirkan pemahaman mendalam tentang praktik shalat sesuai dengan pandangan Imam Syafi’i. Ditulis dengan gaya yang mudah dipahami, dalam buku ini pembaca akan menemukan penjelasan yang mendalam dan komprehensif mengenai berbagai aspek fiqih shalat dalam Madzhab Syafi’i. Buku ini menguraikan secara detail mengenai kewajiban dan ketentuan niat dalam shalat, serta berbagai aturan terkait pelaksanaan shalat berjamaah. Mulai dari kapan jamaah harus bangkit saat muadzin mengumandangkan iqamah, hingga cara membaca takbir dalam shalat sesuai dengan posisi sebagai imam atau makmum. Buku ini juga membahas isu-isu spesifik seperti hukum membaca Al-Fatihah bagi makmum masbuq, posisi anggota tubuh saat sujud, dan pengaturan posisi duduk imam setelah shalat. Tidak ketinggalan, pembahasan mengenai keutamaan shalat berjamaah, serta panduan praktis mengenai tata cara berpakaian yang benar dalam shalat bagi laki-laki. Dengan gaya penulisan yang jelas dan sistematis, buku ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis dan sumber referensi yang berguna bagi umat muslim yang ingin memahami dan mengamalkan fiqih shalat sesuai dengan ajaran Madzhab Syafi’i.

 

                                                                   PEMBELIAN BUKU:

 

 

Pemasaran Desa Wisata dengan Fokus pada Memorable Tourism Experience


Buku yang berjudul “Pemasaran Desa Wisata dengan Fokus pada Memorable Tourism Experience” menyajikan panduan komprehensif untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif bagi desa-desa wisata. Ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini menyoroti pentingnya menciptakan pengalaman wisata yang tidak terlupakan bagi para wisatawan, sebagai kunci utama dalam menarik dan mempertahankan wisatawan serta meningkatkan kunjungan wisatawan.

 

Buku ini mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk meningkatkan daya tarik desa wisata. Pembaca akan diperkenalkan pada konsep-konsep penting dalam pemasaran pariwisata, termasuk branding destinasi, pengelolaan sumber daya alam dan budaya, serta pemanfaatan teknologi digital dalam promosi.

 

Penulis juga membahas bagaimana melibatkan komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata, sehingga manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara merata. Selain itu, buku ini memberikan tips praktis tentang cara merancang pengalaman wisata yang otentik dan berkesan mendalam, mengomunikasikan keindahan desa wisata, menciptakan suasana desa wisata yang nyaman serta suasana yang escapism (beyond enjoyment) yang dapat meningkatkan tourist delight serta menurunkan travel anxiety.

 

Dengan pendekatan yang holistik, buku yang berjudul “Pemasaran Desa Wisata dengan Fokus pada Memorable Tourism Experience” ini merupakan sumber daya yang berharga bagi pengelola desa wisata, akademisi, dan siapa saja yang tertarik untuk memajukan sektor pariwisata di pedesaan. Buku ini menekankan bahwa dengan strategi pemasaran yang tepat dan fokus pada pengalaman yang berkesan, desa wisata dapat menjadi destinasi yang menarik dan kompetitif di pasar global.


 

                                                                   PEMBELIAN BUKU:

 


 

Minggu, 21 Juli 2024

Teknik Pemilihan dan Penghitungan Indeks Komposit Performansi Varietas Cabai Rawit : Dilengkapi Cara Penghitungan Indeks Komposit Performansi Varietas



Berbisnis dan berusaha tani cabai rawit (Capsicum frutescens) sangat menjanjikan keuntungan, tetapi tidak jarang petani atau pebisnis cabai rawit yang menemui kegagalan dan kerugian. Selain diperlukan modal yang cukup, perlu diperhatikan juga pemilihan varietas dan bibit yang sehat. Bibit sehat tentu diperoleh dari varietas yang tepat, teknik pemilihan benih, dan pembibitan yang tepat.

 

Pelaku utama pertanian memerlukan keputusan yang tepat dalam pemilihan varietas. Dalam pengambilan sebuah keputusan yang komprehensif tentu harus mampu menggabungkan deskripsi keunggulan semua varietas sebagai variabel penentu, karena pemilihan varietas yang tepat juga merupakan faktor keberhasilan berusaha tani cabai rawit.

 

Buku ini akan membahas tentang konsep teknik pemilihan dan penghitungan indeks komposit performansi varietas cabai rawit (Capsicum frutescens). Secara statistik, cara atau metode yang paling tepat untuk menentukan keputusan pemilihan varietas tersebut adalah melalui penyusunan indeks komposit masing-masing keunggulan sebuah varietas, sehingga nantinya ditemukan ukuran yang tepat dalam satuan indeks yang merupakan gabungan dari beberapa keunggulan dari masing-masing varietas. Selanjutnya setelah mendapat varietas yang tepat baru melakukan pembibitan dengan tepat, sehingga akan diperoleh bibit yang sehat. Harapannya, teknik pemilihan dan penghitungan indeks komposit performansi varietas cabai rawit (Capsicum frutescens) ini, dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan para pembaca untuk berbisnis bibit dan berusaha tani cabai rawit sehingga keuntungan dapat ditingkatkan. Selamat membaca dan sukses selalu.

 

                                                                   PEMBELIAN BUKU:

 

 

Jumat, 19 Juli 2024

Kajian Sistem Jaminan Kesehatan Berdasarkan Kemampuan dan Kemauan Membayar


Masalah kesehatan merupakan salah satu aspek yang selalu mendapat perhatian utama baik secara regional, nasional, maupun internasional. World Health Organization (WHO) mengeluarkan kebijakan yang disebut International Health Regulation (IHR) untuk mengintegrasikan berbagai masalah kesehatan dunia. Di Indonesia, fokus perhatian pemerintah terhadap kesehatan dibuktikan dengan dikeluarkannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). ATP merupakan gambaran kemampuan seseorang untuk membayar atau mendapatkan akses pelayanan kesehatan, sedangkan WTP adalah gambaran kemauan seseorang untuk membayar akses terhadap pelayanan kesehatan. ATP dan WTP ini memiliki pengaruh terhadap kepatuhan peserta dalam membayar iuran JKN.

 

Buku ini akan membahas berbagai teori terkait jaminan kesehatan yang berlaku di Indonesia, yang mana program ini sangat penting untuk terciptanya Universal Health Coveroge (UHC). Selain itu, dalam buku ini juga dibahas mengenai faktor-faktor yang memengaruhi capaian program JKN dan UHC. Khususnya dari aspek kemampuan membayar dan kemauan membayar. Dibahas pula berbagai upaya dalam mengatasi rendahnya kepatuhan peserta dalam membayar iuran kepesertaan JKN, baik upaya dari pemerintah maupun dari tenaga kesehatan masyarakat.

 

Semoga buku ini dapat menjadi salah satu media untuk memperkaya pengetahuan para pembaca dalam hal jaminan kesehatan, kemampuan membayar jaminan kesehatan serta kemauan membayar kesehatan. 

     

                                                                   PEMBELIAN BUKU: