Kamis, 03 Agustus 2023

Nutrisi dan Reproduksi Kambing Kacang Jantan

  • Agustus 03, 2023
  • Penerbit NEM

     






Kambing Kacang merupakan bangsa kambing asli Indonesia, tersebar luas di beberapa wilayah di Asia Tenggara, dan memiliki beberapa keunggulan antara lain penghasil daging dan kulit, mampu beradaptasi pada pakan yang kurang bagus, litter size tinggi, dan prolifik. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan bibit kambing yang baik dan berkesinambungan adalah melalui perbaikan pakan. Kualitas pakan berkaitan dengan kandungan nutrisi yang terdapat dalam pakan jadi bukan sekedar jumlah pakan yang diberikan. Permasalahan reproduksi terutama muncul akibat kekurangan nutrisi maupun disebabkan beberapa patogen. Kecukupan energi, protein, lemak, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif diperlukan untuk proses pertumbuhan, perkembangan serta spermatogenesis kambing jantan. Sebagai contoh penambahan daun kelor dalam pakan yang mengandung protein, senyawa bioaktif fitosterol, mineral Fe, Zn, vitamin C, dan vitamin A dapat mensimulasikan perkembangan organ reproduksi dan melindungi spermatozoa dari kerusakan oleh peroksidasi melalui peningkatan aktivitas enzim antioksidan. Keseimbangan protein dan energi pakan juga dapat memengaruhi aktivitas seksual kambing jantan, yang mana jika ternak jantan kelebihan energi, maka dapat menyebabkan penurunan terhadap aktivitas seksualnya.

 

Buku ini berisi uraian tentang potensi pengembangan ternak kambing kacang di Indonesia ditinjau dari daya dukung wilayah, karakteristik kambing kacang maupun prospek pasar yang terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Indonesia diketahui bahwa kebutuhan daging kambing dari tahun ke tahun terus meningkat baik untuk pasar domestik maupun luar negeri. Jika kebutuhan konsumsi daging kambing ini tidak dibarengi dengan peningkatan populasi kambing secara signifikan , maka dikhawatirkan populasi ternak kambing dapat menurun, dan khususnya kambing kacang dapat mengalami kepunahan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap anatomi dan fisiologi reproduksi, serta faktor-faktor yang memengaruhi performa reproduksi kambing jantan perlu untuk didalami, sehingga upaya budidaya kambing kacang yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran. Buku ini juga telah menguraikan secara sistematis tentang peranan nutrisi dalam memengaruhi performa reproduksi kambing kacang jantan, yang didukung oleh hasil-hasil penelitian.

 

                                                                            PEMBELIAN BUKU: