Senin, 27 November 2023

Dari Pluralisme Menuju Tantularisme : Model Moderasi Beragama Khas Indonesia

  • November 27, 2023
  • Penerbit NEM

 


Buku ini membahas konsep Agama Satu Atap sebagai model pemahaman agama yang bersumber dari kearifan lokal, kekerabatan, dan interaksi sosial asimilatif. Pemahaman ini diimplementasikan oleh pemeluk agama dengan membuka jendela pengetahuan agamanya tanpa menolak kebenaran agama lain. Model ini mengusung nilai kebaikan dan kebersamaan sebagai fondasi untuk mencapai Realitas Ilahi.

 

Dalam konteks buku ini menyajikan beberapa aspek, antara lain yaitu: peran kearifan lokal sebagai simpul pertemuan lintas agama, kepercayaan, dan warga yang menghilangkan eksklusivitas; resolusi konflik yang bersifat non-koersif dan non-struktural; serta menjadi sumber inspirasi kebersamaan, memupuk solidaritas, dan melawan potensi ancaman terhadap solidaritas komunal.

 

Selanjutnya, tipologi pemahaman agama masyarakat adalah Tantularisme, di mana pluralisme diakui tanpa meniadakan nilai dan kebaikan agama lain. Dialog antar agama dianggap tidak diperlukan karena tingginya kesadaran toleransi dan kerukunan antar umat beragama, sementara pemindahan agama dianggap sebagai persoalan biasa karena semua agama mengajarkan kebaikan.

 

Interaksi sosial bersifat asimilatif, menunjukkan peleburan kebudayaan melalui perbedaan, interaksi intensif, dan proses saling menyesuaikan.

 

Buku ini memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana kearifan lokal dan interaksi sosial asimilatif dalam membentuk model moderasi beragama yang unik, di mana nilai-nilai pluralisme dan kebersamaan menjadi pilar utama dalam mencapai pemahaman agama yang inklusif.


                                                               PEMBELIAN BUKU: