Kamis, 01 Februari 2024

Psikologi pada Ibu Nifas

  • Februari 01, 2024
  • Penerbit NEM

 


Peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi setelah melahirkan merupakan salah satu prioritas kesehatan Indonesia. Bukan hanya kesehatan secara fisik, akan tetapi kesehatan secara mental juga merupakan hal terpenting yang harus diperhatikan, terutama pada ibu. Kesehatan mental perempuan adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan reproduksi. Perempuan mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional sepanjang siklus hidupnya. Perubahan-perubahan ini dapat memengaruhi kesejahteraan mental perempuan dan berdampak pada kualitas hidupnya.

 

Masa nifas merupakan masa yang rentan sekali akan gangguan-gangguan psikologis. Ibu yang mengalami gejala depresi tidak dapat merawat bayinya secara optimal sebab perasaan tidak mampu dan tidak berdaya dan dapat menghilangkan rasa tanggung jawab seorang ibu terhadap bayinya. Pada kondisi nifas seharusnya kondisi mental ibu cukup sehat, baik, dan memiliki rasa bahagia menyambut si buah hati. Akan tetapi, ternyata saat ini kondisi mental seorang ibu bisa berbeda-beda dikarenakan oleh berbagai faktor. Kondisi mental yang kurang baik pasca persalinan ini bisa menyebabkan gangguan mental pada ibu. Mari kita kenali secara dini apa itu trauma pasca persalinan dan juga melakukan upaya-upaya pencegahan supaya tidak mengalami trauma pasca persalinan.

 

Di buku ini akan menjelaskan macam-macam gangguan psikologi yang bisa terjadi pada masa nifas, mulai dari penyebab dan gejala sampai penanganan yang tepat untuk ibu. Mari sama-sama kita pelajari hal-hal yang berkaitan dengan psikologis ibu nifas, agar bisa mencegah dan mempelajari hal penting yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit kesehatan mental pasca persalinan.


                                                                PEMBELIAN BUKU: