Senin, 18 Maret 2024

Buku Referensi Padi Ladang Spesifik Wilayah Tropika Basah Kalimantan Timur

  • Maret 18, 2024
  • Penerbit NEM

 


Budidaya padi ladang menjadi salah satu sektor pertanian yang penting di Indonesia. Penanamannya di lahan kering atau lahan ladang dengan mengandalkan air hujan sebagai pengairan. Padi ladang memiliki potensi untuk meningkatkan produksi pangan di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan air. Hal ini membuat budidaya padi ladang menjadi alternatif yang bisa dipertimbangkan untuk memperluas lahan pertanian di wilayah dengan ketersediaan air yang terbatas atau biasa disebut dengan lahan tadah hujan. Pemilihan varietas padi yang tepat, memantau kondisi tanaman dengan baik dan memperhatikan kualitas air yang digunakan, petani dapat meraih hasil panen yang optimal dengan cara yang ramah lingkungan.

 

Keuntungan dan manfaat dari budidaya padi ladang, di antaranya 1). Meningkatkan kesejahteraan petani, karena memiliki harga jual yang tinggi di pasaran sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani; 2). Meningkatkan ketahanan pangan nasional, karena pasokan beras dapat terpenuhi sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor beras dari luar negeri; 3). Membantu mengatasi perubahan iklim. Padi ladang berfungsi sebagai penyerap karbondioksida sehingga dapat membantu mengurangi efek rumah kaca dan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem; 4). Meningkatkan kualitas tanah. Padi ladang membutuhkan pupuk organik yang mampu mengembalikan kualitas tanah yang rusak sehingga dapat membantu menjaga kesuburan tanah; 5). Memberikan peluang usaha bagi masyarakat sekitar dengan membuka usaha sarana produksi pertanian. 


                                                                PEMBELIAN BUKU: