Senin, 29 November 2021

The Effect of Islamic Work Ethic and Islamic Work Culture on the Productivity of Pekalongan Batik Workers in the Strengthening Sharia Ecosystem during the COVID-19 Pandemic Era


Physical distancing policy, work from home and prohibition of mobility and crowding caused the transaction of buying and selling batik products is also reduced. A number of shipments of batik products to cities in a number of provinces in Indonesia are also constrained by expedition travel restrictions. Such conditions force batik workers to make business breakthroughs, both in terms of motifs, designs, raw materials, marketing techniques from offline to online buying and selling, and discounts. The adaptation effort significantly succeeded in encouraging batik workers to maintain their business.

As a majority muslim society, batik workers are also studied related to the role of religious values or teachings in encouraging productivity in the field of batik product making. The perception of religious values for workers can be studied from the Islamic work ethic that they have. The condition of Islamic coastal culture was also identified as having contributed to the productivity of batik workers.

The Islamic work ethic shown by batik workers in Pekalongan City during the pandemic still plays a role and affects their productivity in producing batik. The demand for batik consumption in Pekalongan City during the COVID-19 pandemic remains and has experienced innovation. Some of the innovations in question are: innovation of batik making techniques; raw material innovation; price innovation; marketing innovation. Variables of Islamic work ethic and Islamic work culture in batik workers proved to have a simultaneous effect on work productivity.


 

Minggu, 28 November 2021

Implementasi Pembiayaan Murabahah dan Strategi Manajemen Risiko pada Bank Syariah


Murabahah pada bank syariah bertujuan membiayai jual beli pada harga asal dengan melakukan penambahan profit atau margin sesuai kesepakatan. Dalam transaksi jual beli tersebut, penjual harus mengetahui harga pokok pembelian barang dan menentukan tingkat tertentu sebagai tambahan dan harus menjelaskan kepada pembeli, yang tertuang dalam akad. Murabahah memiliki manfaat dan fasilitas untuk memenuhi pembiayaan konsumtif dan produktif dengan mengembalian angsuran sesuai kemampuan nasabah. Implementasi pembiayaan murabahah harus sesuai dengan syarat dan ketentuan syariah. Penyimpangan terjadi pada praktik akad murabahah menyebabkan batil secara syariah. Penyimpangan yang sering terjadi adalah pelanggaran tentang syarat kepemilikan terhadap harta (milkiyah) dan harga awal yang diketahui (ra’sul mal ma’lum) dan pelanggaran pada penempatan akad murabahah pada transaksi yang salah. Penyimpangan pada praktik murabahah merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan dalam pengembalian pinjaman sehingga diperlukan strategi dalam manajemen risiko pembiayaan berupa penambahan dana pinjaman, konversi akad pembiayaan. Hal terpenting adalah review analisa dan evaluasi terhadap kondisi nasabah dengan cara melakukan penambahan fasilitas dana pembiayaan.

Pemaparan dan pembahasan berbagai langkah yang tepat dalam implementasi pembiayaan murabahah dan menerapkan strategi manajemen risiko akan jelas tertuang dalam buku ini sehingga bermanfaat pada penerapannya dan dapat menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi para pembaca. Billahinasta’in.


 

Iktikad Baik dalam Berkontrak: Upaya Mewujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi dalam berakad

 


Iktikad baik yang merupakan wilayah hati menjadi sesuatu yang unik jika dituangkan dalam sebuah kontrak bisnis, khususnya lembaga keuangan syariah yang memiliki akad beragam yang diderivasi dari fiqh muamalah. Apalagi jika menggunakan perspektif Good Corporate Goverment dan nilai-nilai syariah sebagai indikator iktikad baik. Pasal 1338 ayat (3) KUHPerdata dengan tegas menyatakan bahwa, ”Perjanjian harus dilaksanakan dengan iktikad baik”. Asas ini mengandung pengertian bahwa semua bentuk perjanjian yang dilakukan harus mendatangkan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi para pihak yang mengikatkan diri dalam perjanjian. Buku ini mengupas bagaimana prinsip dan azas iktikad baik dalam berkontrak ini diaplikasikan dalam Lembaga keuangan Syariah.

Hilirisasi Produk Pertanian Budidaya Cabai Teknologi Tepat Guna Pengering Tenaga Surya

 


Cabai merupakan salah satu tanaman penting di luar tanaman pangan di Indonesia. Cabai dianggap penting, karena harga cabai dapat memengaruhi tingkat inflasi. Bagi seni masakan Gorontalo dan Padang, cabai bahkan dianggap sebagai “bahan makanan pokok”. Sangat sulit bagi masakan Gorontalo dan Padang dibuat tanpa cabai. Tanaman cabai memiliki habitat dan daya dukung lingkungan yang berbeda dengan tanaman lainnya. Hal ini tentu saja mutlak, mengingat bahwa setiap tanaman pasti memiliki cara tersendiri dari tingkat kebaikan dan penyesuaiannya terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Secara fisiologis, tanaman cabai mempunyai organ tanam lengkap mulai dari akar tunggangnya, batang berkayu, organ daun, bunga, dan juga buahnya. Masing-masing organ tanaman pada cabai memiliki fungsi sendiri-sendiri dan tentu saja hal tersebut akan memengaruhi dalam keberlangsungan hidupnya. Tanaman cabai merupakan tanaman yang familiar bagi petani di Indonesia, di samping itu tanaman ini juga termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan, sehingga budidaya tanaman cabai tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Provinsi Gorontalo merupakan daerah yang tingkat konsumsi cabainya tinggi. Meski demikian juga terdapat banyak petani cabai di Gorontalo, sehingga dengan alasan tersebut harga cabai menjadi fluktuatif, terlebih ketika musim panen raya atau panen bersamaan. Petani cabai membutuhkan solusi atas fluktuasi harga cabai, teknologi yang didiseminasikan adalah alat pengering tenaga surya model oven sederhana dengan mekanisasi serta desain yang sederhana. Ukuran alat pengering disesuaikan dengan tuntutan kemajuan teknologi di Indonesia dan dapat digunakan oleh petani untuk semua kondisi. Teknologi pengering cabai tenaga surya membantu petani dalam hal pengolahan pasca panen cabai, sehingga mampu meningkatkan harga jual hasil panen cabai petani dan memperpanjang masa penyimpanan. Program diseminasi pengering cabai tenaga surya dilaksanakan oleh tim dari Universitas Ichsan Gorontalo, bersama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Kecamana/BPP dan petani cabai.

Ekstrak Daun Pare (Momordica charantia L) sebagai Antidiabetik


Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan dari metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa (hiperglikemia) yang menyebabkan terganggunya metabolisme glukosa, lipid, dan protein. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan metabolik pada penderita DM, di antaranya dengan menjaga pola makan, dan mengonsumsi obat hipoglikemik oral (OHO) sintetik. Obat sintetik tersebut dapat mengendalikan kadar glukosa darah pada penderita DM dengan baik, namun konsumsi dalam waktu lama dapat menimbulkan efek samping, seperti hipoglikemia akut, kerusakan ginjal, kerusakan hati, dan asidosis laktat. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alam sebagai obat antidiabetes alami cenderung menjadi pilihan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Salah satunya adalah tanaman pare dikenal dengan rasa pahitnya, rasa pahit dari pare tidak mengurangi khasiat yang dikandungnya sebagai obat berbagai jenis penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun pare terhadap penurunan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat eksperimen dengan melakukan perlakuan pada hewan uji coba yaitu tikus putih sebanyak 19 sampel. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai manfaat tanaman pare sebagai antidiabetik dan dapat memberikan konstribusi bagi pemeriksaan laboratorium dalam penatalaksanaan terapi yang tepat dan terbaik untuk mengobati pasien Diabetes Melitus.

 

Buku Referensi Modal Keterampilan dalam Permainan Olahraga Tenis Meja

 


Dalam praktik atau pelaksanaan pengajaran perlu diperhatikan oleh setiap dosen atau guru suatu proses pengajaran yang integral artinya pelaksanaan pengajaran didasarkan pada buku referensi yang disusun terencana serta sesuai antara komponen-komponen satu dengan yang lain. Dalam hal ini yaitu: Pengantar Olahraga Tenis Meja, Keterampilan Olahraga Tenis Meja, Fungsi/Guna Permainan Olahraga Tenis Meja, Tips Memilih Pemanasan dalam Olahraga Tenis Meja, dan Merawat Bet dalam Olahraga Tenis Meja. Tetapi semua itu merupakan serangkaian kegiatan yang menyeluruh.

Dengan demikian diharapkan dapat diperoleh suatu hasil pengajaran yang benar-benar efisien jadi dengan penyusunan buku referensi ini dosen-dosen dibantu untuk dapat membuat suatu buku referensi sebagai pelaksanaan program kurikulum yang terencana dan efisien.

Tentu saja hasil ini memerlukan waktu atau pengalaman sebagai jalan untuk mempercepat proses pengalaman tersebut perlu diperhatikan dan diikuti oleh dosen-dosen dalam menyusun buku referensi.



Buku Ajar Etika Layanan


Etika layanan adalah perilaku atau kode etik yang mengatur hal-hal positif yang harus dilakukan dan yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia, terlebih khusus dalam dunia pendidkan. Ketika kita mempelajari etika layanan, kita membutuhkan disiplin ilmu yang memadai, baik itu filsafat dan ilmu-ilmu relevan lainnya. Dan berbicara etika layanan, tentu tidak terlepas dari tinjauan analisis dari sudut pandang etika layanan itu sendiri. Di dalam etika layanan dikaji hal-hal yang terjadi pada etika layanan manusia itu sendiri dan perubahan fungsinya, kemudian perubahan yang terjadi setelah melakukan etika layanan. Etika layanan mempelajari tentang ilmu yang membantu penyusuan kode etik, sebagaimana disebut filsafat moral.

Pada buku ajar Etika Layanan ini berpatokan pada:

- Pengertian dari etika layanan; tentang “Apa itu Etika?”.

- Penjernihan istilah Etika.

- Etika sebagai cabang filsafat.

Peranan Etika dalam dunia Modern, Moral, Agama, dan Etika Filosofis, Moral dan Hukum, Hati Nurani adalah hati Nurani sebagai fenomena moral, hati Nurani dan “Superego”, di mana L. Kohleberg mengatakan tentang “Perkembangan Kesadaran Moral, Shame Culture dan Guilt Culture”, Kebebasan dan Tanggung Jawab, Nilai dan Norma, Hak dan Kewajiban, Menjadi Manusia yang Baik.


 

Anatomi Fisiologi dalam Kehamilan

 

Buku dengan judul “ANATOMI FISIOLOGI DALAM KEHAMILAN“ ini berisi materi-materi tentang anatomi fisiologi alat-alat reproduksi, anatomi jalan lahir, fisiologi haid, diagnosa kehamilan, fisiologi kehamilan, USG, perubahan wanita hamil, pengawasan wanita hamil dan persiapan laktasi. Buku ini disusun untuk mempermudah mahasiswa jurusan/fakultas kesehatan, dosen program studi kesehatan serta tenaga kesehatan di berbagai instansi untuk mempelajari seputar kehamilan mulai dari anatomi alat reproduksi hingga persiapan laktasi. Beberapa jurnal penelitian yang terbaru penulis sertakan sebagai tambahan pengetahuan tentang seputar kehamilan dan di antaranya keterkaitan dengan COVID-19.

Buku ini dikemas sebagai buku pembelajaran mengenai kehamilan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Buku ini juga dilengkapi dengan gambar-gambar pendukung sehingga mempermudah pemahaman pembaca. Selain itu, terdapat latihan soal di akhir materi, hal ini bertujuan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dari pembaca. Kunci jawaban dari semua latihan soal juga turut disertakan untuk mempermudah saat digunakan sebagai bahan evaluasi ke mahasiswa. Buku ini juga tepat digunakan sebagai bahan referensi laporan pendahuluan asuhan keperawatan bagi mahasiswa jurusan/fakultas yang sedang praktikum di lahan maupun saat mahasiswa tingkat akhir mengerjakan tugas akhir baik berupa Karya Tulis Ilmiah ataupun skripsi terkait dengan maternitas.


Literasi Digital dalam Tantangan Pendidikan Abad 21


 

Penguatan Pola Asuh Keluarga dalam Mencegah Stunting Sejak Dini


Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, kondisi tampak setelah bayi berusia 2 tahun. Dampak buruk yang ditimbulkan dalam jangka pendek adalah terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Tujuan peneliti jangka pendek diketemukannya model upaya penguatan keluarga dalam menangani stunting dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan stunting pada anak usia 2-3 tahun di Kab. Bangkalan.

Penelitian dilaksanakan di 5 Puskesmas yaitu Kota Bangkalan, Kokop, Galis, Modung, dan Tanah Merah. Data diambil menggunakan kuesioner dengan buku KIA pada bulan Mei-Agustus 2021, dengan 234 responden yang mempunyai anak usia 6 bulan sampai 2 tahun. Data dianalisis dengan Chi Quadrat dilanjutkan dengan regresi logistic ganda. Selanjutnya dilakukan FGD dengan Kepala Puskesmas, Pemegang Program Gizi, serta Kasi Kesga Dinkes Kab. Bangkalan.

Hasilnya, analisis bivariat pola asuh authoritative dan dukungan keluarga ada pengaruh dengan nilai p<0.05. Analisis multivariat yang paling dominan berpengaruh dengan pengendalian stunting adalah pola asuh authoritative dengan nilai OR yang paling besar yaitu 0.922. Artinya bahwa anak yang diasuh secara authoritative tidak berisiko mengalami stunting 92.2 kali lebih besar. Hasil FGD direkomendasikan dalam mencegah stunting melalui peningkatan pengetahuan keluarga tentang makanan yang dibutuhkan anak sesuai dengan umur anak, pelatihan kader posyandu, dan peningkatan intervensi dalam 1000 HPK.

Dapat disimpulkan bahwa pola asuh authoritative dan dukungan keluarga dalam merawat anak dapat mengendalikan kejadian stunting pada anak usia 6 bulan sampai 2 tahun di Kabupaten Bangkalan.



 

Monograf Faktor Risiko Praktik Pemberian Makan dan Anak (PMBA) di Indonesia


Praktik pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) yang tidak tepat dapat mengakibatkan anak mengalami masalah gizi, di antaranya perawakan pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted), sehingga pemenuhan kebutuhan gizi pada 1000 HPK masih menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas kehidupan generasi yang akan datang. Praktik pemberian makan pada anak mulai dari ibu hamil, Inisiasi Menyusu Dini, ibu menyusui, ASI Eksklusif, pemberian MP-ASI di Indonesia masih menjadi masalah nasional. Berbagai upaya telah dilakukan, namun hasil belum optimal, sehingga masih ditemukan permasalah gizi yang cukup bervariasi antara perkotaan dan pedesaan Indonesia.

Buku ini akan membahas berbagai permasalahan dalam praktik PMBA di perkotaan dan pedesaan Indonesia, serta faktor risiko penyebab PMBA tidak sesuai rekomendasi. Dalam buku ini juga diuraikan perbedaan karakteristik keluarga, ibu dan anak di Indonesia. Diharapkan dengan diketahui faktor risiko PMBA di perkotaan dan pedesaan, dapat menjadi evidance base dalam penyusunan kebijakan mengatasi masalah PMBA sesuai wilayah Indonesia. Pembaca khususnya Remaja Putri, Wanita Usia Subur, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Mahasiswa, Praktisi Kesehatan dapat menambah pengetahuan dan pemahanan pentingnya PMBA yang baik dan benar.



 

Media Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

 


Media pembelajaran adalah semua jenis alat atau instrumen yang berbentuk fisik maupun nonfisik, baik dalam bentuk software maupun hardware, tercetak maupun audivisual yang digunakan pendidik sebagai penghubung untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik dan merangsang minat, perhatian, pikiran, dan perasaan peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif. Media pembelajaran dapat berupa modul, teman, instruktur, buku, video, gambar atau foto, sliderecorderfilm, dan lain sebagainya. Elemen media pembelajaran terdiri atas lima elemen yaitu teks, gambar, suara, video, dan animasi. Teks berupa naskah, tulisan, ataupun simbol, gambar berupa ilustrasi atau sketsa atas suatu benda, peristiwa, atau yang lainnya, dan suara berupa bunyi yang dapat berbentuk percakapan, melodi, dan lain sebagainya. Sedangkan video berupa rekaman atas suatu kejadian dan animasi berupa serangkaian gambar yang tampak bergerak.

Buku ini akan membahas teori tentang media pembelajaran yang disertai turorial pembuatan media pembelajaran dengan beberapa jenis aplikasi atau platform. Pembaca akan diajak memahami tentang sumber belajar, media pembelajaran, dan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pada akhir bab pembaca akan mempraktikkan membuat media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan menggunakan Microsoft Powerpoint, Flipbook, Mindjet MindManager, Canva, dan Quizizz. Penulis berharap pembaca akan memahami tentang media pembelajaran baik dari segi teori maupun dari segi praktik.




Kupas Tuntas Soal AKM Numerasi: Siap Hadapi Asesmen Nasional 2022


Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Pada Asesmen Nasional, nantinya mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter), kualitas proses belajar-mengajar, dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Nantinya, akan ada tiga instrumen penilaian pada Asesmen Nasional, yakni: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

AKM merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: 1. literasi membaca 2. literasi matematika (numerasi). Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika.

Asesmen Nasional tahun 2021 sudah dilaksanakan yang diawali dengan simulasi dan gladi AN. Buku ini merupakan kumpulan soal-soal AKM simulasi AN 2021 dan soal AKM dari berbagai sumber yang dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan serta ayo berlatih untuk mencoba pemahaman siswa. Buku ini juga dilengkapi dengan keindahan, keunikan, dan keajaiban matematika agar siswa bertambah wawasan dan kesukaannya terhadap matematika. Buku ini disusun untuk memudahkan siswa dan guru dalam belajar memahami soal-soal AKM. Terbitnya buku ini diharapkan dapat membantu siswa dan guru dalam menghadapi Asesmen Nasional (AN) tahun mendatang.


 

Konseling dan SMS Reminder untuk Meningkatkan Kepatuhan Keluarga dalam Mendampingi Pengobatan Pasien dengan Gangguan Jiwa


Buku tentang konseling dan SMS reminder disusun berdasarkan hasil penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada keluarga pasien dengan gangguan jiwa, studi literatur, FGD (Fokus Group Discussion) dengan dokter dan perawat penanggung jawab kesehatan jiwa di puskesmas serta konsultasi pakar. Buku ini digunakan sebagai pedoman dalam melakukan intervensi konseling dan SMS reminder untuk meningkatkan kepatuhan keluarga dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa.

Buku pedoman intervensi ini dibuat berdasarkan teori self care orem. Teori orem menjelaskan bahwa apabila self care agency tidak sebanding dengan self care demand, maka akan terjadi self care deficit pada seseorang individu. Model ini tepat dilakukan pada keluarga karena tujuan akhir dari keperawatan keluarga adalah kemandirian keluarga dalam upaya pelayanan kesehatan terkait dengan lima tugas kesehatan keluarga yaitu mengenal masalah, mengambil keputusan untuk mengatasi masalah, merawat anggota keluarga, memodifikasi lingkungan dan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan secara tepat. Konseling dan SMS reminder merupakan intervensi yang dapat meningkatkan kepatuhan keluarga dalam melakukan perawatan pada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Buku ini berisi materi yang telah disesuaikan dengan tema yang teridentifikasi pada penelitian tahap pertama. Buku ini diperuntukkan bagi petugas kesehatan penanggung jawab kesehatan jiwa di puskesmas yang dilengkapi dengan materi dan SPO (Standar Prosedur Operasional).


 

Uji Organoleptik Cookies dengan Bahan Tepung Tuna


Daya penerimaan suatu produk makanan seyogyanya dilakukan pengujian. Uji organoleptik merupakan uji yang mengandalkan indra manusia atau sensori sebagai alat utama untuk pengukuran daya terima terhadap produk yang dihasilkan. Melalui uji ini akan didapatkan keputusan suka atau mau terhadap bahan yang diujikan. Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu dan dapat memberikan indikasi kebaikan, kemunduran mutu maupun kerusakan lainnya dari produk. Adapun syarat-syarat yang harus ada dalam uji organoleptik adalah adanya contoh (sampel), adanya panelis, dan pernyataan respon yang jujur. Dalam penilaian bahan pangan sifat yang menentukan diterima atau tidak suatu produk adalah sifat indrawinya.

Buku ini akan membahas bagaimana uji organoleptik cookies berbahan tepung tuna dilakukan penerapan prinsip dasar pengujian, analisa hasil, dan interpretasinya. Semoga dapat menjadi salah satu acuan dalam melakukan uji organoleptik khususnya produk berbahan dasar tepung ikan.


 

Kimia Non Logam


Buku ajar kimia non logam berisi pengetahuan dasar tentang sifat unsur dan sifat senyawa anorganik dari unsur non logam. Dalam buku ini dibahas tentang kelimpahan unsur-unsur tersebut di alam dan cara pembuatannya di laboratorium. Reaksi-reaksi dasar dari unsur non logam dan kestabilan senyawa yang terbentuk juga diulas dengan sederhana dan jelas.

Materi yang tersaji dalam buku ajar ini diharapkan dapat memberi bekal yang berguna bagi para pembaca untuk dapat memahami dengan jelas keberadaan dan reaktifitas unsur non logam yang merupakan konsep dasar kimia anorganik. Pemahaman ini sangat diperlukan dalam pembelajaran mata kuliah-mata kuliah kimia anorganik yang bersifat lanjutan, bahkan penelitian-penelitian dalam bidang kimia anorganik.



 

Kegigihan Belajar pada Pembelajaran Berbasis Inquiry

 


Kegigihan merupakan aspek penting dalam kehidupan seseorang. Kegigihan mengantarkan seseorang untuk tahan banting dalam menghadapi halangan, tantangan maupun rintangan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Jika seseorang gigih, maka dia mempunyai beberapa positive self yang lain, yaitu self efficacyself regulated learning. Kegigihan belajar merupakan usaha sadar pantang menyerah dalam mencapai tujuan pembelajaran meskipun menghadapi rintangan, tantangan maupun hambatan. Kegigihan belajar ini dapat ditanamkan antara lain melalui strategi pembelajaran berbasis inkuiri. Strategi ini mengajak peserta didik untuk melewati pengalaman-pengalaman belajar yang mengasyikkan sesuai dengan naluri manusia untuk mendapatkan jawaban atas keingintahuannya. Belajar dengan strategi berbasis inkuiri secara langsung dapat meningkatkan kegigihan belajar. Kesulitan-kesulitan belajar itu akan diderifasikan ke dalam satuan-satuan kecil, sehingga terasa mudah dilakukan.

Buku ini membahas tentang kegigihan belajar yang dapat ditanamkan, ditingkatkan dengan strategi pembelajaran berbasis menemukan. Langkah-langkah strategi pembelajaran inkuiri dapat dilakukan untuk semua materi pelajaran. Karena kegigihan ini penting untuk dimiliki sebagai keterampilan hidup, maka menanamkan sejak dalam masa pendidikan adalah hal yang sangat disarankan. Kegigihan mengantarkan peserta didik memiliki keterampilan dalam mengelola kesulitan hidup.


Tingkat Kecemasan Perawat di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru


Di Indonesia kasus pertama Covid-19 terkonfirmasi pada awal Maret 2020 kemudian penyebarannya dengan cepat meluas di 34 provinsi di Indonesia. Tenaga kesehatan dalam hal ini perawat melaksanakan tugas sebagai garda terdepan penanganan, pencegahan, dan perawatan pasien Covid-19 mengalami kecemasan karena disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah ketersediaan alat pelindung diri dan stigma dari masyarakat. Petugas kesehatan di Rumah Sakit Beijing yang dikarantina, bekerja di klinis berisiko tinggi seperti unit SARS, atau memiliki keluarga atau teman yang terinfeksi SARS, memiliki gejala stres pascatrauma yang jauh lebih besar daripada mereka yang tidak memiliki pengalaman ini. Profesional kesehatan yang bekerja di unit dan rumah sakit SARS selama wabah SARS juga melaporkan depresi, kecemasan, ketakutan, dan frustrasi (Wu et al., 2009; Xiang, Yang et al., 2020). Hal ini membuat petugas kesehatan khususnya perawat berpotensi mengalami kondisi yang rentan memicu gangguan psikologis, salah satunya kecemasan.

Buku ini merupakan penjabaran dari hasil penelitian terhadap perawat yang bekerja di ruang perawatan rawat inap. Masa adaptasi kebiasaan baru akan membuat perubahan cara perilaku, gaya hidup dan kebiasaan perawat dalam memberikan pelayanan agar tetap dapat memberikan pelayanan yang produktif di tengah pandemik Covid-19. Adaptasi kebiasaan baru jangan disalahartikan bahwa kembali ke kehidupan normal, sehingga menyebabkan risiko tertular Covid-19 lebih tinggi. Salah satu dampak dari adaptasi kebiasaan baru yang tidak siap adalah dapat menimbulkan kecemasan perawat dalam bekerja di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.


 

Jumat, 26 November 2021

EKONOMI DAN KEARIFAN LOKAL “PETANGLONG”

 



Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pekalongan (Petanglong) merepresentasikan wilayah pesisir di Pulau Jawa yang roda perekonomiannya bergerak sangat dinamis. Dinamika ini tidak saja karena kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan zaman, namun juga upaya mereka untuk terus mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal yang dianut selama ini.

Buku ini merupakan potret aktivitas ekonomi dan bisnis masyarakat “Petanglong” yang dikupas dan dikaitkan dengan kearifan lokal.

Selasa, 16 November 2021

Tetap Bersemi meski Pandemi The Series: Karakter Pemimpin Menghadapi Zaman VUCA


Buku ini merupakan lanjutan, “Tetap Bersemi meski Pandemi-Resilient Leadership: Mengubah Krisis Menjadi Peluang.” VUCA adalah akronim dari Volatility (volatilitas), Uncertainty (ketidakjelasan), Complexity (kompleksitas), dan Ambiguity (ambiguitas). Pertama kali digunakan pada tahun 1985 oleh para ekonom dan profesor Universitas Warren Bennis dan Burt Nanus dalam buku mereka “Leaders: The Strategies for Taking Charge”. Buku tersebut menjelaskan tantangan yang dihadapi manajemen dan kepemimpinan oleh berbagai faktor eksternal dan apa konsekuensinya bagi kepemimpinan perusahaan.

VUCA menggambarkan kondisi dunia yang mengalami perubahan sangat cepat dan cenderung tidak bisa ditebak. Konsep ini muncul sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi yang mendorong perubahan dengan begitu pesat.

Datangnya pandemi semakin mengukuhkan kondisi VUCA yang sudah berjalan sebelumnya. Covid-19 bukan hanya persoalan kesehatan yang memengaruhi negara-negara di seluruh dunia, tapi menimbulkan dampak buruk bagi sektor bisnis.

Masa pandemi memang telah membawa kita pada masa yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Namun di samping itu, ada juga peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku ekonomi dan pengambil kebijakan untuk berinovasi demi memperbaiki ekonomi. Setiap individu akan dituntut untuk berhadapan dengan semua laju kecepatan perubahan itu. Terlebih, bagi seorang pemimpin. Kita akan menyadari bahwa dunia tidak akan pernah sama lagi setelah pandemi berakhir.

Cara berkomunikasi, bekerja, gaya hidup, semuanya berubah dan beradaptasi. Di masa depan, masih akan ada tantangan yang tidak bisa kita tebak, persis dengan teori Warren Bennis dan Burt Nanus: VolatilityUncertaintyComplexity, dan Ambiguity.




 

Senin, 15 November 2021

Tetap Bersemi Meski Pandemi: Resilient Leadership (Menavigasi Krisis Menjadi Peluang)


Akhir tahun 2019, seluruh masyarakat dunia digemparkan dengan munculnya corona virus atau yang disebut juga Covid-19. Covid-19 menjadi salah satu penyakit mematikan karena memakan ribuan korban di seluruh dunia dalam waktu cukup singkat. Akhirnya WHO menyebutkan virus ini sebagai salah satu pandemi global.

Dampak munculnya pandemi Covid-19 menyerang berbagai aspek kehidupan, khususnya ekonomi. Ada banyak perusahaan mengalami kebangkrutan, pengurangan karyawan, hingga memutuskan untuk menutup usaha yang telah lama berdiri.

Sebagai pemimpin yang tangguh, sudah sewajibnya Anda mampu bertahan di tengah gempuran masalah, termasuk munculnya pandemi Covid-19. Pemimpin tangguh memiliki kemampuan untuk bertahan melalui masa-masa sulit dan mempertahankan tingkat energi di bawah tekanan. Kepemimpinan yang tangguh membantu orang mengelola perubahan dalam organisasi dan beradaptasi dengan tantangan.

Selain bangkit, seorang pemimpin juga harus mampu mencari berbagai peluang baru. Jika masa krisis sedang terjadi dan tidak pintar mencari peluang, maka akan tertinggal jauh dari yang lainnya. Ada beberapa hal yang dilakukan oleh orang tangguh secara emosional, yakni: mengakui emosi, menerima tanggung jawab, belajar menafsir positif maksud dari emosi, menguasai emosi melalui fisiologi, mengontrol makna peristiwa melalui fokus, membentuk sistem kepercayaan, memahami kekuatan pertanyaan, mengatur self-talk dan batin, sekaligus mengontrol emosi dengan mempertanyakan akibat dari segala emosi yang dikeluarkan. Dengan menggunakan kebiasaan ini, seorang pemimpin pasti berhasil menangkap segala peluang bisnis, bahkan di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir.


 

Riset Pasar Ekspor melalui Internet


Riset pasar adalah suatu langkah kritis menuju sukses dalam bisnis ekspor. Riset pasar ekspor pada dasarnya adalah kombinasi yang pas antara produk dan pasar.

Riset pastinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika kita harus turun langsung berkunjung ke negara tujuan ekspor potensial. Pada era digital sekarang ini, riset pasar ekspor melalui internet menjadi pilihan karena cepat, mudah, dan lebih efisien terutama dari sisi waktu dan biaya.

Buku ini akan membantu UKM ekspor mengatasi masalah tersebut dengan membekali ketrampilan riset pasar ekspor secara online melalui pemanfaatan situs-situs atau website perdagangan internasional.

Pertanyaan klasik bagi setiap UKM yang akan memulai ekspor maupun yang akan melakukan penetrasi (perluasan) pasar ekspor antara lain persiapan riset pasar ekspor, bagaimana mengidentifikasi peta ekspor dunia, bagaimana menentukan negara tujuan ekspor, siapa pesaing kita, bagaimana performance negara tujuan ekspor, bagaimana standar produk pasar ekspor, dan bagaimana mencari pembeli. Mari kita temukan jawaban tersebut dengan mengikuti langkah-langkah riset pasar ekspor yang dibahas dalam buku ini.


 

Integrasi Kurikulum berbasis Sains dan Nilai-nilai Keislaman

 


Buku sederhana yang sedang pembaca pegang ini menerjemahkan secara gamblang konseptual integrasi kurikulum sains dan nilai keislaman dalam pembelajaran yang diwujudkan melalui perumusan visi, misi, tujuan dan program sekolah (rencana strategis sekolah).

Maka dibahaslah dalam buku ini secara ringan pula pelaksanaan kurikulum yang direalisasikan dalam proses belajar mengajar sesuai dengan prinsip-prinsip dan tuntutan kurikulum mendalam proses pelaksanaan kurikulum terintegrasi sesuai alur dan perangkat-perangkat, sebagaimana yang ada dalam The Spiral Cycle Model of Integrated Curriculum Process yaitu seleksi, filterisasi, reduksi, modifikasi, adaptasi, dan yang terakhir evaluasi integrasi kurikulum.


Akuntansi Syariah pada Perbankan Syariah di Indonesia

 

Era digital saat ini yang memudahkan masyarakat mendapatkan akses informasi termasuk informasi mengenai perkembangan akuntansi serta pembaharuan yang terjadi. Berawal dari berdirinya bank syariah pertama kali pada tahun 1991, perkembangan perekonomian berbasis syariah di Indonesia berkembang pesat, melahirkan peraturan mengenai perbankan syariah serta pembaharuan mindset mengenai lembaga keuangan syariah di masyarakat.

Buku ini akan membahas mengenai perkembangan akuntansi syariah sejak zaman Rasulullah Saw., bank syariah di Indonesia serta akad-akad syariah. Harapannya pembaca lebih memahami mengenai syariah mulai sejarah hingga implementasinya saat ini.

Pengantar Studi Ilmu-ilmu Al-Qur‘an

 

Isi buku ini terdiri atas beberapa tingkat bahasan, dari tingkat yang paling mendasar hingga yang lanjut. Bagian pertama membahas pendekatan umum studi Qur’an mulai dari pengertian, sejarah pertumbuhan dan perkembangan, seluk beluk tentang al-Qur’an mulai nama-nama yang banyak julahnya, proses penurunan, garis-garis besar isi hingga penerjemahan al-Qur’an. Bagian kedua menguraikan bidang-bidang ilmu dalam studi Qur’an, baik ilmu al-Maki wal-Madani maupun I’jazAsbabun Nuzul, pemeliharan al-Qur’an sampai penerjemahan al-Qur’an. Kesemuanya dijabarkan secara lengkap mulai dari pengertian dasarnya, fungsi, dan kedudukannya. Bagian ketiga, mengupas tafsir ilmu tafsir, mulai pengertian dasar, fungsi dan manfaat, metode tafsir, dan corak penafsiran.

InsyaAllah buku ini sesuai untuk dijadikan rujukan wajib mata kuliah Studi Qur’an atau Ulumul Qur’an bagi mahasiswa perguruan tinggi, baik perguruan tinggi Islam maupun umum yang mempunyai mata kuliah wajib studi al-Qur’an. Juga bagi khalayak umum yang akan mempelajari serta mendalami ilmu-ilmu al-Qur’an.

Pemetaan Potensi Mahasiswa dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

 

Revolusi industri merubah cara hidup masyarakat saat ini. Segala sesuatu dapat berubah sesuai dengan kemajuan teknologi yang mengintegrasikan diri ke dalam kehidupan manusia termasuk pada dunia pendidikan. Indonesia telah membuat 10 prioritas nasional yang dirancang untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 salah satunya adalah desain kembali kurikulum pendidikan menyesuaikan era industri 4.0 yang memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini juga secara tidak langsung harus diikuti oleh penguatan kompetensi mahasiswa calon guru dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran yang semakin berarti. Bukan hanya itu, mahasiswa calon guru harus mampu mengembangkan kemampuan-kemampuan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Buku ini membahas tentang kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang calon guru dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Dalam pembahasannya penulis melakukan pengukuran kemampuan mahasiswa calon guru kemudian mengklasifikasikan kemampuan tersebut menjadi 3 kelompok. Harapannya adalah dapat lebih mudah mendeskripsikan kemampuan yang dimiliki dan memberikan solusi yang berbeda untuk masing-masing kelompok yang terbentuk.

Benefit Sharing dalam Joint Venture Analisis Kritis Perspektif Syariah

 

Tema bagi hasil dalam kerja sama ekonomi selama ini memuncak secara kajian pada profit sharing, loss and profit sharing, dan revenue sharing saja. Hampir tidak terdengar lagi wacana baru dalam kajian lanjutan. Semua tema bagi hasil tersebut nyaris hanya berkaitan dengan keuntungan nominal atas usaha hasil suatu kerja sama ekonomi. Para pakar seakan lupa bahwa aset sebuah perusahaan bersama pun hakikatnya juga bisa diperoleh hasil keuntungannya yang bisa dinominalkan. Memang, selama ini orang hanya memahami bahwa aset itu bisa diambil manfaatnya saja, bukan nominalnya, kecuali jika aset dijual. Oleh karena itu, kajian berkaitan ini perlu diperkenalkan untuk mengontrol pemanfaatan aset bersama dan hasilnya pun dibagi bersama dalam kajian benefit sharing.

Pada perusahaan bersama yang berbentuk joint venture, pemanfaatan aset bersama seringkali tidak terkontrol oleh pihak manajemen ketika aset tersebut sudah terlimpahkan dan dimanfaatkan oleh para anggota serikat, baik pimpinan maupun bawahan. Padahal, aset yang semestinya diambil manfaatnya secara personal untuk kepentingan perusahaan bersama, bisa jadi ada yang menyewakannya atau dengan cara lain dalam rangka mendapatkan nominal untuk kepentingan pribadi dari aset tersebut. Tentu saja cara ini tidak dibenarkan dalam perspektif syariah. Oleh karena itu, bagaimana hal ini bisa dituntaskan dalam kajian pembagian bagi hasil perspektif benefit sharing atas aset bersama dalam perusahaan joint venture coba dilakukan dalam tulisan berbasis penelitian ini. Dengan cara ini ketaatan syariah (shari‘ah complience) dalam usaha ekonomi bersama bisa dikontrol dengan baik.

Esensi dan Aplikasi Persamaan Diferensial Biasa


TENTANG PENGARANG

Edi Cahyono adalah dosen Matematika pada Universitas Halu Oleo (UHO), mengajar Persamaan Diferensial, Pemodelan Matematika dan Matematika Industri. Selain itu, Edi Cahyono juga telah memberi kuliah umum pada beberapa perguruan tinggi di tanah air baik negeri mapun swasta. Latar belakang pendidikannya adalah S1 Pendidikan Matematika IKIP Malang (sekarang Universitas Negeri Malang), S2 Matematika Institut Teknologi Bandung, S3 Matematika Terapan Universiteit Twente Belanda. Sejak 2010 Edi Cahyono diangkat menjadi Profesor Matematika Terapan dan Industri di Universitas Halu Oleo. Saat ini selain membimbing mahasiswa S1, S2, dan S3 di UHO, Edi Cahyono juga sebagai co-promotor S3 Matematika di Institut Teknologi Bandung (ITB). Beberapa penelitian terapan juga sudah dilakukan baik dengan industri maupun dengan institusi riset/perguruan tinggi. Kolaborasi dengan Laboratorium Inovasi dan Pengembangan Sistem Perusahaan Fakultas Teknologi Industri ITB dan telah menghasilkan artikel pada jurnal internasional bereputasi Q1. Selain itu, Edi Cahyono juga aktif dalam peningkatan mutu perguruan tinggi dengan keterlibatannya sebagai asesor akreditasi BAN-PT, serta sebagai anggota tim percepatan akreditasi program studi dan perguruan tinggi LLDIKTI wilayah IX.

Arman adalah dosen pada Jurusan Matematika FMIPA Universitas Halu Oleo, Kendari Sulawesi Tenggara. Lahir di Wajo-Buton, 23 Juni 1973. Saat ini Arman mengajar mata kuliah Aljabar Linear dan juga Teori Sistem dan beberapa mata kuliah lainnya dalam bidang Aljabar. Latar belakang pendidikan S1, S2, dan S3 dari Departemen Matematika Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Fokus risetnya pada bidang Aljabar Terapan, mencakup Teori Sistem dan Kontrol serta Teori Sistem Deskriptor Linear. Selain mengajar, Arman juga bertanggung jawab pada penggunaan dan pengembangan perangkat lunak untuk pembelajaran pada Universitas Halu Oleo. Saat ini dia aktif dalam beberapa kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.


 

Capaian Perkembangan Anak Usia Dini dalam Program Market Day (Usia 5-6 Tahun)

 


Saat ini dunia memasuki Revolusi Industri 4.0 di mana terjadinya persaingan industri yang bersifat global yang dibarengi dengan dibukanya pasar dagang ASEAN. Dibutuhkan pribadi yang aktif, kreatif, inovatif, dan berjiwa entrepreneurship untuk menghadapi persaingan global. Menumbuhkan jiwa entrepreneurship tidak semudah membalikkan tangan, membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Maka dari itu Menumbuhkan jiwa entrepreneurship dilakukan sejak dini agar dapat terinternalisasi dalam diri anak. Program Market Day dirancang untuk menstimulasi jiwa entrepreneurship, dalam kajian anak usia dini setiap program dianjurkan untuk tetap mengandung aktivitas stimulasi aspek perkembangan anak.

Buku ini akan membahas tentang capaian perkembangan apa saja yang terkandung dalam program Market Day mengingat perkembangan anak usia dini bersifat koheren. Artinya bahwa ketika melakukan suatu aktivitas, maka perkembangan yang tercapai saling berhubungan tidak hanya satu aspek saja. Selain itu buku ini akan membahas aspek perkembangan apa yang dominan dari program Market Day.





Protokol Rekrutmen Perawat berbasis Kompetensi


Buku Protokol Rekrutmen Perawat berbasis Kompetensi ini berisikan cara mengatur: perhitungan kebutuhan tenaga perawat, pengajuan kebutuhan tenaga ke bagian Sumber Daya Manusia (SDM), penetapan panitia rekrutmen perawat, persiapan rekrutmen dan seleksi perawat, pengumuman penerimaan perawat, seleksi administrasi persyaratan calon perawat, tes/pemeriksaan kesehatan, ujian tulis, uji skill, wawancara, penandatanganan kontrak kerja.

Harapan dengan adanya Protokol Rekrutmen Perawat berbasis Kompetensi di Rumah Sakit: hasil rekrutmen akan lebih baik; keakuratan dari proses seleksi secara tepat dapat memprediksi kinerja pelamar; jaminan bahwa setiap pelamar yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan yang sama di dalam sistem seleksi; keterlibatan tenaga dalam proses seleksi dan yakin akan manfaat yang diperoleh khususnya dalam meningkatkan pelayanan keperawatan di rumah sakit.


 

Buku Ajar Sejarah Seni Rupa Nusantara


Buku Ajar Sejarah Seni Rupa Nusantara ini dikembangkan saat pandemi Covid-19 melanda dimana rata-rata kegiatan belajar mata kuliah teoretis dilaksanakan secara penuh dalam jaringan (daring). Dari sekian banyak kelebihan pelaksanaan pembelajaran daring, ternyata terselip ketidakpuasan baik dari diri mahasiswa ataupun dosen. Terlepas dari kesadaran akan pentingnya human touch, mahasiswa dituntut dapat menemukan dan melengkapi materi pelajaran yang dikembangkan saat tatap muka virtual untuk melaksanakan penemuan terbimbing.

Buku ini berisi pengembangan materi sebagaimana yang dicantumkan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah. Terdapat 14 materi terkait uraian perkembangan seni rupa Nusantara, dengan satu bentuk evaluasi tengah semester, dan satu materi pengantar tugas akhir. Pokok bahasan yang dibahas setiap minggu telah disesuaikan dengan timeline history perkembangan seni rupa Nusantara. Model pembelajaran yang dikembangkan yakni Blended Learning Berbasis Clustering Technique.

Dengan diterapkannya model Blended Learning Berbasis Clustering Technique pada mata kuliah Sejarah Seni Rupa Nusantara, mahasiswa dapat mengatur ritme belajar online dan tatap muka secara fleksibel. Ketika belajar online mahasiswa lebih leluasa menelusuri sumber informasi dan merangkumnya ke dalam pokok-pokok kajian seni rupa, mulai dari dua dimensi, hingga tiga dimensi serta proses berkarya seni rupa sesuai masanya. Sementara ketika tatap muka, dosen mampu mengarahkan mahasiswa untuk merefleksikan materi-materi yang dipelajari secara lebih optimal.