Canting & Doa : Antologi Cerpen dan Esai Kearifan Lokal Kabupaten Pekalongan
Tahukah Anda
bahwa nama Desa Wangandowo menyimpan kisah persahabatan dua tokoh sakti pembuat
irigasi? Atau bagaimana sebatang pohon beringin tua di tepi danau bisa
menyelamatkan satu desa dari bencana kekeringan? Dan benarkah mitos bahwa
memakan sayap ayam bisa menentukan jauh-dekatnya jodoh kita?
Kabupaten
Pekalongan bukan hanya tentang batik. Ia adalah rumah bagi ribuan cerita yang
bersembunyi di balik bukit, sungai, dan tradisi warganya.
Buku ini
menghimpun 50 Naskah Terpilih yang mengajak Anda menyelami kedalaman
kearifan lokal Kota Santri ini. Mulai dari legenda asal-usul desa, filosofi
unik di balik tradisi Mudun Lemah dan Rabu Pungkasan, hingga kisah-kisah
inspiratif tentang kuliner lokal.
Ditulis dengan
gaya bertutur yang hangat, Canting & Doa adalah jembatan yang
menghubungkan masa lalu yang penuh nilai dengan masa kini yang dinamis.
“Sebuah dokumentasi budaya yang wajib dibaca oleh siapa saja yang ingin
mencintai Kabupaten Pekalongan lebih dalam.”
.jpg)


