Rabu, 09 Februari 2022

Pendidikan Humanis: Penilaian Pendidikan di Sekolah

  • Februari 09, 2022
  • Penerbit NEM


Pembelajaran dan penilaian hasil belajar peserta didik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam penerapan pembelajaran. Sukses atau tidaknya pembelajaran oleh guru bisa dilihat dari penilaian hasil belajar. Hal ini menandakan bahwa penilaian hasil belajar peserta didik dan pembelajaran mempunyai hubungan yang tersistematis dan berkelindan. Untuk itu, penilaian hasil belajar peserta didik harus dirancang dengan baik dan benar untuk keberhasilan dari implementasi kurikulum. Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang mengulas tentang konsep, prinsip, cara pandang, dan contoh-contoh evaluasi pendidikan humanis. Buku ini menguraikan evaluasi secara luas dari evaluasi pembelajaran kelas sampai sistem evaluasi nasional. Buku ini berisi tentang konsep Mensinergikan Potensi Kekuatan Penilaian Diri, Antarteman, dan Guru; Penilaian Acuan Optimal; Model Evaluasi Berbasis Konteks, Input, Proses, Produk (CIPP); Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS); dan Pergeseran Paradigma Ujian Nasional ke Asesmen Nasional.

“Evaluasi bukanlah instrumen yang bersifat robotik. Namun ia merupakan piranti yang bersifat humanistik. Akademisi dan pendidik di semua jenjang pendidikan tidak boleh mengabaikan salah satu komponen penting dalam pembelajaran dan pendidikan ini. Buku yang berada di tangan pembaca budiman ini mengelaborasi tentang perihal tersebut sehingga layak dibaca, dipahami, dan dijadikan panduan dalam melakukan evaluasi.”

Slamet Untung, M.Ag. (Kepala Program Studi PAI Pascasarjana IAIN Pekalongan)

 

“Evaluasi pembelajaran yang diperlukan saat ini bukanlah penilaian yang hanya menjustifikasi lulus atau tidak dan bodoh atau pintar. Namun evaluasi yang mampu memahamkan siswa tentang potensi yang dimiliki dan mendorong siswa untuk mengembangkannya. Buku ini layak dibaca oleh praktisi dan aktivis pendidikan karena menawarkan gagasan evaluasi yang humanis dan dapat melejitkan kemampuan yang dimiliki siswa.”

MF. Nur Huda Y. (Anggota Komisi 2 DPR RI)

 BELI BUKU: