Minggu, 21 Mei 2023

Faksionalisasi dan Politik Identitas Majelis Mujahidin

  • Mei 21, 2023
  • Penerbit NEM

  





Majelis Mujahidin merupakan sebuah organisasi keagamaan yang memperjuangkan terwujudnya syariat Islam dalam sistem lembaga kenegaraan Indonesia. Majelis Mujahidin di deklarasikan pada kongres mujahidin I di Yogyakarta tanggal 7 Agustus 2000. Dalam kongres I Abu Bakar Ba’asyir terpilih menjadi amir Majelis Mujahidin. Dalam dakwahnya, Ba’syir menggunakan cara-cara kekerasan dan teror. Tidak hanya itu saja, Ba’asyir dalam kepemimpinannya selama hampir delapan tahun merasa bahwa Majelis Mujahidin saat ini secara struktural tidak menganut sistem syariat Islam, di mana keputusan dipegang berdasarkan pengurus lajnah tanfidziyah bukan melalui amir. Pascakongres II M. Thalib selaku wakil menganggap bahwa sistem yang dimaksud Ba’asyir merupakan sistem Syiah. M. Thalib memandang bahwa Islam berdakwah dengan cara rahmatan lil alamin bukan dengan teror dan Syiah. Perbedaan pemikiran dan tindakan inilah yang menyebabkan adanya konflik internal dan memunculkan faksi dalam Majelis Mujahidin pada tahun 2008. Pada Kongres III M. Thalib terpilih menjadi amir Majelis Mujahidin hingga pada kongres ke V 2018. Pada 2019 terdapat dua tokoh kepengurusan AHWA Majelis Mujahidin melakukan terobosan untuk maju sebagai anggota legislatif DPR RI yakni Irfianda Abidin dan Jel Fathullah pada Dapil Sumatera Barat.

 

Buku ini akan membahas sejarah berdirinya Majelis Mujahidin hingga terjadinya konflik internal. Majelis Mujahidin juga telah mengalami pergeseran wilayah dakwah yang bermula berpusat di Yogyakarta, namun sekarang jamaahnya banyak di Sumatera Barat dan sekitarnya.

 

                                                            PEMBELIAN BUKU: