Senin, 12 Juni 2023

Studi Analisis Living Qur’an terhadap Tradisi Masyarakat Linggoasri

  • Juni 12, 2023
  • Penerbit NEM

       





 

Linggoasri merupakaan salah satu desa di wilayah Kabupaten pekalongan yang masyarakatnya terdiri dari beragam kepercayaan, yaitu Islam, Kristen, Hindu, dan Budha. Hidup rukun bersama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain sudah berjalan sejak lama. Tidak mustahil tingkat kesadaran dan toleransi antar umat beragama diapresiasi serta dilirik pemerintah akan kerukunannya dalam bermasyarakat. Tradisi dan budaya yang setiap kali dilaksanakan di desa tersebut tidak menimbulnya pergesekan satu sama lain akan tetapi menambah harmoni kebersamaan dalam bermasyarakat. Keharmonisan bermasyarakat tersebut tentu tersimpan landasan tersendiri yang menjadi sandaran dan pegangan untuk hidup lebih damai dengan selalu menjaga tradisi dan budaya yang baik.

 

Buku ini akan membahas bagaimana al-Qur’an yang menjadi Kitab suci Solih likuli Zaman wa Makan dipahami masyarakat Linggoasri sebagai landasan melakukan suatu tradisi maupun budaya yang sudah sejak lama berlangsung. Beberapa pendapat dari tokoh masyarakat, ayat-ayat al-Qur’an, hadis, pendapat ulama yang berkaitan dengan tradisi-tradisi di Linggoasri disajikan dalam buku ini. Harapannya, buku ini dapat menjadi gambaran sederhana atas keberadaan pemahaman al-Qur’an di Linggoasri, Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan dan keimanan kepada para pembaca untuk melestarikan tradisi dan budaya yang baik dengan tetap menjaga keharmonisan bermasyarakat antar umat beragama.

 

                                                            PEMBELIAN BUKU: