Selasa, 03 Oktober 2023

Tradisi Lisan Kantola pada Masyarakat Muna : Bentuk, Fungsi, dan Makna

  • Oktober 03, 2023
  • Penerbit NEM

 




Tradisi lisan kantola adalah salah satu bentuk sastra lisan yang berasal dari masyarakat Muna, Sulawesi Tenggara. Kantola adalah sebuah permainan yang melibatkan dua kelompok yang saling berbalas pantun dengan irama dan nada tertentu. Kantola biasanya dimainkan pada saat acara adat, keagamaan, atau festival budaya. Lirik kantola mengandung makna-makna yang berkaitan dengan perasaan, pengalaman pribadi, dan dimensi kemasyarakatan. Kantola juga merupakan media ekspresi dan komunikasi antara masyarakat Muna dengan budaya-budaya lain, seperti Bali dan Lombok. Kantola memiliki bentuk syair yang mirip dengan soneta, tetapi tidak terikat oleh aturan sajak maupun jumlah baris. Kantola diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi dalam lingkungan klan atau marga. Tradisi lisan kantola merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan agar tidak punah akibat pengaruh budaya modern.

 

Kantola merupakan pernyataan perasaan dan pendapat seseorang, yang disampaikan secara santun, sesuai dengan budaya masyarakat setempat. Komunikasi dengan menggunakan kantola lebih berkesan mudah dihayati, dipahami maksud serta pendapat seseorang. Kantola berfungsi sebagai alat untuk mempertahankan kecermatan berbahasa. Hal ini akan menumbuhkan sikap penghargaan terhadap orang lain dan sikap malu untuk berbuat kesalahan. Dalam masyarakat tradisional, yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai adat yang berlandaskan pada tradisi, sikap malu merupakan dasar yang paling hakiki dalam kehidupan masyarakat.

 

 

                                                              PEMBELIAN BUKU: