Kamis, 29 Januari 2026

Akuntansi Sektor Informal


Penerapan akuntansi sering kali hanya dibatasi pada perusahaan atau organisasi yang telah memiliki legalitas memadai dan beroperasi dalam ruang lingkup luas dengan sistem yang baik. Sementara itu, pembahasan akuntansi pada sektor nonformal masih sangat jarang ditemukan. Padahal, akuntansi sejatinya merupakan proses krusial dalam mewujudkan tujuan, baik dalam rangka menghasilkan laba maupun tujuan sosial lainnya.

 

Hal ini menjadi penting mengingat saat ini banyak masyarakat yang melakukan kegiatan usaha di sektor informal, seperti pertanian, usaha garam, seni pertunjukan tradisional, jual beli barang bekas (loak), hingga pengelolaan dana remitansi dari keluarga di luar negeri. Kekuatan buku ini terletak pada pembahasan dimensi akuntansi keuangan dan manajemen dalam rangka pengambilan keputusan investasi pada kegiatan bisnis informal tersebut.

 

Bukan sekadar panduan praktis, dalam buku ini akuntansi dihadirkan secara lebih adaptif terhadap berbagai kegiatan ekonomi masyarakat sebagai sebuah tata nilai. Buku ini akan memandu pembaca untuk meningkatkan kesadaran para pihak yang terlibat dalam sektor bisnis informal agar dapat mengukur capaian kinerja usahanya secara lebih metodologis dan terstandardisasi.

 

Akuntansi ditawarkan sebagai solusi yang terukur dan aplikatif pada berbagai bidang usaha, yang sifatnya tidak bebas nilai karena menyesuaikan dengan budaya manajerial dalam lingkungan bisnis informal. Hal inilah yang menjadikan buku ini sebagai rujukan bagi pengambil keputusan untuk tidak lagi mengabaikan sektor informal, sekaligus menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk menemukan ‘ruh’ akuntansi dalam kegiatannya, terutama ketika sistem tata kelola keuangan mereka perlu ditingkatkan menjadi lebih terstruktur.

           

                                                                    PEMBELIAN BUKU:

 

 

Strategi Praktis Mengurangi Komplikasi Hipertensi


Hipertensi adalah “Pembunuh Senyap” yang menyebar secara global, mengancam jantung, otak, dan ginjal jutaan orang tanpa peringatan. Meskipun obat-obatan modern terbukti efektif, mengapa angka komplikasi dan kematian akibat tekanan darah tinggi masih tetap tinggi?

 

Buku ini menyajikan kunci keberhasilan terapi hipertensi terletak pada kedisiplinan (kepatuhan) pasien dalam minum obat. Semakin disiplin pasien, semakin stabil dan aman tekanan darahnya. Di dalamnya, Anda akan memahami anatomi ketidakpatuhan, mengenal prinsip dalam konsumsi obat, dan mempelajari korelasi vital yang membuktikan bahwa disiplin adalah syarat mutlak untuk menghindari stroke, gagal jantung, dan komplikasi fatal lainnya.

 

Jika Anda atau orang yang Anda cintai adalah penderita hipertensi, buku ini adalah panduan wajib Anda untuk mengambil kendali penuh atas kesehatan Anda sendiri melalui kekuatan sederhana dari kedisiplinan.

           

                                                                    PEMBELIAN BUKU:

 

 

Circular Consumer Behavior : Understanding, Influencing, and Transforming Sustainable Consumption in Indonesia


Circular Consumer Behavior: Understanding, Influencing, and Transforming Sustainable Consumption in Indonesia examines the central role of consumer behavior in advancing the transition toward a circular economy. While circular economy discussions often emphasize technological innovation and policy frameworks, this book argues that meaningful and lasting change depends on how consumers make everyday decisions related to acquiring, maintaining, repairing, sharing, and disposing of products. By placing consumers at the core of circular systems, the book highlights circularity as a behavioral and cultural transformation rather than a purely technical solution.

The book explores the conceptual foundations of the circular economy and integrates key consumer behavior theories, including the Theory of Planned Behavior, Value Belief Norm Theory, and the COM B model, to explain why consumers adopt, resist, or selectively engage in circular practices. It further examines internal and external factors that shape circular consumption across the product life cycle. Special attention is given to Millennials and Generation Z, whose values, identities, and digital habits increasingly influence sustainable consumption patterns. Through discussions of social media, digital marketplaces, and local practices such as thrifting and resale, the book connects global trends with the Indonesian context. By combining theory, empirical insights, and contextual reflection, this book offers valuable perspectives for students, researchers, businesses, and policymakers seeking to promote sustainable consumption grounded in real consumer behavior.

           

                                                                    PEMBELIAN BUKU:

 





 

Rabu, 28 Januari 2026

Naura dan Bayang-bayang Sang Juara


Cerita ini mengisahkan perjalanan Naura, seorang siswi SD yang hidup dalam bayang-bayang kakaknya, Uci, siswi berprestasi dengan nilai sempurna. Naura sering merasa minder dan menganggap dirinya gagal karena usaha kerasnya dalam pelajaran selalu berujung pada hasil yang mengecewakan. Pujian lembut dari mamanya pun terasa seperti belas kasihan. Keadaan ini membuat Naura lelah dengan rasa rendah diri yang terus menghantuinya.

 

Secercah harapan muncul ketika Naura melihat poster pengumuman karate. Ia memandang karate sebagai jalan untuk menemukan jati diri dan kekuatan dirinya, bukan melalui prestasi akademik. Dengan dukungan penuh dari papa dan mama, Naura bergabung dengan Dojo Gendon dan berlatih di bawah bimbingan Sinpei Agus. Hari-hari awal latihan sangat berat, tubuhnya kaku, sering jatuh, dan nyaris menyerah. Namun ajaran Sinpei Agus tentang keberanian, disiplin, dan kegigihan menumbuhkan semangat baru dalam diri Naura.

Dukungan keluarga semakin menguatkannya, termasuk Uci yang kini tidak lagi menjadi bayang-bayang, melainkan sumber motivasi. Perjuangan Naura membuahkan hasil saat ia berhasil menyelesaikan ujian kenaikan sabuk putih meski sempat terjatuh. Semangatnya semakin menyala ketika mengikuti Kompetisi Karate Tingkat Kabupaten dan secara mengejutkan meraih gelar juara. Meski kembali diuji oleh komentar negatif menjelang Kompetisi Provinsi, Naura bangkit dan berhasil meraih Juara Ketiga. Medali perunggu itu menjadi bukti keberanian, ketangguhan, dan jati dirinya sebagai Naura yang sesungguhnya yaitu seorang kesatria kecil dengan hati yang besar, yang kekuatannya tidak ditentukan oleh nilai, melainkan oleh semangat pantang menyerah dan cinta dari orang-orang terkasih.

           

                                                                    PEMBELIAN BUKU: