Rabu, 07 Januari 2026

Puasa itu Alkitabiah : Mewujudkan Prinsip Berpuasa dalam Perjanjian Lama

  • Januari 07, 2026
  • Penerbit NEM

 


Puasa merupakan bagian dari disiplin rohani yang membutuhkan pemahaman bahwa Tuhan itu adalah pribadi yang penuh kasih. Tuhan mengasihi semua orang, dan DIA rindu untuk membangun hubungan pribadi dengan semua orang. DIA ingin agar setiap orang datang padaNya dengan kesadaran bahwa Dialah yang memiliki otoritas penuh atas hidup manusia. Untuk mewujudkan puasa, setiap orang harus memiliki motivasi yang benar yaitu ingin bersekutu intim bersama Tuhan. Sikap merendahkan diri dalam menghadap Tuhan pada waktu puasa, merupakan sikap yang diharapkan dengan maksud untuk menumbuhkan rasa kebergantungan kepada DIA. Alkitab menjelaskan bahwa tokoh-tokoh khususnya di Perjanjian Lama, melakukan puasa didasari prinsip-prinsip seperti: kesungguhan hati, mencari Tuhan, mengaku dosa dan bertobat, menyadari janji Tuhan, berketetapan hati, bersedia menerima konsekuensi, bergantung pada Tuhan, dan mengedepankan iman.

 

Buku ini membahas bagaimana tokoh-tokoh Alkitab Perjanjian Lama melakukan puasa dan mengapa mereka berpuasa. Sekalipun puasa merupakan bagian dari sebuah disiplin rohani, akan tetapi penjelasan tentang keadaan mereka akan menolong pembaca untuk memahami bagaimana puasa itu dijalankan dan bagaimana jawaban Tuhan atas doa mereka. Alkitab juga menjelaskan bagaimana mereka memiliki keyakinan iman. Oleh karena Alkitab perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, penulis menambahkan penjelasan arti dari frasa atau kata penting sehingga pembaca dapat memahami isi dari penjelasan yang dimaksud dan pembaca mulai termotivasi untuk melakukan puasa.

        

                                                                    PEMBELIAN BUKU: