Selasa, 03 Februari 2026

Jejak Bumi Jambi : Dari Samudra Purba ke Warisan Dunia Merangin

  • Februari 03, 2026
  • Penerbit NEM


 

Jejak Bumi Jambi: Dari Samudra Purba ke Warisan Dunia Merangin” mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang evolusi geologi kawasan Merangin, Jambi—sebuah lanskap yang merekam dinamika bumi sejak ratusan juta tahun lalu hingga diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark. Buku ini membuka pemahaman bahwa perbukitan karst, gua-gua purba, fosil flora Perem, dan bentang alam Sungai Manau bukan sekadar keindahan alam, melainkan arsip alami sejarah bumi yang bernilai ilmiah, ekologis, dan budaya.

 

Melalui pembahasan geodiversity, geopark, dan sejarah tektonik Pulau Sumatra, buku ini menjelaskan proses pembentukan daratan Jambi dari interaksi lempeng, terrane, subduksi, hingga obduksi yang membentuk struktur geologi kompleks. Karst purba Sungai Manau diuraikan sebagai bukti terangkatnya endapan laut jura–kapur ke daratan, lengkap dengan sistem gua, morfologi kegelkarst, lembah allogenic, serta jejak kehidupan laut purba yang memperkuat nilai ilmiah kawasan ini sebagai laboratorium alam terbuka.

 

Tidak berhenti pada aspek geologi, buku ini juga menempatkan warisan bumi Merangin dalam konteks geowisata berkelanjutan, ketahanan ekologi, dan ekologi sosial. Peran masyarakat lokal, kolaborasi multipihak, serta strategi konservasi dan pemanfaatan geoheritage dibahas sebagai kunci menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan kesejahteraan manusia. Dengan pendekatan ilmiah yang komunikatif, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, pendidik, pengelola geopark, wisatawan, dan siapa pun yang ingin memahami serta mencintai warisan bumi Indonesia secara lebih mendalam.

          

                                                                    PEMBELIAN BUKU: