Jejak Bumi Jambi : Dari Samudra Purba ke Warisan Dunia Merangin
“Jejak
Bumi Jambi: Dari Samudra Purba ke Warisan Dunia Merangin” mengajak pembaca
menelusuri perjalanan panjang evolusi geologi kawasan Merangin, Jambi—sebuah
lanskap yang merekam dinamika bumi sejak ratusan juta tahun lalu hingga diakui
sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark. Buku ini membuka pemahaman bahwa
perbukitan karst, gua-gua purba, fosil flora Perem, dan bentang alam Sungai
Manau bukan sekadar keindahan alam, melainkan arsip alami sejarah bumi yang
bernilai ilmiah, ekologis, dan budaya.
Melalui
pembahasan geodiversity, geopark, dan sejarah tektonik Pulau Sumatra, buku ini
menjelaskan proses pembentukan daratan Jambi dari interaksi lempeng, terrane,
subduksi, hingga obduksi yang membentuk struktur geologi kompleks. Karst purba
Sungai Manau diuraikan sebagai bukti terangkatnya endapan laut jura–kapur ke
daratan, lengkap dengan sistem gua, morfologi kegelkarst, lembah allogenic,
serta jejak kehidupan laut purba yang memperkuat nilai ilmiah kawasan ini
sebagai laboratorium alam terbuka.
Tidak berhenti pada aspek geologi,
buku ini juga menempatkan warisan bumi Merangin dalam konteks geowisata
berkelanjutan, ketahanan ekologi, dan ekologi sosial. Peran masyarakat lokal,
kolaborasi multipihak, serta strategi konservasi dan pemanfaatan geoheritage
dibahas sebagai kunci menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan
kesejahteraan manusia. Dengan pendekatan ilmiah yang komunikatif, buku ini menjadi
referensi penting bagi akademisi, pendidik, pengelola geopark, wisatawan, dan
siapa pun yang ingin memahami serta mencintai warisan bumi Indonesia secara
lebih mendalam.
