Senin, 27 Juli 2026

Ekoteologi Islam dan Wirausaha Berwawasan Lingkungan

  • Juli 27, 2026
  • Penerbit NEM


Meskipun saling bergantung, perilaku manusia kerap memicu kerusakan lingkungan melalui pencemaran yang berdampak buruk pada kualitas hidup. Dari sudut pandang ekoteologi Islam, prinsip seperti tauhid, khalifah, dan al-‘adl menjadi landasan moral untuk membentuk perilaku yang adil dan bertanggung jawab terhadap alam. Prinsip keberlanjutan ini beririsan langsung dengan sektor UMKM yang membutuhkan sumber daya fisik maupun nonfisik. Berlandaskan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, tata kelola, dan relasi, keberlanjutan UMKM mengedepankan hubungan simbiosis mutualisme dengan alam. Secara mikro, wirausaha memperkuat ekonomi keluarga dan potensi lokal, sementara secara makro berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional serta pengurangan kemiskinan.

 

Buku ini juga mengulas kompleksitas dampak limbah yang mencakup ranah hukum, kesehatan, hingga reputasi dan keberlanjutan usaha. Untuk mengatasi hal tersebut, dipaparkan berbagai metode pengolahan limbah sesuai jenisnya, mulai dari pengomposan limbah organik (3R), pengolahan limbah cair secara fisika, kimia, dan biologi, hingga penanganan limbah B3 melalui insinerasi atau stabilisasi. Pengelolaan limbah yang tepat terbukti membawa manfaat besar bagi sektor ekonomi, sosial budaya, dan kesehatan. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa limbah yang dikelola secara bijak tidak hanya mencegah kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan manusia.


Judul : Ekoteologi Islam dan Wirausaha Berwawasan Lingkungan

Penerbit : PT Nasya Expanding Management (Penerbit NEM)

ISBN : Sedang Proses

Penulis : Prof. Dr. Susminingsih, M.Ag., dkk. 

Ukuran : 15.5 x 23 cm

Tebal : xii + 356 halaman

Harga : Rp130.300,00


PEMBELIAN BUKU: