
Pendidikan bidan merupakan salah satu contoh pendidikan
di Indonesia yang paling diminati oleh masyarakat, karena mereka
memiliki pandangan dengan menjadi bidan nantinya mereka akan dapat
membuka praktik mandiri. Sekolah vokasi ini menuntut calon bidan untuk
mampu atau terampil dalam semua keterampilan yang ditetapkan oleh
Pemerintah. Salah satunya keterampilan utama yang harus dikuasai oleh
seorang bidan ialah pertolongan persalinan normal. Tentunya dalam
pendidikan bidan, evaluasi yang dilakukan tidak hanya untuk mengukur
keberhasilan dalam teori saja tetapi juga dilakukan evaluasi untuk
praktik laboratorium dan yang paling penting adalah ketertarikan atau
minat mahasiswa belajar untuk mampu menguasai keterampilan dan kecakapan
dalam ilmu kebidanan. Fenomena menunjukkan bahwa dari 32 mahasiswa
tingkat II baru sebagian yang memiliki minat dan kompetensi yang baik
dalam penerapan praktik persalinan, sementara sebagian lagi belum
memadai khususnya dalam praktik Asuhan Persalinan Normal (APN), sehingga
kondisi ini memerlukan perhatian para dosen dalam membangkitkan minat
belajar pada mahasiswa agar memiliki kompetensi yang baik juga. Para
pendidik harus lebih memperhatikan bagaimana metode belajar praktik
dengan membangkitkan minat belajar mahasiswa dengan baik, maka mahasiswa
akan dapat melakukan praktik dengan baik karena didukung dengan suasana
belajar yang menyenangkan. Mengingat mahasiswa kebidanan akan memberi
pelayanan bukan pada benda mati, tetapi kepada ibu-ibu yang memang
sangat membutuhkan kenyamanan saat mereka melahirkan. Kondisi inilah
yang perlu diperhatikan oleh para para dosen atau pendidik agar jiwa
para bidan memiliki seni dalam melakukan pelayanan nantinya.
Antologi Puisi Aksara
Manungsa merupakan salah satu representasidari adanya bentuk
ekspresi hati. Diambil dari kata
Aksara, yang memiliki arti cara berkomunikasi. Dan kata Manungsa,
yang berasal dari Bahasa Jawa memiliki arti
manusia.
Aksara Manungsa memiliki
makna teoritis yang mendalam. Pengungkapan
emosional yang dituangkan dalam permainan rima. Manusia yang tak
jarang menjadi persoalan penting tak menampik
adanya perselisihan, menjadi sekian alasan
atas apa itu Aksara Manungsa dicetuskan. Manusia dapat
berkomunikasi melalui tulisan, salah satunya yaitu
bentuk puisi nan puitis yang sekiranya itu merupakan
perwakilan atas apa yang dirasakan.
Adanya Aksara
Manungsa ini diharapkan mampu menjadi sebuah
simbolik akan arti penting menjadi manusia yang
penuh cinta kasih. Selain itu, buku
Antologi Puisi Aksara Manungsa bisa menjadi acuan
semangat baru untuk terus berkembang dan meningkatkan
karya sastra puisi dengan jalinan kata
yang jauh lebih bermakna.
“Sukses dan keberhasilan datang hanya
untuk mereka yang percaya diri dan siap untuk menang, kalimat tersebut
pantas ditujukan kepada guru-guru UPTD SPF SMP Negeri 13 Tegal, yang
berhasil mengembangkan potensi diri dan kreativitasnya dalam membuat
karya pada masa Pandemi COVID-19. Teruslah berkreasi dan berinovasi
untuk Majunya Pendidikan di Kota Tegal!” (M. ISMAIL FAHMI, S.IP., M.Si – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal)
“Masa
Pandemi COVID-19 dimanfaatkan guru-guru UPTD SPF SMP Negeri 13 Tegal
dengan sebuah karya. Mereka berkreasi mengasah kemampuan literasi,
mencipta sebuah buku yang sarat inspirasi. Sebagai Pengawas Pembina
sekolah ini, saya sangat mendukung dan mengapresiasi kreatisvitas ini.
Selamat, semoga akan disusul dengan karya kreatifitas berikutnya.” (AMIN AZIZ, M.Pd – Pengawas SMP Kota Tegal)
“Pendidikan
sangat penting meskipun di musim Pandemi COVID-19, hal ini tidak
menyurutkan kreatifitas guru-guru UPTD SPF SMP Negeri 13 Tegal untuk
membuat buku hasil kreasinya. Disiplin Pengajar dan Disiplin Siswa harus
bersinergi. Bravo SMP 13, Maju Bersamamu...” (SONI SONTANI, SH. – Komite SMP Negeri 13 Tegal)
Mikroorganisme ada di sekitar kita, di tanah, di air, di
udara, melekat pada tubuh kita bahkan hidup di dalam tubuh kita.
Hubungan yang harmonis dalam situasi yang saling menguntungkan atau
dalam keterkaitan yang bersifat komensal, dimana satu pihak diuntungkan,
namun pihak lain tidak dirugikan, akan menciptakan kondisi tubuh
manusia yang sehat sejahtera. Sebaliknya, jika terjadi
ketidakseimbangan, yaitu ketika mikroorganisme masuk ke dalam tubuh dan
berkembang biak dalam jumlah yang berlebihan, mengeluarkan
produk-produknya berupa enzim dan toksin yang dapat merusak jaringan
tubuh, pada saat itulah seseorang menjadi sakit.
Buku ini akan membawa kita untuk mengenal berbagai
jenis mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, yang bersifat
patogen, yaitu yang dapat menimbulkan sakit maupun yang merupakan flora
normal pada tubuh manusia. Pembahasan meliputi bentuk, struktur,
penamaan, sifat-sifat fisiologis, metabolisme, cara memperbanyak diri,
dan produk metabolit yang dihasilkannya yang dapat menyebabkan seseorang
menjadi sakit. Karena sasaran utama pembaca buku adalah mahasiswa
Jurusan Kesehatan Gigi, maka di dalamnya akan dibahas secara khusus
mengenai mikrobiologi rongga mulut.
Mempelajari mikrobiologi berarti mempelajari fenomena
berbagai mahluk Allah Swt. yang diciptakan dalam ukuran yang super
kecil, tidak dapat terlihat dengan mata biasa, tetapi di dalam kuasanya
Allah Sang Pencipta memberi kelengkapan pada mereka untuk bertahan
hidup bahkan berdampak yang besar bagi kesehatan dan kehidupan
seseorang.
Mempelajari mikrobiologi pada hakikatnya adalah bertasbih yang tiada henti, memuji kebesaran-Nya.
Kurikulum 2013 tidak menutup kemungkinan menggunakan
beberapa pendekatan pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dapat
diterapkan dalam situasi ini adalah pendekatan yang melibatkan anak
untuk melihat/mengamati, menanya, ekplorasi, asosiasi, dan
mengkomunikasikan. Pendekatan scientific model Crossword Puzzle
merupakan suatu alternatif pembelajaran yang mengakomodir situasi
tersebut, karena menghadapkan anak kepada suatu masalah, dan melalui
model Crossword Puzzle dapat melihat apakah anak-anak sudah
mampu berpikir konkret atau belum dalam mengatasi masalah.
Petunjuk-petunjuk dalam media ini dapat mengembangkan kreativitas mereka
sendiri mengugah motivasi anak untuk terus menggali apa yang mereka
cari. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan scientific model Crossword Puzzle
juga salah satu media untuk mengembangkan motivasi dan minat belajar
dalam diskusi kelompok besar maupun kecil, yang digunakan untuk
meningkatkan cara berpikir kritis dan kreatif.
Buku referensi ini diambil dari hasil penelitian yang berkaitan dengan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan penularan Corona Virus Disease (COVID-19) di
masyarakat Lombok Barat. Buku ini berisi 4 (empat) bagian pembahasan
yang di antaranya membahas mengenai Konsep Perilaku, Konsep Covid-19,
serta Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (COVID-19).

Buku ini terdiri atas 7 (tujuh) bab yang disusun
berdasarkan hasil riset dan kajian yang mendalam, baik secara teoritis,
yuridis, dan empiris. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi,
wawancara, serta penyebaran daftar isian dan kuesioner. Pokok-pokok
bahasan yang diulas dalam buku ini meliputi: (1) pendahuluan sebagai
pemantik awal untuk mengulas isu-isu yang berkaitan dengan perangkat
daerah sekaligus metode yang digunakan untuk memecahkan; (2) kebijakan
otonomi daerah di Indonesia yang ditinjau dari segi teoritis,
perkembangan pengaturan secara yuridis, dan prospek masa depan; (3)
sejarah perkembangan pengaturan perangkat daerah mulai dari era
reformasi hingga saat ini; (4) perkembangan paradigma pemerintahan dan
pengaruhnya terhadap organisasi sektor publik, apakah sudah sesuai
dengan tuntutan perubahan atau belum; (5) organisasi dan
pengorganisasian pada organisasi sektor publik yang diulas berdasarkan
konsepsi teoritis dan bagaimana menghasilkan organisasi sektor publik
yang modern; (6) alternatif pemilihan model organisasi perangkat daerah
sesuai dengan urusan pemerintahan yang dilaksanakan dan karakteristik
daerah; dan (7) Penutup.
Ekosistem mangrove merupakan salah satu jenis sumber
daya alam yang menjadi target konservasi, dari berbagai potensi sumber
daya alam yang ada. Berdasarkan hasil penelusuran literatur,
bermacam-macam karakter ekologi mangrove pada berbagai negara dan daerah
pantai di Indonesia sekarang telah banyak dikaji oleh para ahli. Namun
demikian ternyata aspek ekologi mangrove pada pulau-pulau kecil, sampai
saat ini belum banyak diungkap.
Buku ini berisi 11 (sebelas) bagian
pembahasan, yang di antaranya membahas tentang Ekosistem Mangrove,
Fungsi Ekosistem Mangrove, Distribusi dan Komposisi Mangrove, Struktur
Vegetasi Tegakan Mangrove, Zonasi Mangrove, Regenerasi Vegetasi
Mangrove, Faktor Lingkungan Vegetasi Mangrove, Karakteristik Ekosistem
Mangrove di Pulau Kaledupa Provinsi Sulawesi Tenggara, Karakteristik
Ekosistem Mangrove di Pulau Derawa Provinsi Sulawesi Tenggara,
Karakteristik Ekosistem Mangrove di Pulau Hoga Provinsi Sulawesi
Tenggara, dan Karakteristik Ekosistem Mangrove di Taman Nasional
Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara.
Buku ini dapat dijadikan salah satu buku pegangan untuk memahami materi kalkulus integral yang dilengkapi dengan penggunaan software GeoGebra. GeoGebra merupakan salah satu Software yang
bisa digunakan untuk pengajaran dan pembelajaran matematika yang
menawarkan berbagai bidang seperti geometri, aljabar, dan kalkulus
dimana semua terhubung dalam suatu perangkat lunak dan mudah untuk
digunakan. Software ini dapat diunduh secara gratis melalui www.geogebra.org.
Buku
ini terdiri atas 6 bab yaitu mengenal GeoGebra, integral tak tentu,
integral tentu, teknik integral, penggunaan integral, bentuk tak tentu,
dan integral tak wajar. Contoh soal yang diberikan dalam buku ini
diselesaikan secara manual dan menggunakan bantuan software GeoGebra sehingga diharapkan dengan adanya buku ini, pembaca dapat lebih mudah mempelajari materi kalkulus integral.

Geliat Technopreneurship (Kewirausahaan
berbasis Teknologi): Buku Ajar Penuntun Perkuliahan Kewirausahaan ini
merupakan buku yang sederhana di mana membahas bisnis technopreneurship dengan
pendekatan praktis. Buku ini dilengkapi dengan teori mendasar, contoh
bisnis yang bisa diterapkan dan berbagai kegiatan bisnis online dan e-commerce
yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini dimaksudkan
untuk melengkapi kebutuhan literatur kewirausahaan berbasis teknologi (technopreneurship).
Setiap bab di dalam buku ini disertai dengan contoh kasus dan contoh
nyata di kehidupan sehari-hari sehingga bisa diimplementasikan dengan
mudah oleh para calon pelaku bisnis khususnya bisnis online.
Seluruh contoh bisnis di dalam buku ini dilengkapi dengan contoh
teknologi yang dapat digunakan untuk menunjang keberhasilan bisnis yang
yang akan dilaksanakan khususnya bisnis dengan bantuan teknologi.
Seluruh contoh bisnis berbasis teknologi juga dilengkapi dengan
penjelasan secara mendalam tentang bagaimana proses, cara melakukan
bisnis, dan bagaimana teknik yang bisa diterapkan untuk membuat bisnis
tersebut berhasil sesuai apa yang diharapkan. Seluruh teori dan sudut
pandang bisnis berbasis teknologi di dalam buku ini sudah mengacu kepada
teknologi bisnis terbaru.
Pembahasan di dalam buku ini dilakukan
secara sistematis, aplikatif, dan berdasarkan sudut pandang bisnis
berbasis teknologi terkini. Sehingga buku ini diharapkan mampu membantu
para mahasiswa, praktisi bisnis, dan seluruh masyarakat pada umumnya
yang berkepentingan terhadap dunia bisnis online, dan bisnis technopreneurship. Buku Geliat Technopreneurship ini merupakan bagian dari luaran pengembangan bahan ajar berupa buku ajar melalui Hibah Pengabdian Masyarakat Skim Program Kemitraan Masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Materi yang dibahas dalam buku ini meliputi:
Bab 1 Trend Kewirausahaan berbasis Teknologi (Technopreneurship)
Bab 2 UMKM di Bidang Kue dan Makanan Ringan berbasis Online
Bab 3 Strategi dan Teknik Pemasaran untuk UMKM berbasis Online
Bab 4 Manajemen Usaha Technopreneur
Bab 5 Strategi Pemasaran dan Penggunaan Media Pemasaran untuk Technopreneur
Bab 6 Contoh Wirausaha Penjualan Makanan Ringan dengan Memanfaatkan Media Promosi Online

Pro dan kontra pelaksanaan calistung pada usia prasekolah (5-6 tahun) masih menjadi persoalan hangat. Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan peraturan bahwa praktik calistung tidak diperbolehkan dilakukan di sekolah, tetapi kenyataannya, banyak orangtua yang menuntut anak mereka bisa calistung agar mudah ketika memasuki jenjang sekolah dasar. Bagaimana solusinya? Antara pihak sekolah dan orangtua harus ada kerja sama agar tahapan perkembangan anak mereka dapat berkembang secara optimal. Khusus keaksaraan awal, merupakan modal bagi anak agar anak siap memasuki tahapan belajar selanjutnya. Dalam buku ini, penjelasan mengenai kedilemaan memberikan calistung kepada anak usia prasekolah dibahas secara jelas dan rinci dengan tambahan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Buku ini juga mengupas secara detail bagaimana calistung dapat diberikan dengan tidak memaksa dan menekan anak. Secara teori, terdapat penjelasan mengenai tahapan membaca dan berhitung permulaan untuk anak usia dini. Secara praktik, terdapat berbagai macam metode yang dapat diterapkan untuk anak usia dini dalam mengembangkan keaksaraan awal anak usia dini, dalam ruang lingkung membaca, menulis dan menghitung permulaan.
Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan global yang disebabkan oleh parasit Plasmodium sp.
lewat gigitan nyamuk Anopheles betina. Pada tahun 2019, sekitar 229
juta orang di seluruh dunia terinfeksi malaria dan 409.000 orang
meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
Setidaknya terdapat lima jenis Plasmodium penyebab malaria pada, yaitu P. falciparum, P. vivax, P. ovale, P. malariae, dan P. knowlesi.
Masing-masing spesies memiliki distribusi geografis, karakteristik
klinis, tren resistensinya terhadap obat, dan gambaran epidemiologi yang
berbeda-beda.
Masalah terbesar terapi dengan obat antimalaria
adalah terjadinya resistensi, sehingga riset mengenai penemuan obat baru
sangat diperlukan. Selain obat antimalaria, pengembangan vaksin
antimalaria terus dilakukan, walaupun hingga saat ini belum menghasilkan
vaksin yang optimal memproteksi terhadap infeksi Plasmodium.
Berbagai
aspek penting mengenai penyakit malaria maupun permasalahan serta
tantangan dalam upaya mengatasinya mendorong penelitian tentang malaria
terus dikembangkan oleh para peneliti. Buku ini memberikan overview
mengenai penyakit malaria dan permasalahan yang dihadapi dalam
eliminasi malaria. Selain itu, buku ini juga menyajikan metode-metode
penting dalam penelitian eksperimental malaria secara in vivo maupun in
vitro. Buku ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para
peneliti, tenaga kesehatan, dan mahasiswa tentang metode eksperimen
dalam melakukan riset malaria di Indonesia.
Buku ini adalah literatur alternatif yang menyuguhkan
fenomena korupsi dari sudut pandang ilmiah, dengan uraian definisi,
teori, dan pendapat pakar dari berbagai latar disiplin keilmuan. Juga
menyuguhkan rangkaian penelitian tentang tindak korupsi di Asia, Afrika,
Eropa, Australia, dan Amerika. Praktik-praktik Korupsi, Kolusi, dan
Nepotisme (KKN), yang terjadi pada bukan saja di Indonesia, melainkan
negara-negara lain, dipaparkan sebagai fenomena yang bisa menjadi jalan
memahami bagaimana korupsi sekarang terjadi, dan menjadi problem
sektoral, regional, nasional, hingga internasional. Diharapkan menjadi
bahan bacaan pada pengajaran Mata Kuliah (MK) Pendidikan Anti Korupsi
(PAK), di Perguruan Tinggi (PT), uraian dalam BAB I, hingga BAB IX
dengan mengutip pemberitaan media nasional, sebagai contoh bahasan.
Hei kamu... Sudahkah kau temukan yang baru? Sudahkah kau
temukan penggantiku? Betapa mirisnya aku yang sampai detik ini masih
menunggumu. Sedangkan aku tahu bahwa kamu sudah jelas-jelas tak
menginginkanku. Rasamu untukku telah hilang terbawa belantara angin yang
terhembus. Kasihmu untukku telah musnah tergantikan dengan hal baru
yang lebih membuatmu merasa senang. Tahukah kamu? Aku masih
menginginkanmu, aku masih menunggumu, aku masih mengharapkanmu, dan aku
masih merindukanmu. Aku harus bagaimana? Haruskah aku bertahan, ataukah
aku harus mulai pergi meninggalkan?
Aku hanya terus berjalan. Bertahan
dengan kesendirian. Hingga pada akhirnya aku tahu bahwa menunggu
terlalu lama itu memang melelahkan. Tapi berhenti berjalan dan
meninggalkan semua kenangan itu jauh lebih menyakitkan.
Buku
Ini merupakan potret diri dalam menjawab tantangan-tantangan yang
diberikan kepada penulis. Tantangan tersebut merupakan kata-kata pilihan
yang harus hadir dalam tiap rangkai puisi yang dibuat. Ini adalah
perwujudan kata tak pernah berakhir sampai kehabisan kata-kata karena
tidak berusaha merangkai kata.
Konsep sustainable development membahas tiga
dimensi penting yang saling berkaitan satu sama lain yang juga disamakan
dengan istilah tiga pilar, tiga dimensi, dan tiga komponen yang
semuanya mengacu pada lingkungan, sosial, dan ekonomi yang biasanya juga disebut dengan konsep triple bottom line yang berhubungan dengan profit, planet, dan manusia (profit, planet, & people).
Ketiga komponen ini harus berjalan secara seimbang karena saling
mempengaruhi dan menunjang. UNESCO mengemukakan bahwa konsep ini dapat
dibelajarkan dalam proses pembelajaran dengan beberapa strategi dan
model pembelajaran.
Manitoba Education and Training (MET)
memaparkan capaian peserta didik jika terbekali dengan pengetahuan,
keterampilan, nilai dan kecakapan tentang kehidupan berbasis
berkelanjutan, meliputi: Komitmen untuk konsisten menjalankan pola hidup
dengan prinsip berkelanjutan; Memiliki tanggung jawab untuk masa depan
bumi yang lebih baik dan berupaya menjalankan kualitas hidup yang baik
untuk tujuan itu; Berpikir kritis tentang isu global namun tetap
bertindak dengan melibatkan kearifan lokal; Mendukung upaya untuk
menstabilkan ekonomi tanpa merusak lingkungan dan menganjurkan
pemerintah untuk ikut serta dalam upaya tersebut; dan Memahami
konsekuensi yang harus dihadapi jika tidak peduli akan keberlanjutan
hidup di masa mendatang dengan keadaan bumi yang baik namun tetap
sebanding dengan pengembangan yang lebih baik pula. Jika siswa telah
memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai tentang konsep
berkelanjutan, maka siswa tersebut memiliki literasi berkelanjutan (sustainability literacy).
Buku ini memberi gambaran yang baik tentang cara implementasi dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada konsep konsep sustainable development sehingga dapat berkontribusi untuk pemenuhan tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals).
Keberadaanku di negeri kimchi memang belum terlalu lama,
namun cukup banyak pengalaman dan pembelajaran yang ingin kubagikan.
Bagaimana aku mengawali dan menjalani kehidupan di lingkungan masyarakat
yang berbeda dari banyak sisi, serta suka duka selama berjuang belajar
di kelas bahasa Korea. Dengan risiko jika kemampuan bahasa Korea tidak
sesuai target, maka aku harus kembali pulang ke Indonesia dan batalnya
status beasiswa. Tak terasa, empat musim pun telah berlalu dengan banyak
cerita.
Tentunya sebelum sampai di Korea Selatan ini,
berbagai usaha yang panjang telah kulalui hingga akhirnya beasiswa S3
“Global Korea Scholarship” ini bisa didapatkan. Dengan banyaknya
keterbatasan yang ada, terutama kemampuan dalam berbahasa asing. Maka
keyakinan adalah modal utamaku dalam meraih mimpi studi di luar negeri.
Keberadaanku di sini Insya Allah masih cukup lama. Masih banyak harapan
yang ingin kukejar. Semoga menjadi bekal yang berharga saat nanti
kembali pulang ke Indonesia.