Senin, 02 Agustus 2021

TETAP KREATIF DAN INOVATIF DI TENGAH PANDEMI COVID-19


 

Pandemi Covid-19 telah memukul seluruh aspek kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 12 tahun 2020 menetapkan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional. Yang mana untuk mencegah penularan semakin meluas, kegiatan yang berpotensi mempertemukan banyak orang saat ini dibatasi. Adanya pembatasan aktivitas ini, tentu berpengaruh pada perubahan perilaku dan aktivitas masyarakat sehingga menuntut masyarakat untuk tetap kreatif dan inovatif untuk dapat bertahan hidup.

Lahirnya buku Tetap Kreatif dan Inovatif di Tengah Pandemi Covid-19 (Jilid 4) ini merupakan salah satu wujud kreatifitas dan inovasi yang telah dilakukan oleh masyarakat selama menghadapi masa-masa berat sejak awal Pandemi Covid-19 sampai saat ini. Keseluruhan ide dan gagasan yang ada dalam buku ini adalah karya yang ditulis oleh berbagai kalangan masyarakat yang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pembaca untuk tetap kreatif dan inovatif di tengah pandemi Covid-19. Selamat membaca!


Minggu, 01 Agustus 2021

BUKU AJAR KONSEP KEBIDANAN


Pelayanan kebidanan merupakan bagian integral dari pelayanan yang diberikan oleh bidan sesuai dengan kewenangannya yang diberikan dengan maksud meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka tercapainya keluarga berkualitas, bahagia, dan sejahtera. Paradigma Kebidanan merupakan suatu cara pandang bidan dalam memberikan pelayanan yang terdiri dari empat komponen yaitu manusia/wanita, lingkungan perilaku, dan pelayanan kebidanan. Wanita dalam sepanjang siklus kehidupannya merupakan sasaran utama bidan, sehingga wanita harus diperlakukan sebagai makhluk bio, psiko kultural, dan spiritual yang utuh dan unik, mempunyai kebutuhan dasar yang bermacam–macam sesuai dengan tingkat perkembangannya.

 

Buku ini membahas bagian-bagian menarik dan penting seperti:

- Pengertian, Filosofi Kebidanan, Definisi Bidan, dan Ruang Lingkup Asuhan Kebidanan

- Pandangan Historical, Antropologi, dan Sosiologi terhadap Profesi Bidan

- Leadership dan advokasi

- Decision Making Process in Midwifery Practice

- Perspektif Asuhan Kebidanan dan Masa Depan Profesi secara Internasional.


 

Semikonduktor Natrium Antimon Sulfat (NaSbS2) sebagai Material Penyerap Cahaya pada Quantum Dot-Sensitized Solar Cells (QDSSCs)

 

Sodium antimony sulfat (NaSbS2) merupakan salah satu dari semikonduktor yang terdiri dari tiga unsur atau sering disebut sebagai ternary metal chalcogenides; material ini pertama kali dibuat di laboratorium termodinamika kimia N.S. Institut Kimia Umum dan Anorganik Kurnakov, Akademi Ilmu Pengetahuan Uni Soviet dan telah diteliti sebagai material yang memiliki sifat optic dan elektrik yang berpotensi untuk digunakan pada alat optoelektronik seperti sel surya. 

Pada tahun 2015, Chia-Ling Chou yang meneliti tentang Ag3SbS3 menemukan secara tidak sengaja bahwa NaSbS2 memiliki efisiensi yang menjanjikan sebagai bahan penyerap cahaya pada sel surya, padahal material ini merupakan salah satu pengotor pada pembuatan Ag3SbS3. Oleh karena itu, hasil penelitian yang dijabarkan dalam buku ini adalah kelanjutan penelitian yang tidak terduga tersebut.

NaSbS2 yang dianalisis dalam buku ini disintesis melalui metode SILAR yang merupakan salah satu metode pendeposisian suatu senyawa dengan cara yang tidak memerlukan alat-alat mahal. Dan, NaSbS2 dipergunakan sebagai penyerap cahaya pada sel surya jenis quantum dots-sensitized solar cells (QD-SSCs). Oleh sebab itu, buku ini selain menyajikan paparan tentang NaSbS2 juga membahas lebih dalam tentang metode SILAR dan struktur sel surya jenis QD-SSCs.  

Buku ini diharapkan dapat memberikan suatu pengetahuan baru tentang sel surya jenis QD-SSCs yang belum banyak dikembangkan oleh peneliti di Indonesia.




Rabu, 28 Juli 2021

Cara mudah mengidentifikasi unsur-unsur teks drama melalui CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition)

 

Salah satu materi mata pelajaran bahasa Indonesia adalah mengidentifikasi unsur-unsur instrinsik teks drama. Akan tetapi, dalam kenyataannya para siswa kelas VIII SMP masih dalam taraf memahami konsep. Mereka belum terampil membaca kesastraan terutama teks drama dengan baik. Terbukti pada pembelajaran teks drama, siswa mengalami kesulitan mengidentifikasi unsur-unsur teks drama. Mereka cenderung pasif dan hasil belajar rendah. Hal ini bukan hanya disebabkan motivasi belajar siswa saja, tetapi juga guru kurang menerapkan model pembelajaran yang lebih menarik. Penulis mengadakan penelitian tindakan dengan menerapkan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition), yang ternyata menggerakkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar dan partisipasi yang positif dalam mengidentifikasi unsur-unsur teks drama yang dibacanya. Partisipasi yang dimaksud adalah memperhatikan penjelasan guru, menjawab pertanyaan, partisipasi dalam diskusi, menyelesaikan tugas individu maupun kelompok, mengerjakan penilaian post test, dan menyelesaikan tugas rumah secara tuntas. Harapan penulis, semoga buku ini menjadi bermanfaat bagi guru-guru terutama guru Bahasa Indonesia.

Psychological Capital, Psychological Empowerment, dan Employee Well-being

 

Employee well-being merupakan salah satu faktor penting yang tidak bisa lepas dalam suatu perusahaan. Karyawan mengalami tekanan dalam mencapai target perusahaan, tanpa disadari mereka mengalami hilangnya kesejahteraan karyawan (employee well-being) yang menggambarkan kualitas kehidupan karyawan dan status psikologis di tempat kerja, kesejahteraan secara keseluruhan, kepuasan kerja, dan kelelahan emosional pada diri karyawan. Faktor apa yang mempengaruhi employee well-being? Apakah employee well-being berkaitan dengan Psychological Capital dan Psychological Empowerment?

Buku ini berisi 5 (lima) bab yang di antaranya membahas tentang Employee Well-Being, Psychological Capital, Psychological Empowerment, serta Psychological Capital, Psychological Empowerment, dan Employee Well-Being.

Psychological Capital, Job Insecurity, dan Burnout

 

Ketidakberdayaan atau ketidakmampuan karyawan dalam mengendalikan dan mengatasi situasi yang pada lingkungan kerja dalam menjalankan pekerjaan dipandang sebagai job insecurity yang dirasakan oleh karyawan. Tuntutan karyawan yang tinggi dapat menimbulkan burnout akibat beban kerja yang tinggi ditambah tidak adanya Psycap dalam diri karyawan. Lalu Bagaimanakah hubungan ketiganya? 


REGULASI EMOSI WARGABINAAN DAN ANAK JALANAN


Anak jalanan tumbuh dan berkembang dengan kehidupan di jalanan dan akrab dengan ekonomi yang lemah, penganiayaan, seksual, hilangnya kasih sayang dari keluarga, sehingga memberikan beban dan mental pada anak-anak dan membuatnya berperilaku negatif seperti stres, frustasi, bahkan sampai dengan perilaku kriminalitas. Kehidupan yang rentan di jalanan ini harus dialami oleh anak-anak sehingga memengaruhi kehidupan mereka dan berdampak pada menurunnya nilai agama, nilai moral, etika dan mental tiap individunya.

Sedangkan wargabinaan, atau yang biasa disebut narapidana juga mengalami tekanan, seperti harus tinggal di rumah tahanan yang jauh dari orangtua serta orang-orang yang mereka sayangi, padahal dengan kondisi seperti ini mereka membutuhkan keluarga dan orang-orang terdekat untuk mendapatkan dukungan sosial dan psikologis. Adanya keterbatasan dalam ruang dan gerak ini, dapat mengganggu mental dan psikologis mereka, dimulai dari stres ringan sampai kepada tindakan yang membahayakan yaitu bunuh diri.

Buku ini berisi 5 (lima) bab yang di antaranya membahas mengenai Strategi Regulasi Emosi, Wargabinaan, Anak Jalanan, dan Regulasi Emosi Wargabinaan dan Anak Jalanan.


 

Selasa, 27 Juli 2021

CORE SELF-EVALUATION & REGULASI EMOSI PADA ANAK JALANAN

 

Kementerian Sosial menginformasikan bahwa setiap tahun ke tahunnya jumlah anak jalanan di Indonesia mengalami penurunan. Meski demikian, anak jalanan yang menjadi fenomena dan permasalahan sosial ini harus mendapatkan perhatian, terutama dalam hal pendidikan sesuai dengan Undang-Undang dan peraturan yang ada.

Beberapa rumah singgah yang berada di Jakarta Barat, seperti PPKS Cempaka Kamal dan RPTRA Kamal turut mengambil peran untuk mendidik dan membina anak jalanan. Mulai dari penjual koran, tukang parkir, penjual tisu, penjual rokok, hingga pengamen. Beragam kegiatan sering dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas anak jalanan dalam kehidupan sehari-harinya dan juga dalam mengelola emosinya.

Buku ini menyajikan pembahasan mengenai Strategi Regulasi Emosi, Core Self-Evaluation, dan Core Self-Evaluation & Regulasi Emosi pada Anak Jalanan.

PENGATURAN PEMBERIAN ROYALTI ATAS HAK CIPTA ARANSEMEN LAGU DI INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT

 

Penciptaan suatu karya cipta oleh seseorang bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan dalam menciptakan sebuah karya, seseorang dituntut untuk terus menuangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang dimilikinya. Kreatifitas manusia dalam menghasilkan suatu karya tidak datang begitu saja, melainkan hal tersebut akan selalu didukung dengan adanya sebuah kecerdasan intelektual dalam menguasai teknologi atau bahkan juga ilmu pengetahuan yang telah ada. Oleh karena itu, seorang pencipta berhak untuk mendapatkan sebuah apresiasi dan penghormatan atas suatu karya yang telah ia ciptakan.

Perlindungan hukum yang dimiliki oleh negara Indonesia adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Sedangkan di Amerika Serikat mengatur mengenai perlindungan hak cipta di dalam The Copyright Act of 1976.

Hambatan-hambatan yang terjadi dalam pemberian royalti kepada pencipta atau pemegang hak cipta di Indonesia dapat terbilang masih tinggi. Hal ini didasarkan pada faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hambatan-hambatan tersebut, seperti pada faktor Hukum, Ekonomi, Kebudayaan, dan Sosiologis. Sedangkan di Amerika Serikat hambatan yang terjadi terletak pada faktor hukum dan adanya paham liberalisme yang memunculkan istilah Copyleft dan Anti-Copyright.

HAK PENGUNGSI DALAM HUKUM INTERNASIONAL

Persoalan mengenai pengungsi maupun pencari suaka merupakan isu klasik dalam hukum internasional. Para pengungsi dan pencari suaka, mereka terlantar dan butuh perhatian. Keadaan para pengungsi dan pencari suaka di Indonesia erat kaitannya dengan hak-hak asasi manusia yang melekat pada mereka. Perlindungan hak-hak mereka yang berdasarkan konvensi-konvensi hak asasi manusia harus dilindungi apalagi banyak di antara pengungsi merupakan anak-anak yang rentan terpengaruh hal buruk atas kondisi memprihatinkan mereka di negara “sementara” sebelum ke negara tujuan.


 

Jumat, 23 Juli 2021

TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)


 

Technology Acceptance Model (TAM) merupakan salah satu teori tentang penggunaan sistem teknologi informasi yang dianggap sangat berpengaruh dan umumnya digunakan untuk menjelaskan penerimaan individual terhadap penggunaan sistem teknologi informasi.

Buku ini berisi 5 (lima) bab yang di antaranya membahas mengenai User Experience, Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Model Penerimaan Pengguna, serta Analisis User Experience pada Penerimaan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIMLITABMAS) dengan Technology Acceptance Model (TAM).

PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR PERMUKAAN BERKELANJUTAN DI PERKOTAAN: Studi Kasus Kota Bogor

 

Buku ini merupakan salah satu output dari kegiatan penelitian: Strategi Mitigasi Penurunan Tanah dan Rob Banjir di Pesisir Utara Jawa. Di mana pengelolaan sumber daya air yang terencana dan berkelanjutan di wilayah hulu dan hilir menjadi kunci penyelesaian problema yang ada. Isi buku ini merupakan rangkaian penelitian dari Dr. Muhammad Ramdhan selaku kontributor utama dalam pelaksanaan tugas belajar di IPB tahun 2016-2019. Penulis utama bekerja sama dengan para dosen dan civitas akademika IPB sehingga berkesempatan untuk bekerja sama dengan Australia-Indonesia Centre dalam meneliti kota Bogor sebagai kota ramah air.

Buku ini berjudul Pengelolaan Sumber Daya Air Permukaan Berkelanjutan di Perkotaan (Studi Kasus: Kota Bogor). Dengan harapan dapat menjadi bahan pertimbangan para pemangku kepentingan di kota-kota besar di seluruh Indonesia dalam mengelola kebutuhan air bersih warga kotanya.

Limbah Padat Industri Agar-agar: Kajian Karakteristik beserta Bakteri Pendegradasinya

 

Pemanfaatan rumput laut sebagai bahan baku pada industri makanan dan obat-obatan mengalami peningkatan. Namun demikian, pengelolaan limbah produksi pengolahan rumput laut sendiri belum menjadi pusat perhatian. Berbeda dengan produksi agar-agar pada skala UKM, produksi agar-agar pada skala industri pada prosesnya menggunakan celite sebagai filter aid. Celite biasa digunakan sebagai penyaring (media filtrasi) karena memiliki porositas yang tinggi berupa lubang-lubang kecil yang banyak. Celite merupakan mineral yang memiliki komposisi serupa dengan tanah diatom tersusun atas silika dan alumina. Limbah produksi agar-agar pada skala industri masih banyak bercampur dengan celite, dan sampai saat ini hanya berakhir menjadi sampah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Buku ini berisi dari 12 (dua belas) bab yang di antaranya membahas mengenai Rumput Laut, Agar-agar dari Gracilaria Verrucosa, Selulosa, Selulosa Rumput Laut, Mikroorganisme Penghasil Enzim Pendegradasi Selulosa, Sistem Regulasi Selulase, Bakteri Selulolitik dari Laut, Hidrolisis Selulosa Rumput Laut, Pemurnian Enzim Selulase, Pengujian Aktivitas Selulase, dan Potensi Bakteri Penghasil Selulase sebagai Pendegradasi Limbah Padat Industri Agar-agar.

Butiran tasbih penghuni surga

 

Penulis antologi puisi yang berjudul Butiran Tasbih Penghuni Surga adalah Guru di SDN Ngloro Saptosari Gunungkidul.

Kamis, 22 Juli 2021

JOB CRAFTING DI ERA NEW NORMAL

 Kondisi kerja di era new normal dengan perubahan lingkungan kerja yang sangat drastis, menuntut para pekerja untuk beradaptasi pada situasi kerja yang baru dengan peningkatan beban kerja yang mereka rasakan. Perilaku Job Crafting dapat dijadikan sebagai salah satu cara yang bisa dilakukan pekerja dalam menghadapi tantangan tersebut.

Buku yang berjudul “Job Crafting di Era New Normal” ini berisi dari 6 (enam) yang di antaranya membahas mengenai Job Crafting, Psychological Empowerment, Karir Kompetensi, New Normal, dan Job Crafting di Era New Normal.


 

HUKUM SIBER: Perbandingan Indonesia dan Malaysia

 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang komputer kini melanda hampir seluruh belahan dunia baik di negara maju maupun negara berkembang, yang diakibatkan oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi di dunia. Atas dasar tersebut, seiring dengan pesatnya perkembangan di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang telah merubah paradigma dengan hadirnya cyber space yang merupakan imbas dari jaringan komputer global termasuk di dalam jaringan internet. Perkembangan teknologi di bidang informatika ini memunculkan suatu kejahatan yang sering disebut dengan kejahatan siber, yang berupa internet abuse, stalking, hacking, carding, penipuan, serta kasus pencemaran nama baik. 

Buku yang berjudul Hukum Siber (Perbandingan Indonesia dan Malaysia) ini berisi 6 (enam) bab pembahasan yang di antaranya membahas mengenai Perbandingan Hukum Pidana, Kejahatan Siber, Pencemaran Nama Baik dalam Hukum Siber di Indonesia dan Malaysia, serta Perbandingan Pengaturan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik dalam Hukum Siber di Indonesia dan Malaysia.


GAYA KEPEMIMPINAN & KINERJA ORGANISASI


 

Organisasi merupakan suatu wadah bagi orang-orang untuk berkumpul dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam organisasi tentunya perlu adanya hierarki pimpinan dan bawahan. Gaya kepemimpinan merupakan perilaku pemimpin yang digunakan seseorang ketika ingin memengaruhi orang lain. Bermacam-macam gaya kepemimpinan dapat digunakan oleh seorang pemimpin untuk memengaruhi dan memotivasi bawahannya, sehingga dapat meningkatkan kinerja bawahannya dalam melakukan pekerjaan.

Evaluasi kinerja merupakan suatu kegiatan yang dilakukan manajemen untuk menilai kinerja karyawan dalam suatu organisasi atau institusi dari berbagai bidang dengan membandingkan uraian pekerjaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Evaluasi kinerja biasanya dilakukan dalam suatu periode tertentu, yaitu satu tahun sekali. Dengan adanya evaluasi kinerja maka dapat diketahui keberhasilan atau kegagalan seorang karyawan dalam melaksanakan tugas pokoknya. Menilai kinerja berarti membandingkan kinerja aktual bawahan dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Jika dikerjakan dengan benar, hal ini akan memberikan manfaat yang penting bagi karyawan, atasan, serta departemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan perusahaan.

Selanjutnya, kinerja merupakan hasil dari serangkaian proses kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu organisasi. Bagi suatu organisasi, kinerja merupakan hasil dari kegiatan kerja sama di antara anggota atau komponen organisasi dalam rangka mewujudkan tujuan organisasi. Sederhananya, kinerja merupakan produk dari kegiatan administrasi, yaitu kegiatan kerja sama untuk mencapai tujuan yang pengelolaannya biasa disebut sebagai manajemen.  

Buku ini membahas konsep kepemimpinan, macam-macam gaya kepemimpinan, kelebihan dan kekurangan dari gaya kepemimpinan, dan strategi yang harus diterapkan. Selain membahas gaya kepemimpinan, buku ini juga membahas tentang evaluasi kinerja organisasi mulai dari konsep, jenis-jenis evaluasi kinerja, teknik penyusunan instrumen evaluasi kinerja karyawan, serta strategi penerapan dan pengolahan hasil dari evaluasi kinerja. Seyogyanya pimpinan tingkat tertinggi, pimpinan tingkat menengah, dan pimpinan tingkat pelaksana dari suatu institusi atau organisasi baik pemerintah maupun swasta menjadikan buku ini sebagai referensi dalam menjalankan perannya sebagai pimpinan.




Kamis, 15 Juli 2021

TUBERKULOSIS: Pemetaan Sebaran Kasus melalui Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis

 

Data spasial merupakan salah satu output dari pemanfaatan sistem informasi geografis (SIG). SIG mampu menampilkan data dan informasi yang beratribut geografis, Selain itu, SIG dapat dimanfaatkan untuk menganalisis objek dan fenomena dalam suatu lokasi geografis tertentu. Dalam bidang kesehatan, SIG dimanfaatkan untuk menghasilkan data spasial yang dapat menggambarkan distribusi atau pola penyebaran suatu penyakit.

Isi dari buku monograf ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan di Wilayah Kota Manado pada tahun 2019. Pada buku ini disajikan data spasial terkait sebaran kasus tuberkulosis (TB) di Wilayah Kota Manado. Dalam buku ini juga disajikan data sebaran kasus TB dalam bentuk peta overlay, peta buffer, serta peta cluster.

TEPUNG BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DAN OLAHRAGA RENANG: Dampaknya terhadap Penanda Inflamasi, Stres Oksidatif, dan Kebugaran dengan Obesitas

 

Obesitas pada anak dan remaja menjadi perhatian utama, bukan hanya karena masalah sosial dalam jangka pendek saja, tetapi juga karena ada risiko berlanjut terus sampai dewasa dan mempengaruhi kesehatan jangka panjang. Inflamasi dan stres oksidatif adalah faktor utama dalam patogenesis penyakit kardiovaskular, kedua faktor ini berkontribusi sejak tahap awal pada anak dan remaja dan dapat berlanjut terus hingga dewasa. Konsumsi makanan sehat dan berimbang serta olahraga yang teratur adalah kunci pencegahan dan intervensi dari peningkatan risiko obesitas pada anak dan remaja. Konsumsi buah segar dan sayuran dapat melindungi dan melawan beberapa penyakit kronis yang disebabkan oleh stres oksidatif seperti gangguan penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Buah naga merah sebagai pendatang baru mengandung berbagai sumber antioksidan yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin C, karatenoid, phenolic, flavonoid, tannin, anthocyanin, asam phenol, alkaloid dan serat pangan yang berpotensi menangkap radikal bebas dan menghambat peroksidasi.

Buku ini di antaranya membahas mengenai Overweight dan Obesitas; Sistem Imun; Inflamasi, Stres Oksidatif, dan Perlemakan Hati pada Obesitas; Buah Naga Merah; Pembuatan Tepung Buah Naga Merah; Analisa Kandungan Gizi, Senyawa Bioaktif, dan Aktivitas Antioksidan, dll.

PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KURIKULUM MULTIDIMENSI UNTUK KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI


Buku yang berjudul “Pengembangan Model Evaluasi Kurikulum Multidimensi untuk Kurikulum Berbasis Kompetensi” ini menyajikan pengembangan suatu model evaluasi kurikulum multidimensi yang komprehensif yang sesuai untuk KBK, sesuai dengan sistem pendidikan Politeknik, dan dapat digunakan di Politeknik. Model Evaluasi Kurikulum Multidimensi (EKM) ini dikembangkan dari model CIPP menjadi 6 dimensi evaluasi dalam satu siklus evaluasi yang bertujuan untuk menyediakan informasi sebagai alternatif penentuan keputusan untuk perbaikan kurikulum. Penerapannya dimulai dari dimensi evaluasi: konteks dan kebutuhan, desain, implementasi, hasil, dampak, sampai evaluasi terhadap evaluasi kurikulum. Untuk mengimplementasikan EKM, aplikasi komputer juga dikembangkan dan diuji sesuai model EKM.

OPTIMISASI ECONOMIC DISPATCH MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI

 

Permasalahan dalam Economic Dispatch (ED) adalah untuk menentukan kombinasi pembangkitan yang optimal antara unit-unit pembangkit yang beroperasi dengan tujuan meminimalkan total biaya bahan bakar dan dapat memenuhi permintaan beban serta batas-batas teknis dan operasional. ­

Sudah banyak metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ED, semua metode yang digunakan bertujuan untuk meminimalkan biaya bahan bakar dengan­ tetap memperhatikan batas-batas­ ­teknis seperti kapasitas pembangkitan maksimum dan minimum dari masing-masing unit pembangkit dan besar beban yang harus disuplai. Salah satu metode untuk menyelesaikan masalah ED adalah Metode Taguchi yang akan digunakan dalam kajian buku ini. Metode Taguchi adalah metode yang sudah sangat banyak digunakan dalam industri dan terbukti dapat menurunkan biaya dan meningkatkan kualitas produksi. Metode Taguchi menggunakan orthogonal arrays untuk pendekatan fungsi biaya.

Dalam­ Orthogonal ­­­­­Arrays ­ditentukan faktor-faktor yang paling berpengaruh pada biaya bahan bakar, setelah itu dipilih dua level atau lebih dari masing-masing faktor yang akan dipakai untuk menentukan biaya bahan bakar. Setiap level dari masing-masing faktor tersebut dikombinasikan untuk memperoleh fungsi biaya yang paling optimum dan akan digunakan sebagai fungsi dari pembangkitan untuk menentukan pembebanan optimal dan ekonomis dari pembangkit.

REGIONAL ECONOMIC

 

Regional economics is a part of economics, which specifically discusses limitations of the economic area of a country by considering the conditions and natural resources and human resources available in each economic area. Regional economics does not discuss individual activities, but rather analyzes a region as a whole by considering the various potentials that can be developed to accelerate the economic growth of the region concerned.

Due to the specialization possessed by the regional economy, this science has developed into a new specialization field that stands as well as other branches of economics such as econometrics, population economics, operational research, and others. As with other sciences, regional economics appears as a criticism and at the same time provides a new dimension to economic analysis in order to complement and develop traditional economic thinking so that it can solve socio-economic problems that always changes throughout the ages.

This book is geared towards two groups of readers such as academics and practitioners. Each material is formulated using ordinary sentences in order to easily explain the contents and uses of science. Thus academics and practitioners are expected to be able to capture the meaning of Regional Economics presented in the book. This book can provide benefits to the public, especially related regional officials who are able to assist in carrying out more targeted tasks.

SISTEM INFORMASI KLINIK GIGI UNTUK EVALUASI PELAYANAN KESEHATAN GIGI

 

Buku dengan berjudul “Sistem Informasi Klinik Gigi untuk Evaluasi Pelayanan Kesehatan Gigi” yang ada di tangan pembaca ini berisi dua belas bab pembahasan yang di antaranya membahas mengenai Klinik Gigi, Pencatatan dan Pelaporan Kesehatan Gigi dan Mulut, Evaluasi Program Kesehatan, Sistem Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Pengembangan Sistem dengan Metode FAST, Pemodelan Sistem, Perancangan Basis Data, Normalisasi, Perancangan Sistem, dan Sistem Informasi Klinik Gigi untuk Evaluasi Pelayanan Kesehatan Gigi.

MERANCANG SISTEM PERMESINAN KAPAL PELAYARAN RAKYAT BERBAHAN BAKAR B30

 

Buku ini berisi materi–materi yang terkait dengan perencanaan sistem permesinan kapal berikut analisa biaya yang diperlukan. Hal ini sangat diperlukan oleh mahasiswa yang ada pada Jurusan/Prodi Sistem Perkapalan untuk Mata Kuliah Mesin Penggerak Kapal, Permesinan Bantu, bahkan bisa dipakai untuk dasar pengetahuan pada mata kuliah Tugas Rancang. Buku semacam ini yang dipublikasikan masih belum banyak, terutama yang berbahasa Indonesia. Sehingga kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkaya khasanah pengetahuan khususnya di bidang pengetahuan sistem permesinan kapal.