Kamis, 14 April 2022

Karakterisasi Termal Material Menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC)

  • April 14, 2022
  • Penerbit NEM

 


Analisa termal merupakan istilah umum untuk mendefinisikan teknik yang menerangkan perubahan fisik yang terjadi ketika suatu zat dipanaskan atau didinginkan. Setiap teknik didefinisikan sesuai dengan jenis perubahan fisik yang dianalisis. Saat mengevaluasi karakteristik material, sangat perlu menggunakan teknik yang berbeda atau kombinasi dari beberapa teknik analisa termal tergantung pada tujuan dari pengujian tersebut. Metode yang digunakan bervariasi sesuai dengan sifat fisik yang dianalisis dengan yang paling umum digunakan adalah DSC, DTA, TGA, TMA, dan DMA.

Aplikasi utama DSC adalah hal-hal yang menyangkut dengan penentuan nilai titik lebur, fase transisi gelas, kristalisasi, reaksi kimia, riwayat termal, dan kapasitas panas spesifik dari suatu zat. Dengan mengkalibrasi bahan standar seperti Indium dan Zinc, pengukuran kuantitatif sampel yang tidak diketahui dapat dianalisis. DSC memungkinkan pengukuran transisi seperti transisi gelas, peleburan, dan kristalisasi. Selanjutnya, reaksi kimia seperti pengawetan termal, riwayat panas, kapasitas panas spesifik, dan analisis kemurnian juga dapat diukur. Dengan perkembangan bahan polimer yang sangat fungsional, kebutuhan analisis sifat termal ini meningkat secara dramatis. DTA dan DSC mendeteksi perbedaan suhu antara sampel dan referensi; namun, DSC dapat melakukan pengukuran kuantitatif jumlah panas lebih baik. Semoga buku ini bermanfaat dan pembaca senang membacanya.

Beli Buku: