Empat Malaikat Bencana
Buku ini menghadirkan
rangkaian kisah yang menggugah tentang manusia dan batas-batas
kemanusiaannya—tentang bagaimana cinta, kehilangan, rahasia, dan harapan saling
bertaut di tengah dunia yang terus berubah. Melalui berbagai tokoh dengan latar
dan konflik berbeda, pembaca diajak menyusuri perjalanan hidup yang
berlapis-lapis: dari desa terpencil yang menyimpan misteri besar, perjuangan
seorang perempuan mempertahankan keluarganya, hingga kegelisahan seorang anak
yang pulang ke rumah demi mencari ketenangan yang lama hilang.
Setiap cerita memotret
pergulatan batin yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: ketakutan akan
kehilangan, cinta yang diuji keadaan, hubungan orang tua dan anak yang tak
pernah sederhana, serta keberanian untuk membuat keputusan besar meski dunia
seakan tidak memberi ruang. Ada rahasia yang mengancam, ada luka yang sulit
disembuhkan, namun di tengah itu semua selalu tersisa harapan—meski tipis,
meski hampir padam.
Dengan alur yang
mengalir, suasana yang kuat, dan emosi yang mudah meresap, buku ini mengajak
pembaca merenungkan kembali arti pulang, arti bertahan, dan arti menjadi
manusia di tengah badai yang tak terlihat. Sebuah karya yang menyatukan drama,
misteri, dan kehangatan dalam satu perjalanan emosional yang memikat.
