Inovasi Pangan Fungsional Lokal : Snack Tuna-Kelor untuk Pencegahan Stunting
Inovasi pangan fungsional lokal
menjadi strategi penting untuk mengatasi masalah gizi kronis di Indonesia,
terutama stunting, yang prevalensinya mencapai 19,8% pada 2024. Solusinya
berfokus pada pemanfaatan sumber daya domestik. Produk unggulan yang
dikembangkan adalah Snack Tuna-Kelor. Tuna menyediakan protein hewani tinggi
dan asam lemak omega-3 (DHA/EPA) yang esensial untuk perkembangan otak, sedangkan
daun kelor (Moringa oleifera) kaya akan zat besi, kalsium, dan
antioksidan untuk mencegah anemia dan meningkatkan imunitas.
Formulasi produk ini dalam bentuk
snack bertujuan meningkatkan asupan zat gizi mikro dan makro pada balita,
mengatasi rendahnya minat anak terhadap ikan dan kelor karena kendala
rasa/aroma, serta mendukung intervensi gizi nasional. Dengan memadukan potensi
bahan lokal melimpah dan inovasi pengolahan yang ramah anak, Snack Tuna-Kelor
berpotensi menjadi instrumen efektif dan berkelanjutan dalam percepatan
penurunan stunting.
