Akuntansi Sektor Informal
Penerapan akuntansi sering
kali hanya dibatasi pada perusahaan atau organisasi yang telah memiliki
legalitas memadai dan beroperasi dalam ruang lingkup luas dengan sistem yang baik.
Sementara itu, pembahasan akuntansi pada sektor nonformal masih sangat jarang
ditemukan. Padahal, akuntansi sejatinya merupakan proses krusial dalam
mewujudkan tujuan, baik dalam rangka menghasilkan laba maupun tujuan sosial
lainnya.
Hal ini menjadi penting
mengingat saat ini banyak masyarakat yang melakukan kegiatan usaha di sektor
informal, seperti pertanian, usaha garam, seni pertunjukan tradisional, jual
beli barang bekas (loak), hingga pengelolaan dana remitansi dari keluarga di
luar negeri. Kekuatan buku ini terletak pada pembahasan dimensi akuntansi
keuangan dan manajemen dalam rangka pengambilan keputusan investasi pada
kegiatan bisnis informal tersebut.
Bukan sekadar panduan
praktis, dalam buku ini akuntansi dihadirkan secara lebih adaptif terhadap
berbagai kegiatan ekonomi masyarakat sebagai sebuah tata nilai. Buku ini akan
memandu pembaca untuk meningkatkan kesadaran para pihak yang terlibat dalam
sektor bisnis informal agar dapat mengukur capaian kinerja usahanya secara
lebih metodologis dan terstandardisasi.
Akuntansi ditawarkan
sebagai solusi yang terukur dan aplikatif pada berbagai bidang usaha, yang
sifatnya tidak bebas nilai karena menyesuaikan dengan budaya manajerial dalam
lingkungan bisnis informal. Hal inilah yang menjadikan buku ini sebagai rujukan
bagi pengambil keputusan untuk tidak lagi mengabaikan sektor informal,
sekaligus menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk menemukan ‘ruh’
akuntansi dalam kegiatannya, terutama ketika sistem tata kelola keuangan mereka
perlu ditingkatkan menjadi lebih terstruktur.
