Senin, 05 Januari 2026

Buku Referensi Pengelolaan DAS Peusangan Berkelanjutan

  • Januari 05, 2026
  • Penerbit NEM


Buku referensi ini membahas pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan secara berkelanjutan. DAS Peusangan, yang melintasi lima kabupaten di Aceh, merupakan sumber kehidupan yang penting dengan potensi besar, seperti agrowisata kopi Gayo, wisata Danau Laut Tawar, dan sumber air untuk berbagai kebutuhan, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Penulis menyoroti bahwa DAS Peusangan saat ini dikategorikan sebagai DAS kritis prioritas I karena menghadapi berbagai tantangan biofisik, seperti perubahan penggunaan lahan, erosi, dan risiko banjir, serta masalah sosial-ekonomi dan kelembagaan yang kompleks, seperti kurangnya koordinasi antarpihak yang terlibat.

 

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, buku ini menyajikan konsep pengelolaan DAS berkelanjutan yang berfokus pada tiga pilar: Lingkungan, Pertumbuhan, dan Keadilan. Disajikan pula solusi strategis, termasuk pentingnya perencanaan terpadu dari hulu ke hilir, penguatan kelembagaan melalui Koordinasi, Integrasi, Sinergi, dan Sinkronisasi (KISS), serta penerapan sistem insentif dan imbal jasa lingkungan (seperti program RUPES) untuk memotivasi masyarakat hulu dalam melakukan konservasi. Secara keseluruhan, buku ini bertujuan menjadi panduan bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk memastikan kelestarian DAS Peusangan bagi generasi mendatang.

         

                                                                    PEMBELIAN BUKU: