Buku Referensi Pengelolaan DAS Peusangan Berkelanjutan
Buku
referensi ini membahas pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan secara
berkelanjutan. DAS Peusangan, yang melintasi lima kabupaten di Aceh, merupakan
sumber kehidupan yang penting dengan potensi besar, seperti agrowisata kopi
Gayo, wisata Danau Laut Tawar, dan sumber air untuk berbagai kebutuhan,
termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Penulis menyoroti bahwa DAS
Peusangan saat ini dikategorikan sebagai DAS kritis prioritas I karena menghadapi berbagai tantangan
biofisik, seperti perubahan penggunaan lahan, erosi, dan risiko banjir, serta
masalah sosial-ekonomi dan kelembagaan yang kompleks, seperti kurangnya
koordinasi antarpihak yang terlibat.
Untuk
mengatasi permasalahan tersebut, buku ini menyajikan konsep pengelolaan DAS
berkelanjutan yang berfokus pada tiga pilar: Lingkungan, Pertumbuhan, dan Keadilan. Disajikan pula solusi
strategis, termasuk pentingnya perencanaan terpadu dari hulu ke hilir,
penguatan kelembagaan melalui Koordinasi, Integrasi, Sinergi, dan Sinkronisasi (KISS), serta penerapan sistem insentif dan imbal jasa lingkungan
(seperti program RUPES) untuk memotivasi masyarakat hulu dalam melakukan
konservasi. Secara keseluruhan, buku ini bertujuan menjadi panduan bagi
mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk memastikan kelestarian DAS Peusangan bagi
generasi mendatang.
