Membangun Ekosistem Smart Village : Mengapa Penerimaan Masyarakat Lebih Penting daripada Kecanggihan Aplikasi?
Buku ini adalah panduan berbasis bukti yang menjawab mengapa
banyak program Smart Village gagal mencapai keberlanjutan. Selama ini,
efektivitas digital di desa sering diukur secara sempit dari canggihnya
aplikasi. Namun, melalui studi mendalam di desa-desa percontohan, buku ini
menemukan Hukum Kualitas Digital Desa yang revolusioner: Keberhasilan sejati
sebuah smart village tidak ditentukan oleh teknologi, melainkan oleh
dampaknya pada peningkatan kesejahteraan (manfaat sosial-ekonomi) dan keterlibatan
aktif masyarakat (partisipasi komunitas). Buku ini menyajikan Model Evaluasi
Terintegrasi Tiga Fase—mencakup Penerimaan, Adopsi, dan Keberlanjutan—sebagai
peta jalan praktis. Model ini membantu desa mendiagnosis akar masalah, apakah
itu di kualitas sistem atau kurangnya kesiapan sosial.
Buku ini
bermanfaat bagi siapa pun yang ingin memastikan bahwa investasi digital di desa
menghasilkan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan.
