Senin, 09 Februari 2026

Manajemen Infrastruktur Pariwisata

  • Februari 09, 2026
  • Penerbit NEM


Buku ajar Manajemen Infrastruktur Pariwisata disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran strategis infrastruktur dalam pengembangan dan tata kelola destinasi pariwisata modern. Infrastruktur tidak diposisikan semata sebagai penyediaan aset fisik, melainkan sebagai bagian integral dari sistem pelayanan publik yang menentukan kualitas pengalaman wisata, keberlanjutan destinasi, serta daya saing wilayah dalam jangka panjang. Melalui pendekatan teoretis dan aplikatif, buku ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pariwisata sangat bergantung pada kemampuan mengelola infrastruktur secara terencana, kolaboratif, dan berbasis data.

Pembahasan diawali dengan landasan konseptual dan teoretis infrastruktur pariwisata dalam perspektif ekonomi publik, governance, dan pembangunan berkelanjutan. Buku ini menguraikan bagaimana infrastruktur berfungsi sebagai instrumen kebijakan publik yang menghubungkan kepentingan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam satu kesatuan sistem destinasi. Selanjutnya, buku ini mengkaji perencanaan strategis infrastruktur pariwisata yang berorientasi jangka panjang, adaptif terhadap dinamika pasar, serta terintegrasi dengan tata ruang dan kebijakan pembangunan wilayah.

Aspek pembiayaan dan investasi menjadi fokus penting dengan pembahasan mengenai pembiayaan publik, investasi swasta, serta skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai model governance kolaboratif. Analisis biaya-manfaat diperluas dengan mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan, sehingga pembaca diajak memahami infrastruktur pariwisata dalam kerangka keberlanjutan, bukan sekadar kelayakan finansial. Buku ini juga membahas pengelolaan dan operasional infrastruktur, termasuk manajemen aset, pemeliharaan, dan koordinasi antarpemangku kepentingan dalam operasional destinasi.

Perkembangan green infrastructure, smart tourism, dan teknologi digital diuraikan sebagai pilar inovasi yang mampu meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan ketahanan destinasi. Selain itu, buku ini menekankan pentingnya manajemen risiko dan ketahanan infrastruktur dalam menghadapi perubahan iklim, bencana, dan ketidakpastian ekonomi. Pada bagian akhir, buku ini mengkaji penggunaan indikator kinerja, sistem informasi, dan evaluasi kebijakan sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based decision making) dalam tata kelola infrastruktur pariwisata.

Disertai dengan studi kasus Indonesia, latihan, tugas mahasiswa, serta keterkaitan dengan regulasi nasional, buku ajar ini dirancang untuk mendukung pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya pada bidang manajemen dan pariwisata. Buku ini diharapkan menjadi rujukan akademik dan praktis bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan infrastruktur pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

           

                                                                    PEMBELIAN BUKU: