Berdaulat di Tanah Sendiri : Seni Mengelola Pariwisata Berbasis Komunitas
Buku ini hadir sebagai kompas bagi
komunitas desa yang ingin mengambil alih kemudi masa depan mereka melalui filosofi
Community-Based Tourism (CBT). Di tengah arus globalisasi, CBT diposisikan
bukan sekadar program pariwisata, melainkan instrumen kedaulatan yang menempatkan
masyarakat sebagai subjek utama yang memiliki, mengelola, dan menentukan arah pemanfaatan
kekayaan alam serta budayanya. Dengan memadukan pandangan strategis berbasis sumber
daya (RBV), untuk menjaga keaslian identitas lokal dan pandangan berbasis pasar (MBV), dan untuk menjawab kebutuhan wisatawan secara cerdas, buku ini menawarkan harmoni
antara pelestarian nilai-nilai luhur nusantara dengan peluang ekonomi global.
Melalui pendekatan yang komprehensif,
pembaca diajak menelusuri langkah-langkah praktis dalam membangun tata kelola desa
yang tangguh—mulai dari penguatan struktur organisasi yang transparan, perlindungan
aset lahan dari dominasi eksternal, hingga strategi proaktif dalam menghadapi tantangan
perubahan iklim dan krisis global. Buku ini menegaskan bahwa kemandirian sejati
hanya dapat diraih ketika setiap rencana aksi dijalankan dengan visi yang kuat dan
kepemimpinan lokal yang inklusif. Pada akhirnya, buku ini menjadi panduan esensial
bagi para penggerak desa dan praktisi pariwisata untuk mewujudkan desa wisata yang
tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berdaulat secara ekonomi, kokoh secara
budaya, dan lestari bagi generasi mendatang.
Judul : Berdaulat di Tanah Sendiri : Seni Mengelola Pariwisata Berbasis Komunitas
Penerbit : PT Nasya Expanding Management (Penerbit NEM)
ISBN : Sedang Proses
Penulis : Prof. Dr. Diena M. Lemy, A.Par., M.M., CHE.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : x + 138 halaman
Harga : Rp64.900,00
PEMBELIAN BUKU:


