Manajemen stress adalah kemampuan penggunaan sumber daya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan (respon). Tujuan dari manajemen stress itu baik. Di lingkungan kerja, stress mudah sekali dilihat dari ekspresi rekan-rekan Anda atau bawahan Anda jikalau ada pekerjaan yang menumpuk. Stress yang tidak segera ditangani dalam lingkungan kerja bisa menyebabkan kinerja karyawan menurun sehingga pekerjaan bisa saja tidak terselesaikan dengan baik.
Dalam perusahaan dikenal istilah manajemen stress atau stress management sebagai upaya untuk menangani stress atau tekanan di lingkungan kerja. Pengertian manajemen stress dalam dunia kerja adalah kemampuan untuk menggunakan sumber daya perusahaan secara lebih efektif agar tidak terjadi gangguan atau tekanan pikiran akibat penumpukan pekerjaan.
Instrumen sangat penting dalam penelitian, karena penelitian pada dasarnya bekerja atas data, data tersebut perlu dikumpulkan terlebih dahulu. Cara yang digunakan atau alat untuk mengumpulkan data dalam pekerjaan penelitian dikenal dengen nama instrumen penelitian. Instrumen yang dipilih harus sesuai dengan macam dan tujuan penelitian yang akan dilakukan. Suatu Instrumen penelitian yang baik harus memenuhi beberapa syarat pokok, yakni mudah, cepat, serta tepat. Pengertian tepat yang dimaksudkan di sini adalah dikaitkan hingg data tersebut terjamin keasliannya (valid) dalam arti sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan serta dapat dipercaya (reliable) dan dapat juga diartikan apabila instrumen tersebut dipergunakan berulang-ulang, hasil yang diperoleh pun sama dan tidak keliru.
Praktik kehidupan multikultural sebenarnya sudah ada dalam masyarakat Indonesia sejak dahulu. Hal ini sebagaimana teori yang mengatakan bahwa corak Islam yang pertama kali masuk adalah Islam Sufistik yang bersifat inklusif, terbuka dan toleran terhadap masyarakat yang bebeda. Dari sinilah para Walisongo mengawinkan Islan dan budaya lokal sehingga dapat diterima secara luas oleh penduduk lokal. Ulama-ulama setelah generasi Walisongo juga mengikuti corak dakwah mereka yang inklusif dan toleran terhadap perbedaan yang ada. Nilai-nilai multikultural ditransformasukan oleh para ulama nusantara melalui karya-karyanya yang monumental. Karya kitab itu mencapai ratusan karya di berbagai bidang kajian keilmuan, khususnya tasawuf (dimensi mistik Islam) dan fiqih (dimensi hukum Islam). Dua disiplin ini kemudian menjadi dua disiplin pokok yang sangat besar pengaruhnya dalam bentuk mind set (paradigma) masyarakat secara luas.

Menjadi HR berarti menjadi cermin. Jika kita sanggup memberikan pemaknaan pada aktivitas kita, maka orang lain, karyawan dan organisasi pun akan memantulkan hal yang sama. Refreksi terhadap hal itu menjadikan organisasi menjadi lebih hidup dan menghidupi. Organisasi yang baik adalah organisasi yang growth & sustain. Organisasi yang tumbuh & berkembang hanya bisa dicapai salah satunya jika memiliki SDM yang handal. SDM yang handal tentu bisa muncul dari pengelolaan SDM yang handal. Pengelolaan SDM yang handal muncul dari sistem, strategi dan kompetensi praktisi SDM yang juga handal. Kehandalan para praktisi SDM dapat diperoleh salah satunya dari pengalaman-pengalaman yang mendewasakan. Maka tentu saja pengalaman semacam itu sayang jika hanya disimpan, dan baru akan menjadi inspirasi jika disebarkan kepada orang lain. Maka dari itu buku ini hadir sebagai refleksi dari setuap pengalaman para praktisi HR yang tertuang dalam buku "HR Story, Refleksi Perjalanan Praktisi HR". Dengan hadirnya buku ini kami berharap bisa berbagi cerita dan berharap bisa menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para praktisi lainnya. Sesuai dengan motto SDMlist yaitu "Learning, Sharing, Caring & Thanking".
Buku ini terdiri dari 35 tulisan terpilig dari para praktisi HR yang tergabung dalam komunitas SDMlist. SDMlist telah memberi warna para perkembangan kompetensi insan HRD di Indonesia melalui program-program dan forum yang dibuat semenjak awal berdirinya pada 26 Agustus 1998 hingga saat ini.

Akhlak pada era globalisasi ini mulai mengalami kerusakan. Masyarakat kita telah banyak melakukan bentuk penyimpangan ajaran Islam yang berlaku di dalam lingkungan masyarakat. Mereka tidak mempunyai pondasi akhlak yang kuat untuk menghadapi budaya barat yang dapat merusak kehidupan di masyarakat. Akhlak yang dimiliki seseorang bukan hanya berasal dari faktor keturunan, akan tetapi karena adanya proses yang cukup lama, yaitu melalui pendidikan akhlak. Pendidikan akhlak merupakan suatu proses pembinaan dan pengajaran pada manusia untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat sehingga memerlukan metode sebagai komponen untuk menghasilkan manusia yang berakhlak mulia. Metode untuk membentuk akhlak mulia adalah sebagaimana yang ditawarkan oleh Imam al-Gazali dalam ajaran tentang ilmu laduni. Ilmu laduni merupakan ilmu gaib yang tidak mudah diperoleh bagi setiap orang kecuali dengan melalukan pembersihan hati, kesungguhan dan pelatihan diri, kegaiban ilmu laduni perlu dikaji secara rasional agar tidak menimpulkan kesalahpadaman.
Pendidikan akhlak mempunyai hubungan yang erat dengan ilmu laduni. Menurut imam al-Ghazali, proses pendidikan yang dilakukan seseorang harus menggunakan metode peyucian diri baik melalui mujahadan, riyadah maupun mukasyafah. Tujuannya agar terbuka tirai penutup antara dirinya dengan Allah SWT. Kedua, ilmu laduni memiliki landasan filsafat secara ontolofis, epostimologis, dan aksiologis. Secara ontologis, ilmu laduni adalah ilmu yang membahas tentang ketuhanan. Secara epostimologis, ilmu laduni adalah ilmu yang diperoleh melalui pencerahan hati dengan metode mujahadah,riyadah dan mukasyafah. Secara aksiologis, ilmu laduni adalah ilmu yang mengarahkan seseorang untuk melakukan kebaikan agar memperoleh kebahagiaan hakiki.
Wakaf merupakan salah satu institusi Isalan yang telah ada sejak Zaman Nabi Muhammad Sallallahu 'alaihi Wasallam lagi. Ialah berfungsi sebagai salah satu sumber kekuatan ekonomi umat Islam. Amalan wakaf tidak hanya merupakan 'ibadan ritual kepada Allah Subhanahu Wata'ala tetapi ia juga merupakan instrumen ekonomi yang boleh memperkasakan umat Islam. Buku ini menjelaskan konsep dan amalan pengurusan wakaf produktif yang merupakan isu penting untuk dikaji secara khusus di Negara Brunei Darussalam. Isi buku ini meliputi isu-isu pengurusan nazir wakaf, pengurusan penghimpunan harta wakaf, pemajuan dan penagihan hasilnya di Negara Brunei Darussalam.
Buku ini memuat teori dasar dan praktek akuntasi sederhana yang disajikan secara sistematis dan tersktuktur sehingga mudah dipahami dan dipelajari mahasiswa akuntansi. Apalagi ditambah dengan pengayaan soal yang cukup beragam akan meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam menyelesaikan soal dan kasus-kasus.
Selain itu, dengan bahasa yang mudah dipahami buku ini juga cocok digunakan oleh para tenaga pembukuan pemula atau mereka yang berminat mempraktekkan akuntasi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai buku referensi dasar akuntansi, buku ini menyajikan pengertian dan pengklafikasian akuntasi, siklus akuntansi, laporan keuangan untuk perusahaan jasa/dagang termasuk neraca lajurnya.
Penelitian merupakan salah satu cara mendapatkan
pengetahuan ilmiah. Oleh sebab itu penelitian dikatakan sebagai metode
ilmiah atau cara ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan. Ilmiah artinya
memiliki sifat keilmuan atau bercirikan keilmuan. Ada tiga ciri ilmiah
yakni logis atau rasional, empiris dan sistematis. Oleh karena itu,
rasional/logis, empiris dan sistematis merupakan karakteristik dari
suatu penelitian ilmiah.
Buku yang sedang di hadapan Anda ini
merupakan salah satu buku yang harus dibaca oleh para peneliti mengingat
metodologi penelitian menjadi senjata utama untuk mendapatkan dan
menganalisis data secara valid sehingga dapat diperoleh hasil penelitian
yang akurat dan terpercaya. Tak kalah pentingnya adalah bagaimana cara
menyajikan hasil penelitian dalam bentuk karya tulis sehingga hasil
penelitian lebih bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh khalayak umum
terutama untuk penelitian-penelitian selanjutnya.
Manajemen
kesiswaan merupakan keseluruhan proses kerja sama dalam bidang kesiswaan. Bidang
kerja sama dalam manajemen kesiswaan itu adalah menyelesaikan masalah-masalah
yang berkaitan dengan siswa. Masalah-masalah yang dimaksudkan di sini adalah
berupa penyelenggaraan sensus sekolah, menyelenggarakan kegiatan penerimaan
siswa baru, membina kedisiplinan siswa, menyelenggarakan program layanan khusus
bagi siswa, dan sebagainya. Manajemen kesiswaan bertujuan untuk menata proses
kesiswaan mulai dari perekrutan, mengikuti pelajaran sampai dengan lulus sesuai
dengan tujuan institusional agar dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Buku
ini memberikan informasi dasar-dasar teori manajemen kesiswaan di sekolah.
Buku ini adalah buku pedoman para mahasiswa untuk
mengikuti perkuliahan Research dan Seminar Operasional. Kesulitan mahasiswa
mencari buku panduan antara teori dan software yang digunakan, menjadi
pemikiran dituliskannya buku ini agar mahasiswa mempelajari teori dan software
dalam satu paket, tidak sendiri-sendiri. Penulisan buku ini juga merupakan
dorongan bagi mahasiswa untuk membuat skripsi dalam masalah-masalah manajemen
operasi yang sampai dengan saat ini masih sangat jarang digunakan oleh
mahasiswa manajemen maupun akuntansi. Padahal ilmu manajemen operasi merupakan
hal yang sangat penting bagi kelangsungan operasional sebuah perusahaan. Perusahaan
tidak akan mendapatkan keuntungan jika tidak melakukan operasional. Menilik permasalahan
di atas, hadirnya buku panduan ini diharap bisa membantu para mahasiswa untuk
menjadi bahan referensi sebelum mereka membaca teks book aslinya.
Penyelesaian-penyelesaian
riset operasional yang dibahas dalam buku ini semua diulas baik secara manual
dan juga menggunakan bantuan software WinQSB antara lain meliputi:
1.
Linierprograming
2.
Linierprograming Simpleks
3.
Metode Transportasi
-
Metode Transportasi NWC
-
Metode Transportasi VAM
4.
Metode Penugasan
5.
Metode Persediaan (Inventory)
6.
Teori Permainan (Game Theory)
7.
Analisa Network
-
Metode CPM
-
Metode PERT
8.
Teori Antrean (Queue)
Buku yang sedang berada di
tangan anda saat ini adalah karya yang membahas mengenai pendikotomian ilmu
dalam dunia Islam, di mana selama berabad-abad lamanya dan bahkan sampai hari
ini umat Islam masih belum mampu “keluar” sepenuhnya dari persoalan tersebut. Jika
dilihat dari sisi sejarah, tentunya semua itu tidak lepas dari dunia
pendidikan, bahkan akibat lembaga pendidikan yang terus memisahkan antara “pendidikan
Islam” dengan “pendidikan umum”, maka sampai kapanpun persoalan pendikotomian
ilmu dalam Islam tidak akan menemukan titik temu yang sesungguhnya. Oleh sebab
itu, sudah saatnya persoalan ini diakhiri dengan membuat terobosan-terobosan
dan merubah mindset umat Islam agar tidak memisahkan antara ilmu umum dan ilmu
agama. Sebab kedua saling keterkaitan, saling membutuhkan dan bahkan kedua ilmu
tersebut merupakan “ilmu Allah” yang dituntut untuk mempelajarinya kepada
setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan dari ayunan sampai ke liang
lahad.
Pemesanan : 0853-2521-7257
(WhatsApp)
Buku ini
ditulis sebagai bagian dari Hibah Pengabdian Masyarakat yaitu Program Kemitraan
Masyarakat (PKM) dari Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi.
Kualitas produk yang baik
menjadi tujuan industri dari skala kecil sampai berskala besar. Tingkat kepuasan
pelanggan dapat diukur dari keistimewaan atau keunggulan atas suatu produk. Beternak
lebah adalah suatu kegiatan yang menyenangkan sekaligus mendatangkan keuntungan
bagi peternak lebah itu sendiri guna meningkatkan pendapatan perekonomian
keluarga. Masalah yang sering ditemui pada produk madu adalah masih tingginya
kandungan air di dalamnya, sehingga madu yang dihasilkan tidak dapat disimpan
lama karena akan menurun kualitasnya. Tujuan program pengabdian ini diharapkan
peternak lebah madu dapat menghasilkan madu yang berkualitas tinggi sedangkan
bagi mitra dapat mengemas madu dengan kualitas yang baik sesuai dengan SNI
dalam kemasan tanpa fermentasi, tahan lama dan menghasilkan diversifikasi produk
inovasi lainnya yang mampu bersaing dan meningkatkan pendapatan. Untuk mengatasi
permasalahan yang timbul tim PKM (1) Memberikan pembinan, pelatihan, diskusi,
dan partisipatif seputar cara beternak lebah dengan menghasilkan madu yang
berkualitas, (2) Memberikan bantuan berupa alat pengurang kadar air (Vacuum
Evaporator), (3) Memberikan pengetahuan manajemen keuangan manajemen
produksi, manajemen pemasaran dan akuntansi. Hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan
dapat meningkatkan motivasi mitra untuk menjalankan usahanya lebih baik, guna
meningkatkan produksi madu dan mendatangkan pendapatan untuk kesejahteraan
mitra. Pelatihan yang telah dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan mitra
untuk meningkatkan omzet penjualan setelah penggunaan alat pengurang kadar air
(Vacuum Evaporator).
Pemesanan : 0853-2521-7257
(WhatsApp)
Penggunaan
lampu sebagai penerangan pada area parkir sebagian masih mengkonsumsi energi
listrik yang relatif besar. Perlu diupayakan bagaimana menggunakan energi
sehemat mungkin dalam kondisi keterbatasan energi.
Alternatif
solusi yang telah dibuat untuk menghemat penggunaan energi listrik sebagai
kebutuhan penerangan area parkir adalah menggunakan metode sel dan menggunakan
sumber energi hibrida. Materi dalam buku ajar ini disusun berdasarkan hasil
penelitian dengan judul: “Smart City Model Penerangan Area Parkir Menggunakan
Metode Sel Lampu LED Hemat Energi Dikontrol dengan Mikrokontroler” yang berisi
bahasan singkat tentang mikroprosesor, Arduino, model sel penerangan area
parkir, interface kontrol sel penerangan, sistem kontrol arduino, instalasi
model dan hasil pengujian intensitas cahaya lampu penerangan area parkir. Selain
model pengaturan penerangan, dalam buku ini juga dilengkapi dengan sumber
energi hibrida sebagai sumber energi untuk penerangan pada area parkir.
Buku ini
diharapkan dapat menjadi wawasan kepada mahasiswa atau pembaca guna memunculkan
ide kreatif dalam membuat solusi-solusi permasalahan di lapangan. Semoga tulisan
yang disajikan dapat bermanfaat khususnya membantu dalam pembelajaran mata
kuliah mikroprosesor dan interface.
Buku yang
sedang di hadapan Anda ini merupakan buku penggugah jiwa sekaligus pembuka
fikir terhadap peran pemuda di Indonesia dari masa ke masa. Dari buku ini kita
mendapatkan banyak sekali wawasan, di
antaranya, betapa besarnya peran pemuda terhadap kemerdekaan Indonesia. Jika
kita mau membaca sejarah, yang menjadi tongak awal kita merdeka bukanlah fisik
ataupun senjata tapi karena adanya inisiatif atau kesadaran para pemuda zaman
perjuangan waktu itu. Adanya sikap revolusioner dan motivasi diri maka pemuda
saat itu bisa membawa negara kita mencapai kemerdekaan.
Pemuda
merupakan tonggak dari sebuah peradaban. Yang mana selalu menjadi harapan dalam
setiap kemajuan serta menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk
mengembangkan ide. Pemuda juga merupakan individu yang memiliki karakter
dinamis, artinya bisa memiliki karakter yang bergejolak, optimis, dan belum
mampu mengendalikan emosi yang stabil. Sebagai penggerak arah kemajuan, pemuda
perlu diberikan stimulus-stimulus positif yang bisa membangkitkan ghiroh
perjuangan baik dengan memberikan akses pendidikan maupun akses penyaluran
minat dan bakat. Jika dalam sebuah negara bertebaran para pemuda yang berilmu
dan bersemangat dalam mengamalkan ilmunya, maka tidaklah mustahil jika suatu
negara bisa maju seperti apa yang telah dicita-citakan oleh para pendiri
bangsa.
Dunia
kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak
hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft
skillnya. Dunia pendidikan pun mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian di
Harvard University Amerika Serikat ternyata kesuksesan seorang tidak ditentukan
semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi
lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Penelitian ini
mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% oleh hard skill dan
sisanya 80% oleh soft skill.
Buku ini
memberikan informasi dasar-dasar teori dan hasil penelitian di bidang
pendidikan, khususnya pendidikan berbasis soft skill pada SMA Swasta di Kota
Banda Aceh. Ditulis oleh Dr. Wahyu Khafidah, MA selaku dosen tetap pada
Universitas Serambi Mekkah Aceh.
Buku
yang disadur dari disertasi berjudul Status Hukum Anak di Luar Perkawinan dalam
Hukum Islam dan Implementasinya dalam Perkembangan Peraturan Perundang Undangan
di Indonesia (Studi tentang Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 46/PUU-VIII/2010)
ini memberikan sumbangan konsep dan pemikiran yang berupa sebuah terobosan baru
dalam menyikapi hasil putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan status hukum
anak di luar perkawinan yang masih kontroversial di tengah-tengah masyarakat. Karena
meskipun dengan terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi nomor 46/PUU-VIII/2010
ternyata perlindungan hukum terhadap anak di luar perkawinan, baik karena nikah
di bawah tangan, hasil pemerkosaan, hubungan gelap dan lain sebagainya,
terutama perlindungan mengenai hak-hak keperdataannya yang masih belum ada
kepastian.
Sebagai
bukti bahwa ini memiliki nilai inovatif adalah di dalamnya menawarkan sebuah
konsep pembaharuan hukum yang belum ada dalam peraturan perundang-undangan di
Indonesia saat ini terkait dengan hak seorang anak yang lahir di luar
perkawinan. Di samping itu, buku ini juga membuka ruang penyelesaian konflik
akademik terkait dengan putusan mahkamah konstitusi yang menjadi perdebatan di
kalangan para akademisi dan praktisi hukum. Konsep yang ditawarkan dalam buku
ini adalah: Pertama, konsep wasiat wajibah dari ayah biologisnya kepada
anak yang lahir di luar perkawinan agar supaya mereka mendapatkan bagian dari harta
yang ditinggalkan ayahnya. Kedua, konsep tazir melalui kebijakan
pemerintah kepada ayah biologisnya agar dibebani tanggung jawab terhadap
kebutuhan hidup anak yang lahir di luar perkawinan. Dengan kedua konsep di atas
menjadikan sebuah solusi hukum dalam penyelesaian hukum anak di luar
perkawinan.
Pemesanan
: 0853-2521-7257 (WhatsApp)
Buku yang disadur dari disertasi berjudul Status Hukum Anak di Luar Perkawinan dalam Hukum Islam dan Implementasinya dalam Perkembangan Peraturan Perundang Undangan di Indonesia (Studi tentang Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 46/PUU-VIII/2010) ini memberikan sumbangan konsep dan pemikiran yang berupa sebuah terobosan baru dalam menyikapi hasil putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan status hukum anak di luar perkawinan yang masih kontroversial di tengah-tengah masyarakat. Karena meskipun dengan terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi nomor 46/PUU-VIII/2010 ternyata perlindungan hukum terhadap anak di luar perkawinan, baik karena nikah di bawah tangan, hasil pemerkosaan, hubungan gelap dan lain sebagainya, terutama perlindungan mengenai hak-hak keperdataannya yang masih belum ada kepastian.
Sebagai bukti bahwa ini memiliki nilai inovatif adalah di dalamnya menawarkan sebuah konsep pembaharuan hukum yang belum ada dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia saat ini terkait dengan hak seorang anak yang lahir di luar perkawinan. Di samping itu, buku ini juga membuka ruang penyelesaian konflik akademik terkait dengan putusan mahkamah konstitusi yang menjadi perdebatan di kalangan para akademisi dan praktisi hukum. Konsep yang ditawarkan dalam buku ini adalah: Pertama, konsep wasiat wajibah dari ayah biologisnya kepada anak yang lahir di luar perkawinan agar supaya mereka mendapatkan bagian dari harta yang ditinggalkan ayahnya. Kedua, konsep tazir melalui kebijakan pemerintah kepada ayah biologisnya agar dibebani tanggung jawab terhadap kebutuhan hidup anak yang lahir di luar perkawinan. Dengan kedua konsep di atas menjadikan sebuah solusi hukum dalam penyelesaian hukum anak di luar perkawinan.
Beli Buku:
Buku Grip
Work Journey Sang Penjelajah ini terdiri dari empat bab, membahas tentang (1) Otomatisasi Perkantoran:
pengertian otomatisasi perkantoran, sejarah perkembangan otomatisasi
perkantoran, pengaruh teknologi informasi terhadap perkantoran; (2) Deskripsi Produk:
spesifikasi produk dan tampilan Grip Work Journey yang merupakan aplikasi kerja
di bidang perkantoran; (3) Tujuan dan Manfaat Grip
Work Journey dalam Menunjang Pekerjaan Kantor: tujuan
otomatisasi kantor dan manfaat Grip Work Journey dalam membantu pekerjaan
kantor melalui aplikasi kerja berbasis ICT, dan (4) Cara
Penggunaan Grip Work Journey. Buku ini sengaja ditulis secara ringkas agar para pembaca tidak bosan membacanya.
Buku Grip Work
Journey ini dapat
dimanfaatkan oleh berbagai kalangan seperti mahasiswa, dosen, sekretaris dan
administrator yang bekerja di bidang administrasi atau ketatausahaan.
“Kebenaran
akan menemukan jalannya sendiri. Begitu juga dengan kebenaran sejarah. Membaca
menjadi salah satu jalan menuju kebenaran. Membaca novel KI AGENG CEMPALUK
Ksatria Kinasih Pajang-Mataram akan memperkaya tfsir legenda Kabupaten
Pekalongan.”
Drs. H. Amat
Antono, M.Si.
(Bupati
Pekalongan Periode 2001-2006 & Periode 2011-2016)
“Ikhtiar
mendokumentasikan legenda & sejarah Pekalongan dalam sebuah novel berhasil
dilakukan penulis. Dalam novel ini ditegaskan, bahwa Ki Ageng Cempaluk &
Joko Bahu bukanlah sekedar tokoh dongeng rakyat, tetapi keduanya hadir di
panggung sejarah di tengah pertikaian politik - militer antara Mataram Islam
dengan VOC.”
Drs. H.
Farid Achwan
(Ketua DPRD
Kabupaten Pekalongan 1987-1992 dan Anggota DPR RI 1992-1997)
“Novel KI
AGENG CEMPALUK Ksatria Kinasih Pajang-Mataram ini membantu pembaca memahami
sejarah terbentuknya Kadipaten Pekalongan. Penulis mampu mengkombinasikan
antara dongeng lokal, baik legenda maupun mithos, dengan referensi sejarah
Mataram Islam dan VOC Belanda dengan penuh imajinasi.”
H. Asif
Kholbihi, SH, M.Si.
(Ketua DPRD
Kabupaten Pekalongan Periode 2004-2009 & Periode 2009-2014 & Bupati
Pekalongan 2016-2021)
“Saya
mengapresiasi terbitnya novel KI AGENG CEMPALUK Ksatria Kinasih Pajang-Mataram.
Novel ini memotret dinamika sosial-politik-budaya yang mampu memberi inspirasi
kehidupan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Ada jiwa religius & semangat
gotong royong dari tokoh-tokohnya. Spirit dan nilai budaya menjadi corak
karakter masyarakat & pemerintah. Pekalongan kini tak lepas dari sejarah
masa lalu. Novel ini sangat inspiratif.”
Dra. Hj.
Hindun, M.Hum.
(Ketua DPRD
Kabupaten Pekalongan 2014-2019)
Pemesanan :
0853-2521-7257 (WhatsApp)
Parijoto merupakan buah eksotik
asli Indonesia yang banyak tumbuh di daerah pegunungan. Daerah yang banyak
ditemukan tanaman ini adalah pegunungan Muria Kudus Jawa Tengah. Parijoto telah
dikenal oleh masyarakat setempat memiliki khasiat untuk menjadikan anak
terlahir rupawan. Buah parijoto terbukti mengandung senyawa bioaktif yang
mengandung banyak khasiat. Parijoto juga terbukti memiliki aktivitas
antioksidan, antidiabetes, antimikrobia, antikanker dan manfaat lainnya.
Parijoto dapat dijadikan berbagai olahan pangan yang enak dan lezat. Olahan
pangan tersebut disajikan beserta analisis ekonominya.
Buku ini menyajikan informasi yang
banyak dan komplit mulai dari karakteristik parijoto, kandungan, manfaat,
sampai pengolahannya menjadi pangan. Buku ini disajikan secara sederhana dan
mendalam. Harapan penulis,
buku ini akan mudah dipahami oleh pembaca dan dapat menginspirasi pembaca untuk
menungkatkan minat terhadap parijoto. Selamat membaca dan mendapatkan banyak
ide kreatif.
Pemesanan : 0853-2521-7257
(WhatsApp)
تنطلق
دراسة هذا الكتاب من مشكلة تعليم اللغة العربية في المعاهد السّلفية الناتجة عن
الاستناد إلى المناهج التقليدية التي لا تتوافق مع منظور منهج تعليم اللغة العربية
للناطقين بغيرها، من هنا كانت الموافقة بين منهج تعليم اللغة العربية في المعاهد
السّلفية بمنهج تعليم اللغة العربية للناطقين بغيرها أمرا ضروريا، إذ ليس الهدف من
الموافقة تبديل الأنظمة القديمة الموجودة وإنما الهدف ليكون طلاب المعاهد السّلفية
يتابعون برامج تعليم اللغة العربية في ضوء اتجاهاتها الصحيحة متمسكا بالقاعدة
"المحافظة على قديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح."
تتضح
من خلال هذه الدراسة أن بعض عناصر منهج تعليم اللغة العربية في المعاهد السّلفية
قد تتوافق إلى حدّ ما بعناصر منهج تعليم اللغة العربية للناطقين بغيرها، وللموافقة
بينهما يمكن وضع الحلول عند تصميم المنهج
كالتالي: أوّلا، ايجاد التوازن بين المهارات اللغوية عند صياغة الأهداف مع
العلم بأن وظيفة اللغة الأساسية هي تحقيق كفاءة الاتصال. ثانيا، أن يشتمل المحتوى
على الكفاءات اللغوية العربية الثلاثة وهي اللغوية والاتصالية والثقافية. ثالثا،
طريقة التعليم المستخدمة أن تكون مزيجة من عدة الطرائق بحيث يستلزم لمعلم اللغة أن
يختار منها ما يناسب وفقا بأهداف المنهج وبلبّ المحتوى وقدرة الطلاب وأحوال المعلم
نفسه. رابعا، استخدام وسائل التعليم الحديثة مثل المعمل اللغوي لأنه وسيلة فعالة
لتحقيق جميع أهداف تعليم اللغة. خامسا، نظام التقويم لقياس التحصيل اللغوي هي
المعرفة اللغوية النظرية والكفاءة اللغوية الاتصالية على السواء.
Pemesanan : 0853-2521-7257 (WhatsApp)