Jumat, 02 Oktober 2020

Keaksaraan Awal Anak Usia Dini


 

Pro dan kontra pelaksanaan calistung pada usia prasekolah (5-6 tahun) masih menjadi persoalan hangat. Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan peraturan bahwa praktik calistung tidak diperbolehkan dilakukan di sekolah, tetapi kenyataannya, banyak orangtua yang menuntut anak mereka bisa calistung agar mudah ketika memasuki jenjang sekolah dasar. Bagaimana solusinya? Antara pihak sekolah dan orangtua harus ada kerja sama agar tahapan perkembangan anak mereka dapat berkembang secara optimal. Khusus keaksaraan awal, merupakan modal bagi anak agar anak siap memasuki tahapan belajar selanjutnya. Dalam buku ini, penjelasan mengenai kedilemaan memberikan calistung kepada anak usia prasekolah dibahas secara jelas dan rinci dengan tambahan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Buku ini juga mengupas secara detail bagaimana calistung dapat diberikan dengan tidak memaksa dan menekan anak. Secara teori, terdapat penjelasan mengenai tahapan membaca dan berhitung permulaan untuk anak usia dini. Secara praktik, terdapat berbagai macam metode yang dapat diterapkan untuk anak usia dini dalam mengembangkan keaksaraan awal anak usia dini, dalam ruang lingkung membaca, menulis dan menghitung permulaan.

 

 

Pembelajaran Matematika Sekolah

 

Matematika merupakan cabang suatu ilmu pengetahuan. Matematika sering disebut ilmu dari segala ilmu. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang diajarkan di sekolah, baik sekolah  dasar,  sekolah  menengah,  hingga  perguruan  tinggi. Masalah yang sangat menonjol dalam pengajaran matematika adalah proses pembelajarannya. Jika proses  pembelajaran  tidak efektif, dapat menyebabkan pemahaman matematis siswa tidak maksimal. Pembelajaran yang tidak efektif ini disebabkan karena pembelajaran matematika yang dilakukan di sekolah pada umumnya menggunakan pembelajaran   ekspositori   yaitu   guru   menyampaikan   pembelajaran dengan cara berbicara, menerangkan materi, don memberi contoh soal. Sehingga guru yang aktif dalam pembelajaran dan siswanya masih pasif.
Setiap  siswa  diharapkan  memiliki  kemampuan  matematis  agar dapat mempermudah dan memperlancar proses pembelajaran. Selain itu, kemampuan matematis juga sangat dibutuhkan untuk kemajuan dan perkembangan IPTEK, mengingat kemajuan dan perkembangannya yang sangat pesat saat ini tidak lepas dari peran pendidikan sebagai salah satu tolak  ukur  berkembangnya  suatu  bangsa.  Perkembangan IPTEK juga menuntut kita supaya bisa menerapkan konsep matematika dan  mampu mengembangkan kemampuan matematika. Baik itu kemampuan matematis, komunikasi, representatif, maupun penalaran. Kemampuan matematika juga  sangat dibutuhkan dalam memecahkan berbagai masalah dalam kehidupan nyata.

Kamis, 01 Oktober 2020

ILMU TASAWUF: Penguatan Mental-Spiritual dan Akhlaq

 


Masalah terbesar yang dihadapi semua manusia dalam menjalani kehidupan ini adalah mengenal Tuhan melalui ilmu dan amal. Pengenalan tersebut akan melahirkan kemampuan manusia merespon segala realitas kehidupan dalam segala keadaan secara bijak, santun, cerdas, dan jauh dari ketegangan, stres, depresi bahkan konflik. Hanya dengan bersandar pada Allahlah sikap tersebut akan terwujud, dan Tasawuf mengantarkan ke arah yang dimaksud. Sebagai The Heart of Islam, Tasawuf menguraikan beberapa hal penting yang merupakan landasan bagi terbentuknya sikap bijak dan cerdas dalam menghadapi berbagai problematika kehidupan yang terus berkembang dan berubah. Untuk kepentingan itulah buku Ilmu Tasawuf penguatan Mental-Spiritual dan Akhlaq ini dihadirkan ke hadapan pembaca.

Tema-tema sentral yang dibahas dalam buku ini merupakan pilihan penulis yang didasarkan atas beberapa pertimbangan; Pertama, berdasarkan pengalaman penulis mengajar Ilmu Tasawuf dalam lima tahun terakhir, dan juga bertahun-tahun mengisi berbagai forum pengajian di beberapa kelompok masyarakat. Materi pokok dan dasar tentang tema-tema tasawuf ini sangat dibutuhkan dan diminati. Kedua, masyarakat pada umumnya lebih banyak membutuhkan pembahasan tema-tema keislaman yang bersifat praktis-amaliah dan tidak terlalu dibawa kepada perbedaan pendapat dan pembahasan yang terlalu rumit. 

Atas dasar pertimbangan di atas, maka tema-tema dalam buku ini penulis rangkai dari beberapa sumber, baik buku-buku Tasawuf praktis, kitab-kitab referensi utama dengan landasan al-Qur’an dan al-Hadits, maupun beberapa hasil makalah terpilih dari teman-teman pengkaji Tasawuf di berbagai forum. Dengan didahului oleh pengantar tentang hal–ihwal Ilmu Tasawuf, dan deskripsi sederhana dari tema-tema pokok kajian ini, diharapkan buku ini dapat memberikan pemahaman kepada berbagai lapisan masyarakat, baik akademik maupun praktisi secara mudah dan efektif. Yang lebih penting lagi adalah dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuknya kultur yang bermartabat, berbudi luhur dan berakhlaqul karimah di segala keadaan.

 

POTRET DISKRIMINASI PENDIDIKAN: Gerakan Sosial Baru dan Perlawanan Agama Lokal “Agama Djawa Soenda”

 

Diskriminasi terhadap komunitas penghayat, seperti kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan, pendidikan dan kependudukan masih terus berlangsung, meskipun gugatan yang dilakukan oleh Aliansi Komunitas Penghayat dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Tuduhan sesat, kafir, bid’ah dan seterusnya, bahkan tidak jarang sampai pada persekusi kerap dialami oleh para pemeluk kepercayaan lokal. Hal ini sebagaimana yang dialami oleh Komunitas Agama Djawa Soenda (ADS), yang terletak di Cigugur Kuningan Jawa Barat. Berbagai konflik, bahkan penganiayaan dan persekusi tersebut seringkali terjadi ketika berhadapan dengan Islam radikal dan para pengikut DI-TII Kartosuwiryo.

Buku yang ada di hadapan pembaca ini, membahas mengenai bentuk diskriminasi pendidikan yang diterima oleh Agama Djawa Soenda sebelum dan sesudah putusan MK No. 97 tahun 2016, kemampuan bertahan hidup dan gerakan sosial baru Agama Djawa Soenda, serta upaya Agama Djawa Soenda untuk melawan diskriminasi pendidikan.

Rabu, 30 September 2020

GENERASI HEBAT GENERASI MATEMATIKA

 

Pembelajaran Matematika pada satuan pendidikan, sejak pendidikan hingga pendidikan menengah selalu menarik menjadi bahan kajian dan penelitian, karena kompleksitas pemahaman yang dialami oleh peserta didik dari masa ke masa. Sebagian besar peserta didik memiliki respon yang beragam tentang pembelajaran matematika. Sebagian merespon positif dan menyukainya dan sebagiannya kurang merespon dan cenderung kurang menyukainya. Banyak faktor yang menyebabkan munculnya respon tersebut. Di antaranya disebabkan oleh faktor eksternal, mulai dari aspek pendidik, bahan ajar, suasana kelas, waktu belajar, hingga lingkungan belajar yang dialaminya. Secara internal, terkadang disebabkan oleh faktor bawaan yang menjadi fondasi atas bakat minatnya. Terlepas dari berbagai faktor tersebut, matematika merupakan salah satu pelajaran wajib yang harus diikuti oleh peserta didik, dari kelas 1 hingga kelas 12. Eksistensinya menjadi penting karena matematika merupakan bidang yang diharapkan mengantarkan peserta didik memiliki kecerdasan logika matematika yang merupakan salah satu dari 8 kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh setiap insan. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sumber belajar dan bacaan yang dapat dipahami secara mudah oleh peserta didik dan pendidik, mengingat relasi antara keduanya menjadi salah satu penentu kesuksesan dalam transformasi pembelajaran. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memecah berbagai kesulitan yang ada dalam pembelajaran matematika, dengan harapan dapat menjadi referensi yang mudah diterima dan menjadikan Matematika sebagai pelajaran yang mudah dipelajari, disukai oleh peserta didik dan menyenangkan.

LU’LUATUL HIKMAH FI MUNAQIB SYAIKH AKBAR IBN ‘ARABI

 


FAKTOR RISIKO GIZI KURANG PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DARI KELUARGA MISKIN

 

Gizi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesehatan dan kesejahteraan manusia. Gizi dikatakan baik apabila terdapat keseimbangan dan keserasian antara perkembangan fisik dan perkembangan mental. Tingkat status gizi optimal akan tercapai apabila kebutuhan zat gizi optimal terpenuhi. Keadaan gizi kurang pada anak-anak mempunyai dampak pada kelambatan pertumbuhan dan perkembangannya yang sulit disembuhkan. Oleh karena itu anak yang bergizi kurang tersebut kemampuannya untuk belajar dan bekerja serta bersikap akan lebih terbatas dibandingkan dengan anak yang normal. Keadaan gizi kurang tingkat berat pada masa bayi dan balita ditandai dengan dua macam sindrom yang jelas yaitu Kwashiorkor, karena kurang konsumsi protein dan Marasmus karena kurang konsumsi energi dan protein. Faktor risiko gizi kurang pada anak usia 1-5 tahun dari keluarga miskin antara lain adalah pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu dan asupan makanan.

Buku ini memberikan gambaran mendetail tentang faktor risiko gizi kurang pada anak usia 1-5 tahun dari keluarga miskin, cara mengukur status gizi pada anak balita, serta dampak kekurangan gizi pada anak balita. Selamat membaca!

MERAJUT KARSA: Catatan Pemulihan Kesehatan Jiwa di Empat Desa, Dua Kecamatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah


 

BUKU AJAR ISLAM DAN KEBHINNEKAAN: Kajian Praktis Model PSI-BK sebagai Daya Tangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi

 

Buku ajar yang telah hadir di tangan pembaca ini merupakan produk hasil Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi yakni Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Prodi Pendidikan Sejarah dan STKIP Adzkia Padang yang bertindak sebagai Tim Peneliti Pengusul (TPP) dan Universitas Bung Hatta sebagai Tim Pengusul Mitra (TPM). Buku ajar merupakan sistem pendukung terlaksananya model PSI-BK dengan baik. Buku ajar dikembangkan isinya sesuai dengan RPS yang telah disusun dan divalidasi khusus oleh pakar. Buku ini berisi 6 bab yaitu gambaran bangsa arab sebelum Islam, gambaran bangsa arab setelah Islam, Islam dan radikalisme, sumbangan Islam untuk dunia, islamisasi di nusantara, tantangan baru Islam kekinian. Di dalam buku ajar ini setiap bab dilengkapi dengan pengantar, langkah-langkah pembelajaran, peta konsep dan capain pembelajaran yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus serta rangkuman dan soal diskusi serta tindak lanjut penugasan terstruktur yang telah dilengkapi dalam buku ajar ini. Buku Ajar ini adalah solusi bagi mahasiswa dan peminat umum lainnya dalam memperkaya khasanah, keilmuan, keislaman dan kebhinnekaan dalam kehidupan yang penuh keprihatinan.

IMPLIKASI NILAI MASLAHAH TERHADAP PEMBERDAYAAN TANAH TERLANTAR (IHYA’UL-MAWAT) DI KOTA PALEMBANG

 


Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pokok Agraria maupun syari'at hukum Islam, tanah seharusnya diberdayakan dengan dikelola dan diusahakan sebaik-baiknya agar diperoleh manfaat yang sebesar-besarnya. Karena penelantaran tanah dengan alasan apapun tidak dibenarkan dalam huku,, dan hukum Islam maupun UUPA dengan jelas telah menyebutkan hal ini bahkan memberikan hak kepada negara untuk menindak tegas terhadap pelanggaran yang berlaku.

Penulisan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penetapan dan penertiban tanah terlantar yang telah dilakukan di Kota Palembang. Serta kaitannya dengan tingkat optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan tanah demi mendapatkan nilai guna ekonomis, sehingga akan terpeliharalah apa yang disebut sebagai adh-dharurat al-khams berupa terpeliharanya harta bendanya (hifdz al-mal) berdasarkan tingkatan kepentingannya yang sesuai dengan maqasyid as-syariah. Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan induktif dimana metode yang digunakan adalah metode desktiptif kualitatif, melalui teori maslahat hajiyyat sesuai dengan gambaran yang sebenarnya dari objek penelitian.

Hasil temuan yang didapat dalam penelitian ini bahwa hampir keseluruhan tanah terlantar yang ada di Kota Palembang yang ada belum seluruhnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rakyat setempat. Selain itu solusi dari permasalahan, secara sekunder (hajiyyat) tanah harus segera diambil alih oleh pemerintah dan benar-benar dimanfaatkan untuk pemenuhan relokasi kebutuhan masyarakat setempat yang kebanyakan miskin lahan dan miskin pendapatan, serta butuh sarana pendidikan dan sarana kesehatan yang memadai dan representative. Dimana pemanfaatan stabilitas pemerataan tingkat kepadatan penduduk yang tidak sejalan lagi dengan luas wilayah.

RUANG KETIK MAHASISWA: Kumpulan Essay Karya Mahasiswa

 


Mahasiswa milenial adalah generasi yang sudah disiapkan untuk berkiprah di era revolusi industri 4.0 sebagai era yang penuh dengan dunia literasi berbasis informatika dan teknologi komputer, sebagai sarana yang sudah sangat kompleks tersebut mahasiswa bisa belajar lewat berbagai media sehingga akses untuk mengetahui ilmu pengetahuan yang diinginkan bisa diperoleh dengan mudah dan cepat. Proses pencapaian ilmu dengan sangat cepat tersebut memerlukan maturity (kematangan jiwa) sebagai sarana pendewasaan dalam menyikapi masalah-masalah dalam kehidupannya. Hal di atas bisa dicontohkan dalam membangun based community (jaringan komunitas) pada satu pola interaksi yang dinamis di berbagai media sosial. Fenomena mahasiswa sebagai generasi milenial telah dibuktikan oleh teman-teman mahasiswa jurusan Tadris Matematika FTIK IAIN Pekalongan. Di usia yang masih proses penempaan menuntut ilmu, mereka telah mampu mewujudkan panggung ilmiah (writing theatre) dalam sebuah karya tulis yang bertema RUANG KETIK: kumpulan essay karya mahasiswa yang luar biasa. Karya ini harus dijadikan contoh bagi mahasiswa lain agar lebih mengutamakan akal (kekuatan intelektual) dalam menumpahkan kemampuan dirinya bukan okol (dimensi otot dan kekuatan fisik) yang dikedepankan, idealnya tentu dimensi akal dan okol bisa menyatu untuk mahasiswa generasi milenial yang pada akhirnya akan menjadi mahasiswa-mahasiswa yang bisa OLAH RASA (afeksi), OLAH RAGA (psikomotorik) dan OLAH FIKIR (kognisi).

Senin, 31 Agustus 2020

Manajemen Strategi: Teori dan Aplikasi (Studi Empiris pada PT. Waskita Karya Proyek Real Estate Malang Memasuki Era Resesi Tahun 1998)

 

Dalam keadaan perekonomian di dunia yang selalu menghadapi tantangan seperti keadaan depresi tahun 1930, krisis multi dimensi tahun 1998, krisis finansial tahun 2008 dan sekarang dampak pandemik Covid-19 tahun 2020, serta melalui dan memasuki 5 era Revolusi Industri yaitu Industry 1.0 water and steam power 1800-end of 18th century, industry 2.0 mass oriduction 1900-beginning of 20th century, industri 3.0 automation and robotics 2000-beginning of 21th, industry 4.0 digital processes 2000-2013 and now industry 5.0 co-working in 2020+, adalag sangat dibutuhkan pengetahuan dan analisis yang akurat di bidang Manajemen Strategi.

Buku ini membahas mengenai bidang Manajemen Strategi Khususnya PT. Waskita Proyek Real Estate Malang ketika memasuki era resesi tahun 1998, mulai dari keadaan umum industri real estate, keadaan perusahaan, analisa teori, analisa lingkungan internal dan eksternal, formulasi strategi, implementasi strategi dan pengendalian strategi serta simpulan dan saran penulis. 

Kekuatan buku ini terletak pada pendekatan studi empiris yang dilakukan penulis pada PT. Waskita Karya Proyek Real Estate Malang ketika memasuki Era Resesi Tahun 1998.

Karena itu buku ini amat bermanfaat bagi Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen dan Magister Manajemen, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang hendak menulis skripsi dan tesis, Corporate Planning Manager, Business Development and Corporate Planning Manager, Para praktisi dan peminat di bidang Manajemen Strategi baik yang bekerja pada Corporate and Division Strategic Planning maupun konsultan yang bergerak di bidang Corporate Planning.

Pengaruh Pemberian Tes Diagnostik dengan Remedial dan Kemampuan Awal Peserta Didik terhadap Hasil Belajar Matematika: Eksperimen di SMP Negeri 25 Jakarta Timur

 

Penilaian dalam pembelajaran dilakukan untuk mengetahui ketercapaian peserta didik dalam menyerap materi pembelajaran yang diajarkan. Sedemikian penting penilaian, sehingga tidak ada satupun usaha untuk memperbaiki mutu proses belajar mengajar yang dapat dilakukan dengan baik tanpa disertai penilaian. Apa yang diukur atau dinilai oleh pendidik harus mencerminkan kemampuan pesetya didik baik pada saat atau sesudah selesia kegiatan pembelajaran. Penilaian ini dilakukan dalam bentuk tes, baik itu tes diagnostik maupun tes sumatif. Hasil penilaian tes diagnostik digunakan sebagai umpan balik bagi peserta didik untuk mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya dan pendidik untuk mengetahui sampai sejauh mana bahan yang diajarkan sudah dapat diterima oleh peserta didik. 

Buku yang ada di hadapan pembaca ini merupakan hasil penelitian yang membahas mengenai Matematika, Hasil Belajar Matematika, Tes Diagnostik, Remedial serta bagaimana Pengaruh Pemberian Tes Diagnostik dengan Remedial dan Kemampuan Awal Peserta Didik terhadap Hasil Belajar Matematika. Selamat Membaca!

Pengaruh Pendekatan Pembelajaran dan Model Penilaian terhadap Hasil Belajar Matematika dengan Mengontrol Kemampuan Awal Numerik Peserta Didik: Suatu Eksperimen pada Peserta Didik SMPN di Jakarta Timur

 

Hasil belajar matematika selama tiga tahun terakhir menunjukkan angka yang masih rendah, belum dapat memenuhi target KKM yang telah diprogramkan. Hampir setiap pelaksanaan ulangan harian target terpenuhinya nilai sesuai KKM belum mencapai 75 persen, sehingga perlu dicari penyelesaiannya. Begitu juga hasil penilaian yang diperoleh peserta didik baik pada saat Ulangan Tengah Semester, Ulangan Umum Bersama (UUB) maupun Ujian Nasional (UN) untuk mata pelajaran matematika merupakan nilai yang terendah dibandingan dengan nilai mata pelajaran lain. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu kajian secara cermat dan mendalam mengenai faktor-faktor yang diduga mempengaruhi hasil belajar matematika peserta didik. Yang pada garis besarnya faktor yang mempengaruhi hasil belajar matematika ada dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Sekolah sebagai salah satu faktor eksternal diduga ikut mempengaruhi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika, melalui metode ataupun pendekatan mengajar, kurikulum, relasi pendidik dengan peserta didik, relasi peserta didik dengan peserta didik, disiplin sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah, standar pelajaran di atas ukuran, keadaan gedung, metode belajar, dan tugas rumah.

Buku ini merupakan hasil penelitian, yang mengkaji mengenai tiga faktor yang mempengaruhi hasil belajar matematika yaitu pendekatan pembelajaran, model penilaian dan kemampuan numerik matematika. Ketiga faktor ini yang diselidiki pengaruhnya terhadap hasil belajar matematika pada peserta didik kelas 7 pada tingkat satuan pendidikan Sekolah Menengan Pertama (SMP) di Jakarta.

Selasa, 04 Agustus 2020

E-Book Pembelajaran Kreatif


Perkembangan teknologi yang pada mulanya ditujukan untuk mempermudah hidup manusia kemudian secara tidak langsung juga mempengaruhi terjadinya perubahan di masyarakat. Kemudian secara timbal balik masyarakat akhirnya dituntut untuk memiliki kemampuan yang dapat mengoperasikan dan menguasai teknologi yang semakin berkembang dari industri ke arah komputerisasi dan jejaring (networking).  Hal ini selanjutnya  mempengaruhi paradigma dan trend pembelajaran, yang semula bersifat tradisional dengan tatap muka langsung antara mahasiswa dengan dosen bergeser menjadi blended learning yang memadukan pembelajaran tradisional dengan elektronik (e-learning) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan perkembangan teknologi tersebut.

Selain karena perkembangan teknologi, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini memaksa pembelajaran di berbagai tingkat pendidikan untuk dilaksanakan lebih banyak secara virtual/daring daripada secara tatap muka. Berbagai metode pembelajaran secara daring telah dikembangkan agar tidak menimbulkan kebosanan, karena masa pandemi ini belum dapat diketahui kapan akan berakhirnya. Setidaknya pembelajaran secara daring diharapkan dapat mengatasi masalah kebosanan selama ini ketika menjalankan pembelajaran tradisional. Beberapa di antaranya adalah dengan metode syncronous dan asyncronous. 

Agar pembelajaran daring dapat berjalan dengan baik maka diperlukan suatu wadah yang dapat mengorganisasikan jalannya pembelajaran dan mendokumentasikan seluruh materi bahan ajar yang sebaiknya disediakan oleh masing-masing institusi pendidikan, yaitu Learning Management System (LMS). LMS suatu institusi diharapkan dapat mewadahi penyelenggaraan pembelajaran virtual/daring meliputi penyampaian bahan ajar, pengumpulan tugas, ujian, hingga praktikum virtual. Dalam buku ini akan membahas lebih lanjut mengenai berbagai macam platform dan aplikasi yang dapat digunakan untuk mengadakan proses pembelajaran, ujian, dan praktikum virtual secara daring.